Saat digunakan pada bayi berusia lebih dari 3 bulan, essential oil dapat memberi banyak manfaat.
Bagi bayi di atas 3 bulan, essential oil bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan.

Tren kesehatan selalu silih berganti, namun sebenarnya minyak atsiri atau essential oil sudah terbukti banyak memberikan efek kesehatan selama beribu-ribu tahun lamanya. Tidak hanya pada orang dewasa, penggunaan essential oil untuk bayi juga dipercaya dapat memberikan berbagai manfaat.

Aromaterapi atau terapi dengan essential oil adalah penggunaan aroma dari ekstrak tanaman alami untuk kebutuhan medis. Beberapa kegunaan minyak ini di antaranya adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik dan emosional, melembutkan kulit, menghilangkan stres dan menenangkan pikiran.

Meski memberikan manfaat, Anda perlu ingat bahwa essetial oil tidak dianjurkan untuk diberikan pada bayi yang berusia di bawah 3 bulan. Sedangkan, penggunaan essential oil untuk bayi di usia 3 bulan ke atas dipercaya dapat memberikan manfaat seperti membuat tidur lebih pulas, menenangkan bayi, dan bahkan meredakan gejala kolik. 

Panduan Penggunaan Essential Oil untuk Bayi

Setiap jenis essential oil memiliki karakter tersendiri. Namun pada umumnya, minyak atsiri aman digunakan untuk bayi dan balita. Kuasai teknik rasio pelarutan dan aplikasi seperti yang dijelaskan di bawah ini, kecuali jika ada instruksi spesifik sesuai kebutuhan masing-masing.

Hindari mengaplikasikan essential oil langsung pada kulit dan selalu campurkan essential oil dengan minyak lain. Walaupun orang dewasa boleh mengonsumsi minyak atsiri secara oral, tidak demikian halnya dengan bayi.

Chamomile

Chamomile sangat baik untuk bayi yang mengalami masalah tidur. Essential oil untuk bayi ini memiliki efek menenangkan secara natural dan sudah digunakan secara tradisional untuk menyembuhkan insomnia pada bayi dan orang dewasa.

Jika digunakan bersama lavender, maka kombinasi essential oil ini bisa meredakan gejala kolik. Selain itu, chamomile juga baik untuk mengurangi kecemasan, depresi, dan menenangkan kerewelan bayi.

Lemon Distilasi (Citrus Limon)

Membangkitkan energi dan suasana hati, essential oil ini baik sebagai penyemangat saat bayi baru bangun tidur siang. Pilih essential oil lemon yang telah melalui proses distilasi, karena lebih aman untuk kulit bayi.

Dill (Anethum Sowa)

Dill adalah essential oil yang bisa menenangkan, memiliki sifat antikejang, serta dapat menenangkan pencernaan. Gunakan rasio 1 tetes dill untuk 1 sendok makan air atau minyak pelarut lain. Campurkan dan gosokkan ke kulit bayi.

Eukaliptus

Untuk masalah pernapasan yang tersumbat, gunakan essential oil eucalyptus yang memiliki kandungan ekspektoran alami. Essential oil ini sangat digemari di musim dingin/penghujan.

Namun, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi pada dokter sebelum menggunaannya untuk meredakan gejala gangguan pernapasan. Jenis yang cocok untuk bayi atau anak berusia di bawah 2 tahun adalah eucalyptus radiata.

Lavender

Lavender punya efek menenangkan dan sedatif. Jika digunakan sebagai minyak pijat, essential oil lavender bisa menenangkan bayi rewel dan membuat tidur semakin pulas. Lavender juga dapat digunakan pada bekas gigitan serangga, untuk mengurangi gatal.

Selain itu, essential oil untuk bayi yang terbuat dari lavender juga dipercaya dapat meredakan rasa nyeri atau sakit yang dirasakan bayi. Lavender pun efektif meredakan gejala kolik.

Mandarin

Serupa lavender, mandarin bisa jadi alternatif untuk bayi yang tidak menyukai aroma lavender. Essential oil mandarin punya aroma lebih manis, dibandingkan famili jeruk lainnya karena bersifat non-phototoxic. Artinya, essential oil ini tidak mengakibatkan iritasi, baik jika dilarutkan atau digunakan langsung pada kulit.

Tea Tree

Essential oil tea tree memiliki manfaat antimikroba, antijamur dan disinfektan. Beberapa tetes tea tree oil yang dicampurkan ke minyak tanpa aroma, sangat baik untuk mengatasi ruam popok dan infeksi jamur.

Namun karena sifatnya yang keras terhadap kulit, jangan menggunakan tea tree oil pada bayi yang berusia di bawah 6 bulan. Lakukan tes pada bagian kulit balita sebelum menggunakan minyak atsiri ini.

Rekomendasi Pelarutan Essential Oil untuk Bayi

Agar aman, penggunaan essential oil harus disertai pelarutan ke dalam krim atau minyak carrier saat akan digunakan di kulit. Pelarutan ini sangat penting untuk penggunaan bagi bayi dan balita.

Untuk bayi berusia diatas 3 tahun, kadar essential oil rekomendasi dari National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) adalah 0,5-1 persen (untuk dewasa, 2.5-10 persen). Karena kulit bayi lebih sensitif, American Association of Naturopathic Physicians tidak menganjurkan penggunaan essential oil untuk bayi di bawah 3 bulan.

Walaupun sudah dilarutkan, essential oil masih bisa mengakibatkan iritasi kulit di bawah sinar matahari. Lakukan spot test pada kulit untuk melihat apakah bayi alergi terhadap essential oil yang akan digunakan.

Lihat Apakah Bayi Alergi Essential Oil

Oleskan sejumlah kecil essential oil yang sudah dilarutkan ke bagian lengan atau kaki bayi.

  1. Tunggu 24 jam untuk melihat hasil reaksi.
  2. Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi, seperti kulit memerah, bengkak atau munculnya rasa sakit.
  3. Jika tidak ada reaksi, maka umumnya essential oil untuk bayi aman digunakan.

Cara Pemakaian Essential Oil untuk Bayi

Essential oil hanya boleh digunakan untuk pemakaian luar dan bisa dikombinasikan bersama:

  • Carrier Oil, misalnya minyak kelapa, minyak sayur atau minyak almond dengan perbandingan 0,5 persen.
  • Semprotan, dengan cara mengisi essential oil yang sudah dilarutkan, lalu disemprotkan ke ruangan sebelum jam tidur.
  • Diffuser, yaitu alat khusus yang bisa membaurkan essential oil ke seluruh ruangan.

Karena maraknya minyak atsiri atau essential oil sekarang ini, ingatlah untuk selalu memeriksa bagian label. Pastikan essential oil yang Anda pilih benar-benar murni dan tidak mengandung alkohol. Sebab, kandungan alkohol bisa menimbulkan iritasi.

Begitu juga dengan parfum sintetis, yang sebenarnya bukan ciri dari minyak atsiri. Minyak olahan yang mengandung alkohol dan pewangi sintetis, sebenarnya tidak memberikan manfaat kesehatan.

Penggunaan essential oil harus disesuaikan dengan kondisi medis. Oleh karena itu, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan minyak atsiri pada bayi maupun selama masa kehamilan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/essential-oils-for-babies
Diakses pada 4 Februari 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322532.php
Diakses pada 22 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed