Tradisi Lama yang Berbahaya, Tak Perlu Perkenalkan Kurma untuk Bayi Baru Lahir

Sebelum memutuskan memberikan kurma untuk bayi, pastikan untuk mengolah kurma hingga mudah untuk ditelan
Saat bayi memasuki usia MPASI atau 6 bulan, sah-sah saja memperkenalkan kurma kepadanya

Tak hanya kurma untuk bayi, idealnya bayi baru lahir tidak diperkenalkan dengan makanan selain ASI atau susu formula hingga pencernaannya siap. Sejak dulu, banyak tradisi yang menganggap memberikan kurma untuk bayi dan diletakkan di lidah akan menambah kekebalan tubuhnya. Hal ini salah dan justru berbahaya.

Sistem pencernaan bayi baru lahir masih beradaptasi dengan tugas barunya. Selama 9 bulan berada di kandungan, bayi mendapatkan makanan dari ibu lewat plasenta

Itulah mengapa sebisa mungkin jangan memperkenalkan makanan atau minuman selain ASI atau susu formula hingga mereka berusia 5-6 bulan. Bahkan air putih sekalipun tidak disarankan untuk bayi sebelum mereka mulai mengonsumsi MPASI.

Kapan waktu yang tepat?

Waktu yang paling tepat memperkenalkan kurma untuk bayi adalah saat mereka mulai mengonsumsi makanan padat. Jadi, sah-sah saja memasukkan kurma sebagai menu MPASI sehari-hari si kecil.

Kurma adalah buah yang layak masuk dalam super fruit karena kandungannya yang sangat baik. Beberapa nutrisi yang ada dalam buah kurma adalah:

  • Thiamin: 0,05 mg
  • Riboflavin: 0,02 mg
  • Niacin: 0,51 mg
  • Folat: 2,45 μg
  • Vitamin K: 4,93 μg
  • Vitamin A: 149 IU
  • Betakaroten: 89 μg
  • Zinc: 0,44 mg
  • Zat besi: 0,9 mg
  • Lutein: 23 μg
  • Zeaxanthin: 86,34 μg
  • Fosfor: 33,88 mg
  • Magnesium: 14,34 mg

Tak hanya itu, kurma adalah sumber gula dan serat yang baik. Semua kombinasi nutrisi dalam kurma baik untuk bayi dan bisa diberikan lewat olahan sederhana.

Contohnya adalah memberikan sarapan oat yang dicampur dengan kurma. Tanpa perlu pemanis tambahan, menu yang satu ini pasti terasa manis dan bisa menjadi favorit si kecil.

Untuk tahap awal, perkenalkan kurma untuk bayi dalam porsi kecil. Idealnya memang pada awal tahap perkenalan makanan pendamping ASI, berikan satu jenis menu makanan terlebih dahulu untuk melihat adakah reaksi alergi.

Apa manfaat kurma untuk bayi?

Mengingat ada banyak sekali nutrisi dalam kurma, berikut ini beberapa manfaat kurma untuk bayi:

  • Perkembangan otak

Kurma sangat baik untuk perkembangan otak berkat kandungan potasium di dalamnya. Tak hanya itu, mengonsumsi kurma secara berkala juga dapat membantu perkembangan aspek kognitif Si Kecil.

  • Melancarkan pencernaan

Mengonsumsi kurma untuk bayi juga dapat membasmi organisme parasit yang mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Dengan demikian, kurma baik untuk sistem pencernaan bayi yang masih dalam tahap perkembangan.

Kurma juga bisa menjadi pilihan buat untuk mengatasi konstipasi atau sembelit pada bayi. Memang benar bahwa bayi ASI susah BAB adalah hal yang wajar, namun tak ada salahnya memberikan kurma untuk membuat Si Kecil merasa lebih nyaman.

  • Sumber energi

Kurma adalah buah yang secara alami memang sudah terasa manis. Sama seperti asupan dekstrosa dan fruktosa lainnya, hal ini bisa membantu membuat Si Kecil semakin berenergi. Tentunya, berikan kurma dan makanan manis lainnya dalam porsi yang wajar dan sehat untuk bayi.

  • Memperkuat gigi

Rupanya, kurma untuk bayi juga dapat membantu memperkuat gigi, bahkan sejak belum tumbuh sekalipun. Lewat kandungan di dalamnya, kurma membantu memperkuat gusi dan membuat gigi tumbuh lebih cepat dan kuat. 

  • Meningkatkan kadar hemoglobin 

Kandungan zat besi yang tinggi dalam kurma membuat kadar hemoglobin bisa meningkat. Ketika kadar hemoglobin seimbang dalam sel darah merah, maka akan berdampak positif pada tubuh. Tak hanya itu, hal ini juga berpengaruh baik untuk pertumbuhan rambut dan menutrisi kulit.

Sebelum memberikan kurma untuk bayi, ingat ini…

Namun sebelum memutuskan memberikan kurma untuk bayi, pastikan melakukan beberapa hal seperti:

  • Memotong atau merendam kurma sehingga mudah dikunyah dan tidak rentan membuat tersedak
  • Mengolah kurma untuk bayi yang baru mulai makan dengan menghaluskannya dan mencampur dengan sumber karbohidrat lain
  • Pastikan memberi kurma yang sudah matang sehingga tidak menyebabkan pencernaan terganggu
  • Perhatikan apakah ada reaksi alergi selama 24 jam sejak mengonsumsi kurma
  • Bersihkan kurma secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kuman dan debu yang menempel

Tentang kadar gula dalam kurma, orangtua tak perlu khawatir. Kurma termasuk buah dengan indeks glikemik rendah sehingga tidak akan menyebabkan gula darah meningkat seketika. Bahkan penderita diabetes pun aman mengonsumsi kurma selama masih dalam porsi yang wajar.

Jika tidak ada reaksi alergi pada Si Kecil setelah mengonsumsi kurma, maka saatnya bereksperimen dengan berbagai resep MPASI menarik.

Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/amazing-benefits-of-dates-for-babies_0092323/#gref
Diakses 25 Februari 2020

Parenting First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/dates-for-babies/
Diakses 25 Februari 2020

Being the Parent. https://www.beingtheparent.com/dates-for-babies-health-benefits-recipes/
Diakses 25 Februari 2020

Artikel Terkait