3 Macam Trauma Kepala yang Dapat Menyebabkan Hematoma Epidural

Lansia lebih rentan mengalami hematoma epidural saat mengalami trauma kepala ringan
Trauma kepala berat bisa menyebabkan perdarahan otak atau hematoma epidural

Ingatkah Anda dengan aktris terkenal Natasha Richardson yang beberapa tahun lalu meninggal ketika sedang belajar olahraga ski di Kanada? Setelah diselidiki ternyata penyebab kematiannya adalah hematoma epidural akibat trauma kepala.

Apa saja jenis trauma kepala dan apakah semua trauma kepala dapat berkembang menjadi hematoma epidural? Pertanyaan-pertanyaan ini akan kami kupas dalam artikel berikut ini.

Jenis trauma kepala

Terdapat banyak jenis trauma kepala yang dibagi menurut kategori tertentu. Beberapa kategori itu antara lain:

1. Jenis trauma kepala berdasarkan penyebabnya

Secara garis besar, trauma kepala dibagi menjadi dua yaitu trauma kepala akibat benda tumpul dan akibat tusukan benda tajam.

Trauma kepala akibat benda tumpul dibagi lagi menjadi dua yaitu trauma kepala akibat goncangan hebat dan trauma kepala akibat benturan.

  • Trauma kepala akibat goncangan (shaken baby syndrome)
    Trauma kepala yang terjadi akibat goncangan paling sering terjadi pada bayi dan anak kecil. Kondisi ini dikenal sebagai shaken baby syndrome
    Shaken baby syndrome dapat disebabkan oleh tindakan orangtua atau pengasuh yang mengguncangkan bayi terlalu kencang maupun kekerasan pada bayi seperti membenturkan kepalanya pada benda keras.
    Otot leher bayi belum begitu kuat. Ketika kepala bayi mengalami guncangan, otak bayi terbentur ke depan dan belakang berulang kali sehingga mengenai tulang tengkoraknya.
    Disengaja atau tidak, guncangan yang terlalu keras saat mengayun bayi dapat menyebabkan kerusakan pada otaknya. Shaken baby syndrome dapat menyebabkan komplikasi serius yaitu lebam sampai perdarahan otak.
    Untuk mencegah shaken baby syndrome, hindarilah bermain atau bercanda dengan bayi dengan cara mengayunkan bayi pada lengan atau anggota tubuh lainnya, mengguncang, atau melempar tubuh bayi.
  • Trauma kepala akibat benturan
    Trauma kepala yang terjadi akibat benturan biasanya terjadi saat kecelakaan kendaraan bermotor, jatuh, serangan fisik seperti dipukul orang, dan kecelakaan yang berhubungan dengan olahraga.

2. Jenis trauma kepala berdasarkan komplikasi yang terjadi

Karena trauma kepala akibat benda tumpul lebih sering terjadi, maka yang akan dibahas disini adalah komplikasi trauma kepala akibat benda tumpul. Ada tiga jenis trauma kepala berdasarkan komplikasinya yaitu konkusi, kontusi, dan hematoma.

  • Konkusi adalah trauma kepala ringan yang menyebabkan kehilangan kesadaran sementara dan tidak menyebabkan komplikasi serius.
  • Kontusi dan pembengkakan pada otak.
  • Hematoma adalah gumpalan darah yang terbentuk akibat robeknya pembuluh darah otak. Ada 3 jenis hematoma yang dapat terbentuk akibat trauma kepala, salah satunya adalah hematoma epidural.

3. Jenis trauma kepala berdasarkan tingkat keparahannya

Berdasarkan tingkat keparahannya, trauma kepala dibagi menjadi:

  • Trauma kepala ringan
    Biasanya penderitanya masih sadar penuh dan dapat membuka mata. Gejala yang dapat terjadi antara lain kebingungan, kehilangan ingatan sementara, dan sakit kepala.
  • Trauma kepala sedang
    Gejalanya berupa lesu, penderitanya tidak sadar penuh seperti mengantuk tapi masih bisa membuka mata bila dibangunkan. Gejala ini dapat terjadi selama 20 menit sampai 6 jam.
  • Trauma kepala berat
    Penderitanya sama sekali kehilangan kesadaran dan tidak dapat membuka mata bahkan ketika dibangunkan. Kehilangan kesadaran dapat berlangsung lebih dari 6 jam.

Apakah semua trauma kepala dapat menjadi hematoma epidural?

Hematoma epidural adalah trauma kepala yang menyebabkan perdarahan yang terjadi di ruangan epidural yaitu ruangan antara tulang tengkorak dengan selaput luar otak.

Walaupun terjadi pada bagian luar otak, hematoma epidural dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak mendapat penanganan segera. 

Pada 50% kasus hematoma epidural, terjadi kondisi yang dinamakan lucid interval, yaitu ketika orang yang setelah mengalami trauma kepala kelihatannya baik-baik saja, namun sebenarnya telah terjadi perdarahan di kepala.

Hematoma baru akan timbul gejala bila jumlah darah sudah cukup banyak terkumpul di ruang epidural sehingga menekan otak. Gejalanya berupa: sakit kepala, mual muntah, pusing, kebingungan, kesulitan berbicara, kejang, dan kehilangan kesadaran.

Lucid interval ini juga dialami oleh aktris Natasha Richardson. Setelah mengalami trauma kepala ketika terjatuh saat berlatih ski, Natasha kelihatan baik-baik saja. Beberapa jam kemudian, Natasha mulai mengalami sakit kepala, dan kondisinya semakin memburuk.

Oleh karena itu, kita tidak dapat memprediksi apakah seseorang mengalami hematoma epidural atau tidak tanpa membawanya ke rumah sakit. Dokter perlu melakukan pemeriksaan neurologis, MRI maupun CT scan.

Meski demikian, tak semua trauma kepala akan menyebabkan hematoma epidural. Anda perlu curiga dan segera pergi ke dokter apabila terjadi kondisi berikut:

  • mengalami benturan benda keras seperti ujung meja
  • trauma kepala akibat tabrakan kendaraan bermotor
  • trauma kepala karena jatuh dari tempat tinggi
  • mengalami tindakan kekerasan pada kepala seperti dipukul dengan kencang

Beberapa orang tertentu juga lebih rentan mengalami hematoma epidural saat mengalami trauma kepala ringan seperti:

  • orang lanjut usia
  • orang-orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol
  • atlet olahraga yang berisiko tinggi mengalami benturan di kepala
  • orang-orang yang rutin mengonsumsi obat pengental darah
  • orang-orang yang tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara

Meski kasus hematoma epidural jarang terjadi, namun pastikan Anda selalu melindungi kepala terutama ketika berkendara menggunakan motor.

WebMD. https://www.webmd.com/brain/news/20090319/natasha-richardson-dies-of-epidural-hematoma
Diakses pada 8 Mei 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22360518
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK518982/
Diakses pada 8 Mei 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/head-injury#causes
Diakses pada 8 Mei 2019

Mayfield Brain & Spine. https://mayfieldclinic.com/pe-tbi.htm
Diakses pada 8 Mei 2019

Radiologyinfo.org. https://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=headinjury
Diakses pada 8 Mei 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/columns/zimney-health-and-medical-news-you-can-use/natasha-richardsons-tragic-death-teaches-us-about-head-injury/
Diakses pada 8 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed