Tremor pada Lansia: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Gejala tremor pada lansia yang paling umum biasanya berupa tangan yang bergetar dengan sendirinya
Tremor pada lansia dapat terjadi pada tangan, kaki, leher, lidah, dan kepala

Pernah melihat tangan kakek/nenek bergetar tak terkendali? Kondisi ini dikenal dengan istilah tremor. Gerakan gemetar yang tidak disengaja ini sering melanda area tangan dan lengan bagian bawah. Namun beberapa kasus juga terjadi di anggota tubuh lainnya.

Meski tidak mengancam jiwa, tremor pada lansia perlu mendapatkan penanganan yang baik. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui apa saja gejala, penyebab, dan penanganan tremor pada lansia.

Gejala Tremor pada Lansia

Tremor yang ringan mungkin tidak terlalu mengganggu aktivitas lansia. Tetapi dalam kasus tremor parah, kondisi ini akan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Untuk lebih jelasnya, mari simak gejala tremor pada lansia di bawah ini:

  • Tangan sering bergetar sendiri tanpa disengaja saat melakukan aktivitas dengan tangan
  • Jika tremor terjadi pada leher dan kepala, kepala akan bergerak naik turun atau ke samping kanan dan kiri.
  • Bagian wajah, seperti kelopak mata, akan berkedut dengan sendirinya
  • Tremor pada lidah akan membuat suara seperti gemetar saat berbicara
  • Tremor pada kaki menyebabkan masalah keseimbangan atau memengaruhi gaya berjalan

Penyebab Tremor

Penyebab pasti tremor belum diketahui. Namun para ilmuwan di National Institute of Neurological Disorders Amerika Serikat mencatat adanya penyebab genetik atau perubahan tertentu pada area otak penderita tremor.

Kemungkinan tremor juga bisa disebabkan fakto-faktor risiko tertentu, seperti:

  • Penyalahgunaan obat-obatan
  • Konsumsi alkohol
  • Penyakit stroke
  • Tiroid yang terlalu aktif
  • Kondisi-kondisi neurologis tertentu

Mengobati Tremor pada Lansia

Dokter akan mendiagnosis tremor setelah melalui pemeriksaan fisik, seperti CT scan dan MRI. Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan tremor sepenuhnya, tetapi perawatan yang tepat bisa meringankan gejala tremor. Perawatan tremor yang direkomendasikan dokter dapat meliputi:

1. Obat-obatan

Terdapat beberapa jenis obat yang dianjurkan untuk lansia yang mengalami tremor. Contohnya, obat propranolol dan obat tekanan darah (flunarizine). Kedua obat ini akan membatasi aliran adrenalin sehingga mencegah terjadinya tremor yang lebih buruk.

Di samping itu, obat penenang ringan atau obat antikonvulsan bisa pula diberikan. Obat-obatan ini berfungsi untuk mengurangi rangsangan pada sel saraf.

2. Terapi

Lansia yang mengalami tremor bisa dibantu dengan terapi fisik yang meningkatkan koordinasi otot. Suntikan botox yang diterapkan pada tangan bisa melemahkan otot sehingga meminimalkan gerakan atau gemetar.

3. Operasi

Jika membutuhkan perawatan yang lebih intens, operasi adalah opsi terakhir. Bedah dilakukan guna merangsang otak dalam dan mengurangi otot saraf yang menyebabkan gemetar. Berikut ini dua jenis prosedur yang bisa digunakan untuk mengatasi tremor pada lansia:

  • Stimulasi Otak Dalam
    Pada prosedur operasi ini, elektroda kecil akan ditempatkan di area otak untuk mengontrol gerakan agar mengurangi gemetaran. Elektroda-elektroda tersebut akan memblokir sinyal-sinyal saraf yang menyebabkan tremor.

  • Radiosurgery Stereotaktik
    Dalam prosedur operasi ini, sinar X bertenaga tinggi diarahkan pada area kecil otak yang berfungsi untuk mengurangi gejala tremor.

Penelitian lain menunjukkan tremor yang tidak mendapatkan perawatan dapat meningkat dan berujung pada penyakit Parkinson. Untuk itu, penanganan yang tepat sejak dini sangat penting untuk mencegah tremor lebih serius.

Healthline. https://www.healthline.com/health/essential-tremor
Diakses pada Oktober 2018

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4779797/
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed