logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Tumor Adnexa Adalah Kondisi yang Perlu Diwaspadai, Kenali Gejalanya

open-summary

Adnexa adalah bagian dari rahim yang meliputi ovarium, saluran tuba, dan ligamen yang mengelilinginya. Terkadang, dapat terjadi pertumbuhan massa atau tumor adnexa yang perlu diwaspadai.


close-summary

29 Sep 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Tumor adnexa adalah tumor pada wanita yang dapat bersifat jinak atau ganas

Tumor adnexa umumnya bersifat jinak

Table of Content

  • Gejala tumor adnexa 
  • Penyebab tumor adnexa
  • Pengobatan tumor adnexa

Adnexa adalah bagian rahim yang meliputi ovarium, saluran tuba, dan ligamen yang mengelilinginya. Pertumbuhan massa atau tumor di adnexa bisa terjadi pada sebagian wanita. Kondisi ini dapat dialami di segala usia.

Advertisement

Tumor adnexa umumnya bersifat jinak, tetapi ada kalanya tumor ini bisa menjadi ganas (kanker). Sebagian benjolan tumor ini berisi cairan dan ada pula yang padat. Benjolan tumor yang padat ini cenderung lebih mengkhawatirkan. 

Gejala tumor adnexa 

Tumor adnexa kadang tidak menimbulkan gejala apa pun sehingga baru diketahui saat Anda melakukan pemeriksaan panggul. Meski demikian, tumor ini juga bisa menimbulkan sejumlah gejala, seperti:

  • Nyeri di area panggul
  • Menstruasi tidak teratur
  • Premenopause
  • Pendarahan di lokasi tumor
  • Sulit buang air kecil
  • Sembelit
  • Gangguan pencernaan
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Pendarahan hebat selama menstruasi
  • Keputihan abnormal
  • Lemas
  • Demam
  • Penurunan berat badan.

Ada atau tidaknya gejala sering kali tergantung pada ukuran tumor tersebut. Selain itu, gejala yang muncul juga dapat bervariasi berdasarkan penyebabnya. 

Apabila Anda merasakan gejala tumor adnexa, jangan ragu untuk memeriksakan diri pada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Penyebab tumor adnexa

Pertumbuhan tumor adnexa mencakup sejumlah kondisi yang berbeda. Beberapa penyebab tumor adnexa yang paling umum, yaitu:

  • Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang dibuahi tidak berhasil mencapai rahim dan ditanamkan di saluran tuba (di luar kandungan). 

Jika dibiarkan tumbuh, maka saluran tuba akan pecah sehingga menyebabkan pendarahan hebat dan rasa sakit yang luar biasa. Pada kasus yang parah, kondisi ini bahkan bisa berujung pada kematian.

  • Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang berkembang di indung telur (ovarium). Kondisi ini sangat umum terjadi, bahkan banyak wanita yang mengalami kista ovarium setidaknya satu kali dalam hidupnya. 

Kista ovarium biasanya tidak menimbulkan gejala maupun rasa nyeri sehingga jarang disadari penderitanya.

  • Tumor ovarium jinak

Tumor ovarium adalah benjolan atau pertumbuhan sel abnormal di ovarium. Berbeda dari kista, tumor cenderung padat dan bukan berisi cairan. 

Tumor yang jinak tidak akan menyerang jaringan terdekat atau menyebar ke bagian tubuh lain.Tumor ini dapat menimbulkan gejala maupun tidak, tergantung pada ukurannya.

  • Kanker ovarium

Kanker ovarium merupakan salah satu bentuk kanker paling umum pada wanita. Pada awalnya, sel abnormal di ovarium berkembang dan membentuk tumor. Kemudian, tumor tumbuh dan menyebar ke area tubuh yang lain.

Gejala kanker ovarium yang biasanya muncul, yaitu nyeri saat hubungan seks, menstruasi tidak teratur, sakit punggung, gangguan pencernaan, dan kelelahan.

Penyakit radang panggul, endometrioma, leiomioma, dan torsi ovarium juga dapat menyebabkan munculnya tumor adnexa. Pemeriksaan panggul dan USG transvaginal biasanya diperlukan untuk mendeteksi kondisi ini.

Baca Juga

  • Radiasi Elektromagnetik Wifi dan Headphone Berbahaya bagi Kesehatan
  • Perbedaan Karakteristik Tumor Ganas dan Tumor Jinak yang Perlu Anda Ketahui
  • Seputar Tunanetra, Mulai dari Karakteristik hingga Cara Mendampinginya

Pengobatan tumor adnexa

Dokter akan menentukan pengobatan yang tepat berdasarkan penyebab pertumbuhan tumor adnexa yang Anda alami. Jika massa berukuran kecil dan tidak memiliki gejala, dokter hanya akan memantau kondisi Anda atau meresepkan obat-obatan tertentu.

Sementara itu, pembedahan diperlukan apabila massa mulai tumbuh besar, merasakan gejala, dan tumor cenderung padat. 

Setelah diangkat, massa akan diuji untuk menentukan apakah bersifat kanker atau tidak. Jika bersifat kanker, perawatan lebih lanjut, seperti kemoterapi atau radiasi, diperlukan untuk mematikan sel kanker tersebut. 

Menurut sebuah tinjauan klinis, sekitar 10 persen tumor adnexa yang ditemukan selama kehamilan bersifat ganas. Dokter pun umumnya akan membiarkan kehamilan berkembang selama mungkin dengan aman sebelum melakukan tindakan.

Bagi para wanita, lakukan pemeriksaan panggul secara rutin guna mendeteksi tumor adnexa lebih dini. Jika tumor ini bisa dideteksi sedini mungkin, maka tingkat kesembuhannya lebih besar.

Advertisement

tumorkanker ovariumkista ovariumtumor jinak

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved