10 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Anak Ini Patut Dicoba

Jangan lalai menjaga kesehatan anak, agar pertumbuhan dan perkembangannya bisa berlangsung maksimal
Menjaga kesehatan anak dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai menjaga makanan hingga ajak beraktivitas

Kesehatan anak nomor satu. Hal itu lah yang umumnya ada di setiap pikiran orangtua. Masalahnya, menjaga agar Si Kecil tetap sehat, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Belum lagi, kesehatan anak juga dipengaruhi oleh banyak faktor, selain kebiasaan di rumah, seperti lingkungan hingga cuaca.

Orangtua perlu memikirkan hal-hal yang harus diajarkan, agar buah hati terbiasa hidup sehat. Berikut ini, tips yang bisa Anda coba, untuk membantu menjaga kesehatan anak, agar buah hati tidak mudah sakit dan bisa berkembang secara optimal.

Menjaga kesehatan anak, wajib hukumnya

Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak lebih mudah terserang penyakit. Sebab, sistem kekebalan tubuh di usia tersebut belum terbentuk dengan sempurna. Tidak heran, ada banyak anak yang mudah tertular flu hingga cacar.

Meski tidak bisa melindungi buah hati selama 24 jam sehari, beberapa langkah di bawah ini bisa membantu mengurangi risiko anak terkena penyakit, sehingga kesehatan anak pun tetap terjaga.

Mencuci tangan bisa mencegah penularan penyakit berbahaya

1. Biasakan agar anak rajin cuci tangan

Membiasakan Si Kecil untuk rajin cuci tangan dengan cara yang benar adalah salah satu langkah menjaga kesehatan anak yang paling sederhana. Ajarkan anak untuk mencuci tangan setelah membuang ingus, menggunakan toilet, serta sebelum dan sesudah makan.

Dengan begitu, Anda sudah membantu mengurangi risiko anak terkena penyakit dan mencegahnya menyebarkan penyakit ke orang lain, termasuk teman-temannya di sekolah.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak

Penyakit bisa dihindari, selama anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh Si Kecil, pastikan agar ia mendapatkan tidur yang cukup, mengonsumsi makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur.

Memastikan kesehatan mentalnya juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Sehingga, lakukanlah langkah-langkah di bawah ini agar anak tidak terlalu stres dalam menjalani kehidupannya baik di sekolah maupun di rumah. Pastikan ia punya cukup waktu untuk bermain dan bercanda bersama orang-orang terdekatnya.

3. Ajarkan kebiasaan yang sehat

Ajari anak untuk tidak menggosok matanya terus-menerus dengan tangan, karena kuman dari tangan bisa masuk ke mata. Jangan pula berbagi gelas atau sikat gigi dengan orang lain karena bisa mentransfer kuman.

Selain itu, ajari anak untuk menutup mulut dan hidungnya ketika bersin atau batuk, dan jangan terlalu dekat pada orang yang sedang batuk atau bersin. Sebab, kuman bisa berpindah sehingga menyebabkan anak sakit.

Penuhi imunisasi agar kesehatan anak tetap terjaga

4. Berikan imunisasi dan pemeriksaan rutin untuk anak

Membiasakan anak untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin seperti pemeriksaan gigi dan mata, akan membantu deteksi dini apabila anak terkena penyakit tertentu. Langkah ini juga merupakan langkah pencegahan penyakit yang efektif.

Selain itu, pemberian vaksin juga sangat penting, agar anak terlindungi dari berbagai virus maupun bakteri berbahaya. Pastikan anak telah mendapatkan imunisasi dasar yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

5. Menyajikan makanan sehat untuk anak

Memberikan makanan sehat merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan anak. Sehingga, dibanding memberikan anak makanan yang penuh lemak, gula, dan tinggi kalori, seperti makanan cepat saji, hidangkanlah makanan yang sehat di rumah.

Dengan begitu anak akan terbiasa mengonsumsi olahan makanan yang segar dan bergizi. Pastikan dalam satu piringnya ada berbagai makanan sehat seperti sayur, daging tanpa lemak, ikan, maupun kacang-kacangan.

6. Atur porsi makan anak

Anda harus memastikan bahwa anak makan dengan cukup, tidak terlalu sedikit, tapi tidak juga berlebihan.

Jika makan terlalu sedikit, maka anak bisa menjadi kurang gizi dan nutrisi, sehingga mudah terserang sakit. Sementara itu, jika makan berlebihan, maka anak dikhawatirkan akan mengalami diabetes, yang tentu saja tidak baik untuk kesehatannya.

7. Ajak anak untuk aktif bergerak

Bermain game atau menonton kartun di televisi, tentu disukai banyak anak. Bahkan anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam. Kebiasaan tersebut dapat membuat anak malas bergerak, sehingga berisiko terkena berbagai penyakit. Melakukan aktivitas fisik sangatlah penting untuk anak.

Bantu anak agar ia dapat bergerak aktif, setidaknya selama satu jam setiap harinya, secara total. Ajak anak melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan detak jantung dan pernapasannya, serta melatih kekuatan otot dan tulangnya. Tentunya, selalu pastikan keamanan kegiatan tersebut dan buat aktivitas ini tetap menyenangkan.

Ajari anak tentang kesehatan gigi sejak dini

8. Mengajari anak menjaga kesehatan gigi

Kerusakan gigi merupakan masalah paling umum yang terjadi pada anak-anak. Jika dibiarkan, gigi yang rusak bisa memengaruhi pertumbuhan gigi tetap, serta menimbulkan masalah bicara.

Oleh sebab itu, ajarkan anak untuk menjaga kesehatan gigi dengan rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Selain itu, bawa anak setiap 6 bulan sekali untuk menjalani pemeriksaan ke dokter gigi.

Jangan sekali-kali menakuti anak tentang dokter gigi, karena dapat membuatnya enggan untuk pergi ke dokter gigi.

9. Hindari penggunaan sabun maupun produk antibakteri secara berlebihan

Cuci tangan dengan sabun antibakteri memang baik untuk menjaga kesehatan anak. Namun, segala sesuatu yang berlebihan tetaplah tidak baik. Jika digunakan secara berlebihan, sabun tersebut tidak hanya akan menghancurkan bakteri penyebab penyakit, tapi juga bakteri baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

10. Ciptakan lingkungan yang aman untuk anak

Menjaga kesehatan anak, tidak hanya sebatas menyehatkan tubuhnya, tapi juga menjadikan lingkungan sekitarnya menjadi tempat yang aman untuknya bertumbuh. Sebagai contoh, gunakan kursi mobil (car seat) khusus anak saat membawa anak berkendara.

Selain itu, Anda juga perlu menjauhkan benda-benda berbahaya seperit pisau, gunting, hingga obat-obatan dari jangkauan anak. Sadari tanda-tanda kekerasan fisik, mental, maupun seksual, yang mungkin dialami anak di sekolah maupun tempat lain, yang disambanginya.

Catatan dari SehatQ

Anak belajar dengan cara mencontoh orangtuanya. Jadi, selain mengajarkan Si Kecil untuk hidup sehat, Anda juga perlu memperbaiki gaya hidup agar dapat menjadi panutan yang baik untuk anak.

Menjaga kesehatan anak, harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Jangan memaksa anak untuk menuruti Anda. Namun, berikan pengertian dan alasan kepada anak, mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Dengan begitu, kegiatan-kegiatan positif di atas, dapat lebih mudah diadaptasi menjadi kebiasaan jangka panjang.

Healthline. https://www.healthline.com/health/childrens-health.
Diakses pada 14 Oktober 2019.

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/ways-to-keep-kids-healthy-during-school-year-620563.
Diakses pada 14 Oktober 2019.

Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/family/parenttips/index.htm
Diakses pada 14 Oktober 2019

Family Doctor. https://familydoctor.org/kids-passing-on-healthy-habits-to-your-children/
Diakses pada 14 Oktober 2019

Parents. https://www.parents.com/health/hygiene/10-things-mommy-docs-do-to-keep-their-kids-healthy/
Diakses pada 14 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed