Memahami Transgender dan Perbedaannya dengan Transeksual

Transgender adalah individu yang identitas gendernya berbeda dengan jenis kelamin yang ia bawa saat lahir
Individu transgender merasa identitas gendernya berbeda dengan jenis kelaminnya

Topik terkait kelompok LGBT, termasuk transgender di dalamnya, tak pernah habis untuk dibahas masyarakat dan netizen. Beberapa orang ada yang menerima, namun tak sedikit pula yang menolak kelompok tersebut. Kenali apa itu transgender.

Apa itu transgender?

Pada pengertian dasar, transgender adalah individu yang merasa bahwa identitas gendernya berbeda atau tidak sesuai dengan jenis kelamin biologisnya sejak ia lahir.

Identitas gender sendiri merujuk pada konsepsi atau sense seseorang mengenai gendernya sendiri. Sense ini berupa identifikasi diri kita sebagai laki-laki, perempuan, atau tidak keduanya.

Saat kita baru lahir, dokter mungkin akan dengan gamblang menentukan bahwa kita adalah bayi perempuan atau laki-laki. Keputusan ini diberikan berdasarkan komponen biologis yang kita bawa, seperti alat kelamin, kromosom, dan hormon.

Seiring kita tumbuh, banyak orang bisa mengembangkan identitas gender bahwa ia memang seorang laki-laki karena memiliki penis, atau seorang perempuan karena memiliki vagina. Kelompok orang ini disebut cisgender

Sementara itu, beberapa orang merasa bahwa jati diri mereka berbeda dengan jenis kelaminnya. Orang-orang inilah yang disebut transgender. 

Istilah-istilah yang berkaitan dengan transgender

Melanjutkan definisi transgender di atas, ada beberapa istilah lain yang berkaitan dengan kelompok ini. Istilah tersebut, misalnya:

1. Transpuan

Transpuan atau trans perempuan adalah transgender yang awalnya diidentifikasi sebagai laki-laki. Kemudian, ia merasa bahwa ia adalah seorang perempuan (laki-laki menjadi perempuan).

2. Trans laki-laki/pria trans

Berkebalikan dengan transpuan, pria trans merupakan transgender dari perempuan yang kemudian mengidentifikasi diri sebagai laki-laki.

3. Non-biner atau genderqueer

Non-biner merujuk pada orang dengan identitas gendernya tidak masuk kategori pria atau wanita. Beberapa orang non-biner juga merasa ia adalah kombinasi antara laki-laki dan perempuan.

Apa perbedaan transgender dengan transeksual?

Transgender adalah orang yang merasa identitas gendernya berbeda dengan jenis kelamin yang ia bawa ketika lahir. Sementara itu, transeksual seringkali merujuk pada transgender yang melakukan usaha perubahan kelamin, seperti dengan tindakan operasi atau terapi hormon.

Beberapa transgender tidak keberatan jika disebut sebagai transeksual. Namun, sebagian lain lebih suka jika dipanggil transgender. Istilah “transgender” lebih universal dan akan bergantung pada preferensi rekan Anda yang merupakan seorang transgender.

Fakta lain yang berkaitan dengan transgender

Setelah memahami pengertian transgender di atas serta istilah turunannya, ada pula beberapa fakta lain yang bisa Anda pahami terkait transgender.

1. Menjadi transgender bukanlah gangguan jiwa

Transgender tidak akan lagi dimasukkan sebagai gangguan kejiwaan. Keputusan ini efektif diberlakukan World Health Organization (WHO) mulai tahun 2022 mendatang.

Transgender
Ahli setuju bahwa transgenderisme bukanlah gangguan kejiwaan

Walau begitu, orang-orang transgender rentan mengalami masalah psikologis dalam menerima perbedaan identitas gendernya tersebut. Mereka mungkin merasa terisolasi secara sosial, takut ditolak oleh orang terdekat, dan merasa tak ada yang bisa memahami perang batin mereka.

2. Menjadi transgender dapat bervariasi bagi masing-masing individunya

Masing-masing transgender memiliki pengalaman yang berbeda dan personal. Beberapa individu transgender mungkin akan mengubah gaya berpakaian mereka, mengajukan penggantian nama, dan mengubah penampilan fisik seperti rambut.

Adapula individu transgender yang meminta perubahan kata panggil mereka, misalnya dari “Mas” menjadi “Mbak”.
Selain itu, beberapa individu transgender melakukan usaha-usaha medis agar seutuhnya menjadi gender dan jenis kelamin yang mereka mau, seperti melakukan operasi ganti kelamin dan melakukan terapi hormon.

3. Transgender bisa homoseksual, heteroseksual, atau orientasi seksual lain

Transgenderisme berbeda dengan orientasi seksual. Transgender berkaitan dengan identitas gender. Sementara itu, orientasi seksual adalah ketertarikan seksual yang kita miliki. Misalnya, kita tak bisa berasumsi bahwa menjadi transgender berarti ia juga seorang homoseksual.

Tips menghargai individu transgender

Pakar telah setuju bahwa transgenderisme bukanlah gangguan mental. Dengan demikian, akan sangat bijak jika Anda tidak melakukan diskriminasi dan perundungan pada rekan Anda yang melela atau coming out sebagai transgender.

Beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menghormati orang transgender, yaitu:

  • Tidak menyinggung dan mengasumsikan orientasi seksual yang ia miliki.
  • Tidak menanyakan nama ‘aslinya’. Apabila ia memperkenalkan diri dengan nama ‘barunya’, Anda tentu harus memanggilnya dengan nama saat ini.
  • Anda boleh menanyakan kata panggil yang ia lebih suka.
  • Menghormati jika ia ingin merahasiakan hal tersebut dari orang lain, karena artinya Anda adalah orang terpecaya baginya.
  • Bersikap normal dan tidak memberikan pujian yang dapat menjadi bumerang, seperti mengatakan, “Kamu cantik layaknya perempuan sesungguhnya”.
  • Apabila rekan Anda merasa tertekan karena ia memiliki identitas gender yang berbeda, Anda disarankan untuk mengajaknya menemui psikolog atau psikiater. Pastikan psikiater tersebut terbuka dengan isu-isu gender.

Catatan dari SehatQ

Itulah beberapa pengetahuan mendasar terkait transgender yang patut untuk kita pahami. Bagaimanapun, transgender bukanlah gangguan mental. Anda disarankan untuk selalu menghormati pilihan mereka dan tidak melakukan tindakan perundungan yang menjatuhkan kondisi psikologis kelompok ini.

Healthline. https://www.healthline.com/health/transgender/difference-between-transgender-and-transsexual
Diakses pada 14 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/transgender-facts/art-20266812
Diakses pada 14 Februari 2020

National Center for Transgender Equality. https://transequality.org/issues/resources/frequently-asked-questions-about-transgender-people
Diakses pada 14 Februari 2020

National Center for Transgender Equality. https://transequality.org/issues/resources/understanding-non-binary-people-how-to-be-respectful-and-supportive
Diakses pada 14 Februari 2020

Pink News. https://www.pinknews.co.uk/2018/03/19/transsexual-transgender-transvestite-what-should-you-call-trans-people
Diakses pada 14 Februari 2020

Web MD. https://www.webmd.com/sex/news/20190529/being-transgender-not-a-mental-disorder-who-says
Diakses pada 14 Februari 2020

Web MD. https://www.webmd.com/sex/features/transgender-what-it-means
Diakses pada 14 Februari 2020

Artikel Terkait