Lupus pada orang dewasa pasti akan menganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika Anda merupakan orangtua dengan lupus
Orangtua dengan lupus memiliki tantangan besar dalam mengurus anak

Kondisi kesehatan orangtua tentu akan berdampak langsung pada kondisi Anak, khususnya dari segi perhatian dan pemenuhan kebutuhannya. Pasalnya, penyakit lupus akan memengaruhi seluruh peran dalam keluarga. Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir, sebab ada beberapa teknik yang akan membantu Anda untuk menjalani peran sebagai orangtua dengan lebih baik dan mudah dengan lupus.

Tips Parenting dengan Lupus

  1. Jadikan kesehatan Anda sebagai prioritas. Sebagai orangtua dengan lupus, Anda mungkin sering merasa bersalah karena selalu memprioritaskan kesehatan diri sendiri. Apalagi saat mengingat bahwa kebanyakan orangtua selalu mengutamakan anak dibandingkan dirinya sendiri. Tapi ingat, hal itu tidak terjadi pada diri Anda. Jika Anda tidak mengutamakan kesehatan diri sendiri, itu artinya Anda tidak mempedulikan anak-anak. Selalu upayakan kondisi tubuh yang fit dan sehat untuk dapat menghabiskan waktu bersama anak lebih banyak.

  2. Ingat anjuran yang Anda dapatkan di pesawat: dalam keadaan darurat, letakkan masker oksigen pada diri Anda terlebih dahulu, barulah bantu anak-anak Anda. Fokuslah pada perawatan kesehatan diri Anda dengan istirahat yang cukup, kurangi stres, dan secara rutin melakukan pemeriksaan ke dokter.

  3. Buat tradisi baru dengan anak-anak. Jika Anda adalah orangtua dengan penyakit lupus, Anda mungkin tidak dapat melakukan banyak hal yang biasa dilakukan para orangtua dengan anak-anaknya. Janganlah berkecil hati. Sebaliknya, carilah tradisi baru yang dapat mendekatkan diri Anda dengan anak-anak menggunakan kegiatan dan aktivitas baru sesuai dengan kemampuan Anda.

  4. Pastikan seluruh anggota keluarga memahami kondisi Anda. Sebagai orangtua dengan lupus, Anda akan mengalami perubahan kondisi kesehatan secara signifikan. Tidak bisa dipungkiri, suatu hari Anda mungkin merasa sangat sehat, tetapi keesokan harinya Anda merasa lemas dan tidak enak badan. Tentu akan sulit bagi keluarga Anda untuk mengikutinya. Anda dapat menggunakan angka untuk mengekspresikan kondisi Anda, dengan 1 untuk menggambarkan kondisi yang buruk dan 10 untuk kondisi yang super baik. Tuliskan angka tersebut di papan yang terpasang di ruang keluarga atau dapur untuk membuat semua orang tahu.

  5. Berhenti merasa bersalah. Orangtua dengan lupus sering merasa bahwa mereka seharusnya dapat melakukan lebih banyak untuk anak-anak mereka. Ingat, kondisi Anda bukanlah sebuah kesalahan yang dapat disesalkan. Daripada harus terus merasa bersalah, carilah solusi yang tepat dalam setiap hambatan menghadapi anak.

Cara Berbicara dengan Anak-Anak Tentang Lupus

Seiring dengan bertambahnya usia anak-anak, mereka akan semakin dapat memahami bahwa ada sesuatu yang berbeda dengan orangtuanya. Anda mungkin kerap merasa tidak nyaman jika harus berbicara dengan anak-anak mengenai lupus yang Anda derita. Namun, sebagai orangtua dengan lupus, hal terbaik yang perlu Anda lakukan adalah meyakinkan anak-anak tentang kesehatan Anda secara realistis. Berikut beberapa kiat untuk menjelaskan lupus yang Anda derita.

  • Jelaskan dasar-dasarnya. Perhatikan kapasitas anak dalam memahami konsep penyakit lupus. Anda dapat menjelaskan hal-hal sederhana tentang lupus pada anak dan menambah wawasannya perlahan seiring bertambah usianya.

  • Perjelas bahwa lupus tidak seperti kanker. Lupus tidak akan tidak bertambah parah atau memburuk. Sebaliknya, penyait ini tidak dapat diprediksi dengan kondisi kesehatan yang naik turun.

  • Biarkan mereka bertanya. Anda tidak perlu untuk menjelaskan seluruh informasi mengenai lupus pada anak. Biarkan anak-anak yang membuat pembicaraan mengalir dengan pertanyaan-pertanyaan mereka.

  • Tanyakan kepada mereka apa yang mereka ketahui tentang lupus. Tanpa disadari, mungkin anak Anda sudah mencari tahu terlebih dahulu informasi tentang lupus. Dengan begitu, Anda tidak lagi perlu mengulang penjelasan dan cukup meluruskan kesalahan dari pemahaman anak.

Kondisi tubuh yang tidak sehat secara utuh memang merupakan hal yang sulit untuk dijalani saat harus menjalani peran sebagai orangtua. Meskipun begitu, ini bukanlah penghalang bagi Anda untuk tetap berperan dalam tumbuh kembang anak. Jadilah orangtua terbaik dalam kapasitas Anda dan jangan pernah membandingkan diri dengan orang lain.

WebMD. https://www.webmd.com/lupus/features/parenting-with-lupus
Diakses pada November 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed