logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Memahami Tugas Apoteker dan Skill yang Harus Dimiliki

open-summary

Salah satu tugas apoteker adalah memastikan keamanan obat untuk dikonsumsi, mulai dari dosis hingga efek samping. Apoteker juga bertugas menginformasikan ketersediaan obat kepada tenaga medis lainnya.


close-summary

25 Agt 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Tugas apoteker adalah memastikan keamanan obat untuk dikonsumsi.

Salah satu tugas apoteker adalah menjamin obat belum kedaluwarsa.

Table of Content

  • Apa saja tugas apoteker dan kewenangannya dalam pemberian obat?
  • Keahlian yang harus dimiliki apoteker

Apa itu apoteker? Ketika mendengar kata apoteker, yang terlintas di benak Anda mungkin seseorang yang pandai meracik obat dan bisa memberi tahu jenis obat untuk menyembuhkan penyakit Anda. Padahal, tugas apoteker cukup kompleks dan membutuhkan kompetensi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Advertisement

Di Indonesia, profesi apoteker sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor: PER/ 07 /M.PAN/ 4 /2008. Peraturan ini menyebutkan bahwa apoteker bertugas menyiapkan dan mengelola perbekalan farmasi, baik itu di klinik maupun pelayanan farmasi khusus.

Apoteker juga tidak hanya ahli dalam mengetahui jenis dan fungsi obat-obatan medis, melainkan juga obat tradisional dan kosmetik. Meskipun demikian, apoteker tidak boleh meresepkan obat untuk penyakit tertentu, karena itu masuk dalam ranah seorang dokter.

Apa saja tugas apoteker dan kewenangannya dalam pemberian obat?

no caption
Salah satu tugas apoteker adalah memeriksa kualitas obat.

Apoteker adalah profesi tak terpisahkan dari sebuah pusat kesehatan yang menyeluruh. Tugas apoteker tak kalah pentingnya dibanding dokter, perawat, maupun tenaga medis lainnya.

Sebab, apoteker memiliki kompetensi untuk mengetahui kualitas obat, dari segi kegunaan maupun kandungan di dalamnya. Sebagai bagian dari tenaga medis di klinik atau rumah sakit, tugas apoteker yang utama adalah:

  • Memastikan kualitas obat yang diberikan pada pasien, termasuk menjamin obat tersebut belum kedaluwarsa dan sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
  • Memastikan dosis obat yang diberikan sudah sesuai ambang batas yang diperbolehkan
  • Memastikan pasien mendapatkan obat yang sesuai dengan keluhan
  • Memberi penjelasan kepada pasien tentang obat, termasuk dosis, cara mengonsumsinya, dan efek samping yang mungkin timbul
  • Menjawab pertanyaan pasien tentang obat yang diresepkan

Meski para apoteker merupakan pihak yang paling mengerti tentang obat-obatan, mereka tidak boleh mengubah resep dokter begitu saja.

Bila obat dalam resep tidak tersedia, apoteker bisa menggantinya dengan merek lain yang memiliki komponen aktif serupa. Penggantian ini pun harus dengan persetujuan dokter atau pasien.

Bila dokter atau pasien tetap ingin mendapatkan obat yang tidak tesedia di apotek, apoteker bertugas menulis catatan agar pasien dapat menebusnya di apotek lain.

Catatan atau copy atau salinan resep juga bisa diberikan oleh apoteker bila pasien belum mampu menebus obat tersebut saat itu. Jadi, obat dapat ditebus di kemudian hari tanpa mengubah rekomendasi dari dokter.

Selain itu, tugas apoteker lainnya yang tak kalah penting adalah:

  • Memberi rekomendasi pada pasien untuk melakukan atau menghindari hal-hal tertentu selama. mengonsumsi obat yang diresepkan dokter, misalnya tidak merokok maupun mengonsumsi alkohol, mengontrol tekanan darah maupun kadar kolesterol dalam tubuh.
  • Mengawasi alur keluar-masuk obat demi memastikan pasokan obat tetap aman.
  • Memastikan obat diberikan kepada pasien dalam kondisi layak, misalnya dikemas dan disegel dengan baik, terutama untuk obat racikan.
  • Salah satu tugas apoteker di rumah sakit, yaitu memberi masukan kepada dokter atau tenaga medis tentang obat yang aman digunakan serta tersedia di persediaan.

Di beberapa klinik atau rumah sakit, para apoteker juga berkoordinasi dengan asisten maupun teknisi farmasi. Mereka bertanggung jawab untuk membeli, menguji kualitas, hingga membuang obat yang dinilai tidak layak diberikan kepada pasien.

Baca Juga

  • Ini Pengertian Farmasetik dan Perannya Dalam Pembuatan Obat
  • Radikal Bebas: Bahaya, Penyebab, dan Kaitannya dengan Antioksidan
  • Manfaat Probiotik yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Keahlian yang harus dimiliki apoteker

no caption
Apoteker harus bisa menjelaskan tentang efek samping obat.

Calon apoteker harus menjalani serangkaian pendidikan dan melakukan sumpah jabatan apoteker. Anda juga wajib memiliki surat izin praktik apoteker (SIPA) sebelum dapat melaksanakan praktik kefarmasian pada fasilitas pelayanan kefarmasian.

Agar bisa menjalankan profesinya kelak dengan baik, calon apoteker harus menjalani serangkaian pendidikan dan pelatihan khusus. Berdasarkan Peraturan Menteri, berikut ini rangkaian pendidikan dan pelatihan untuk menjadi apoteker:

  • Pendidikan sekolah hingga memperoleh ijazah atau gelar
  • Pendidikan dan pelatihan fungsional di bidang kefarmasian hingga memiliki Surat Tanda Tamat
  • Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat
  • Pendidikan dan pelatihan (Diklat) prajabatan untuk mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat

Melalui berbagai pendidikan dan pelatihan ini, apoteker diharapkan memiliki skill atau keahlian dalam:

  • Menentukan obat bagi pasien dengan keluhan tertentu secara akurat
  • Memahami dan menerapkan kefarmasian sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia
  • Berkomunikasi dengan baik, terutama agar bisa menjelaskan fungsi, dosis, maupun efek samping obat tertentu kepada pasien menggunakan istilah yang mudah dimengerti
  • Mendengarkan keluhan serta menjawab apapun pertanyaan pasien tentang obat-obatan yang digunakan
  • Bertanggung jawab terhadap profesi yang dipilihnya
  • Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat

Seorang apoteker juga diharapkan bisa bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk asisten atau teknisi farmasi. Dengan demikian, tugas apoteker bisa lebih mudah dan efisien dalam melayani pasien.

Advertisement

tips kesehatanmenjaga kesehatanminum obatobat bebas terbatas

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved