logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Trikomonasis Akibat Keputihan, Pernahkah Anda Mendengarnya?

open-summary

Meski bisa terjadi pada semua orang, trikomoniasis lebih sering dijumpai pada wanita. Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual, yang meningkatkan risiko infeksi virus HIV.


close-summary

9 Jun 2019

| dr. M. Helmi A.

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Risiko penularan penyakit menular seksual lain seperti HIV, akan meningkat, dengan adanya penularan trikomoniasis.

Trikomoniasis meningkatkan risiko penyakit menular seksual lainnya, seperti HIV.

Table of Content

  • Penularan trikomoniasis pada wanita dan pria
  • Keputihan ternyata bisa menandakan trikomoniasis
  • Trikomoniasis dan infeksi menular seksual lainnya
  • Hubungan seksual seperti ini bisa cegah trikomoniasis

Trikomoniasis, adalah suatu penyakit akibat infeksi parasit jenis protozoa yang bernama Trichomonas vaginalis. Penyakit ini dapat menyerang semua orang, tapi lebih sering ditemukan pada wanita.

Advertisement

Sebagai salah satu bagian dari penyakit menular seksual, trikomoniasis ini akan meningkatkan risiko penyakit menular seksual lain, seperti HIV. 

Baca Juga

  • Heboh Aisha Wedding, Bahaya Pernikahan Dini bagi Anak Jangan Disepelekan
  • Herpes Genital pada Pria, Ini Penyebab dan Gejalanya
  • Gejala HPV Tidak Langsung Muncul, Ini Penjelasannya

Penularan trikomoniasis pada wanita dan pria

Berdasarkan penelitian, jumlah penderita yang mengalami trikomoniasis lebih banyak dibandingkan jumlah gabungan dari penderita penyakit klamidia, gonore, dan sifilis.

Pada wanita, parasit ini menginfeksi saluran kemih bagian bawah (bibir vagina, liang vagina, mulut rahim, dan uretera). Sementara itu pada pria, parasit ini lebih sering menginfeksi uretra. Oleh karena itu, parasit Trichomonas vaginalis dapat dengan mudah ditularkan oleh orang yang terinfeksi, ke individu tanpa infeksi, pada saat berhubungan seksual

Risiko penularan akan semakin meningkat pada individu yang berganti-ganti pasangan seksual, memiliki riwayat penyakit menular seksual lainnya, dan melakukan hubungan seksual tanpa kondom.

Keputihan ternyata bisa menandakan trikomoniasis

Sebanyak 70% dari keseluruhan penderita trikomoniasis tidak merasakan gejala atau keluhan yang spesifik. Hal ini membuat individu yang terinfeksi, tidak sadar telah menularkan penyakit ini kepada pasangan seksualnya.

Namun, apabila infeksi parasit ini menimbulkan gejala, dapat muncul keluhan yang bervariasi, mulai dari iritasi ringan, hingga proses peradangan yang berat. Keluhan ini dirasakan 5-28 hari setelah infeksi terjadi.

Berikut ini gejala yang dapat dirasakan oleh wanita dengan infeksi trikomoniasis.

  • Gatal, sensasi terbakar, dan kemerahan serta nyeri pada daerah kemaluan
  • Rasa tidak nyaman saat berkemih
  • Keputihan yang berbau amis hingga busuk, dengan perubahan warna menadi putih-keabuan atau kuning-kehijauan

Trikomoniasis dan infeksi menular seksual lainnya

Penderita trikomoniasis akan lebih mudah menularkan atau tertular infeksi menular seksual lainnya, seperti vaginosis bakteri, kandidiasis, HIV, herpes genitalis, klamidia, gonore, dan sifilis.

Pada ibu hamil, trikomoniasis dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, serta penularan parasit trikomoniasis kepada bayi yang baru dilahirkan.

Hubungan seksual seperti ini bisa cegah trikomoniasis

Sama seperti penyakit menular seksual lainnya, trikomoniasis dapat dicegah bila Anda tidak melakukan hubungan (abstinensia) seksual baik secara oral, vaginal, dan anal.

Namun, apabila Anda aktif secara seksual, beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah penularan trikomoniasis dan penyakit menular seksual lainnya.

  • Melakukan hubungan seksual dengan satu pasangan (monogami). Akan lebih baik apabila Anda dan pasangan menjalani skrining penyakit menular seksual dan dinyatakan negatif.
  • Menggunakan kondom berbahan lateks setiap berhubungan seksual. Hal ini mungkin dapat mencegah terjadinya trikomoniasis dan penyakit menular seksual lain. Namun perlu, diingat, parasit dapat menginfeksi area yang tidak tertutup oleh kondom.

Jika Anda atau pasangan merasakan beberapa gejala trikomoniasis seperti keputihan berbau atau rasa nyeri pada kemaluan, segeralah berkonsultasi ke dokter, untuk menjalani pemeriksaan dan skrining penyakit menular seksual lainnya.

Advertisement

herpespenyakit menular seksualtrikomoniasisinfeksi menular seksualherpes genitalvaginosis bakteri

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved