Sebelum Perjalanan Jauh, Terapkan 10 Tips Mudik Bersama Anak Ini!

Praktekkan tips mudik bersama anak agar perjalanan Anda dan keluarga menjadi lancar
Praktekkan tips mudik bersama anak agar perjalanan Anda dan keluarga menjadi lancar

Sudah terbayang akan menikmati libur panjang Lebaran dengan berkumpul bersama sanak saudara di kampung halaman. Eits… tunggu dulu! Bagaimana ya tips mudik bersama anak agar perjalanan lancar dan bebas repot?

Mudik bersama keluarga seharusnya menjadi hal yang menyenangkan, sampai Anda menyadari bahwa membawa anak-anak dalam perjalanan jauh menggunakan mobil dapat menjadi sebuah bencana.

Penelitian yang dilakukan Monash University pada tahun 2012 menemukan bahwa 12% distraksi saat mengemudi disebabkan oleh anak-anak.

Membawa buah hati Anda untuk perjalanan jauh membutuhkan persiapan yang matang. Perlengkapi diri Anda dengan tips mudik bersama anak di bawah ini!

Tips mudik bersama anak

Mudik bersama anak memang menyenangkan, tetapi saat perjalanan menuju ke tempat mudik, membawa anak merupakan tantangan tersendiri. Cobalah tips mudik bersama anak di bawah ini untuk mengatasi kesulitan membawa anak saat perjalanan mudik:

1. Gunakan kursi khusus anak dalam mobil

Penggunaan kursi khusus anak (car seat) dapat memastikan anak tetap aman selama perjalanan. Cek kondisi kursi dan pastikan bahwa telah terpasang dengan benar di dalam mobil.

Posisi car seat yang tepat untuk anak berusia di bawah dua tahun adalah menghadap ke belakang. Pilih car seat sesuai usia dan berat badan anak.

2. Pastikan mobil dalam keadaan baik

Setelah memastikan car seat anak dalam kondisi baik, saatnya mempersiapkan mobil yang akan digunakan untuk mudik. Cek keadaan mesin, tangki bensin, ban, lampu, dan bagian-bagian mobil lainnya agar mobil tidak mogok di tengah jalan.

3. Makan terlebih dahulu

Selain tangki bensin, perut Anda dan keluarga juga perlu diisi sebelum menempuh perjalanan jauh. Selain itu, cek lokasi restoran atau rumah makan yang ada di sepanjang jalur mudik sehingga Anda dapat memperkirakan kapan harus mengisi perut lagi sebelum melanjutkan perjalanan.

4. Istirahat

Jangan ragu untuk berhenti sejenak dan beristirahat. Ajak anak melakukan stretching agar tidak kelelahan setelah duduk untuk waktu yang lama. Biarkan anak aktif bergerak dan mengeluarkan energinya sebelum memulai perjalanan kembali.

5. Bawa perlengkapan yang dibutuhkan

Anak dapat merasa jenuh selama perjalanan mudik yang panjang. Bawalah buku, mainan, boneka kesayangan, CD lagu, ataupun film yang dapat menghiburnya selama berada di mobil.  Supaya orangtua tidak repot, taruh benda-benda tersebut dekat anak.

Perlengkapan lain seperti selimut, botol susu, popok, dan baju ganti harus dipersiapkan agar anak dapat merasa nyaman selama perjalanan.  Jangan lupa membawa air, camilan, tisu basah, tisu kering, dan stok popok untuk perjalanan mudik yang jauh.

6. Ingat P3K!

Kecelakaan saat perjalanan mudik dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Anak bisa saja sakit atau mengalami alergi yang dapat mengganggu Anda berkendara. Siapkan P3K dalam mobil untuk mengatasinya! 

7. Jangan tinggalkan anak sendirian dalam mobil

Tips mudik bersama anak yang harus selalu diingat adalah jangan pernah meninggalkan anak sendirian dalam mobil, bahkan saat anak sedang terlelap. Hal-hal yang tidak terduga dapat terjadi, seperti penculikan ataupun terkena serangan panas (heat stroke).

Ingat, tidak ada istilah “Ah, cuma turun sebentar saja, kok!” berkaitan dengan meninggalkan anak di dalam mobil.

8. Jangan panik saat anak menangis

Rasa cemas dan bosan dalam mobil dapat memicu tangisan anak. Anda tidak perlu panik, sebaiknya menepi terlebih dahulu untuk menenangkan anak. Selalu fokus mengemudi dan jangan mencoba untuk menenangkan anak sambil mengemudi.

Tangisan anak tidak akan menimbulkan suatu bahaya dan tidak ada salahnya untuk membiarkan anak menangis selama beberapa menit sampai Anda menemukan tempat yang tepat untuk memberhentikan mobil Anda.

Cobalah untuk memberikan distraksi, seperti memutarkan lagu yang menenangkan, menyanyi bersama, dan sebagainya. 

9. Berkendara dengan orang lain

Usahakan untuk berkendara bersama pasangan atau orang lain yang dapat membantu Anda menjaga anak selama perjalanan. Keberadaan orang lain untuk membantu mengurus anak dapat membuat Anda fokus dalam mengemudikan mobil.

10. Jangan terlalu memaksakan diri untuk berkendara di malam hari

Berkendara di malam hari saat anak-anak sudah tertidur terlihat seperti hal yang tepat untuk dilakukan. Namun, bila perjalanan mudik Anda membutuhkan waktu lebih dari beberapa jam, maka sebaiknya Anda beristirahat sejenak daripada memaksakan berkendara di malam hari saat sedang ngantuk.

Berkendara dalam keadaan mengantuk dapat membahayakan seluruh penumpang dalam mobil, termasuk anak Anda. Oleh karenanya, sebaiknya beristirahatlah terlebih dahulu sebelum berkendara lagi.

Semoga perjalanan mudik Anda lancar dan seluruh keluarga tetap dalam keadaan sehat.

Decide to Drive. https://www.decidetodrive.org/distracted-driving-dangerous/5-tips-driving-kids/
Diakses pada 08 Mei 2019

Monash University. https://research.monash.edu/en/publications/prevalence-of-mobile-phone-vs-child-related-driver-distraction-in
Diakses pada 08 Mei 2019

Verywell family. https://www.verywellfamily.com/how-to-take-a-road-trip-with-a-toddler-290414
Diakses pada 08 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed