Lutut Sakit Terasa Mengganggu? Simak Tips untuk Meringankannya

Lutut sakit adalah gangguan yang biasa disebabkan oleh artritis, cedera lutut, hingga dislokasi lutut
Salah satu cara meringankan lutut sakit adalah dengan mengompres menggunakan es batu

Keluhan lutut sakit dapat dialami oleh semua orang. Meskipun lutut sakit diasosiasikan dengan orang yang berusia lanjut, tetapi lutut sakit dapat terjadi kepada siapa saja.

Penyebab lutut sakit beragam, mulai dari artritis, cedera, dislokasi lutut, dan sebagainya. Beberapa dari Anda mungkin telah berkonsultasi ke dokter dan sedang menjalani perawatan, tetapi apakah ada cara meringankan lutut sakit yang dapat dilakukan sendiri?

5 Tips meringankan lutut sakit

Lutut sakit tentunya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Anda dapat meringankan lutut sakit yang dialami dengan mudah. Berikut adalah tips-tips yang dapat diterapkan untuk mengurangi lutut sakit yang dirasakan:

1. Menurunkan berat badan

Cara meringankan lutut sakit dapat dilakukan dengan menurunkan berat badan. Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan pada lutut yang memicu lutut sakit. Karenanya, penurunan berat badan juga dapat mengurangi lutut sakit akibat artritis.

Konsumsi lebih banyak buah-buahan, sayur-sayuran, dan serat. Kurangi konsumsi daging dan lemak. Salah satu diet yang direkomendasikan untuk menurunkan berat badan adalah diet mediterania.

2. Rasa panas dan dingin

Saat otot lutut menegang, taruh kantong pemanas atau botol yang berisi air hangat pada lutut. Selain melemaskan otot, rasa hangat juga dapat meningkatkan pelumas pada lutut.

Sementara itu, dengan menaruh es batu yang dibungkus dengan kain pada lutut dapat mengurangi rasa sakit, peradangan, dan pembengkakan pada lutut.

Anda juga dapat mempertimbangkan penggunaan pendukung lutut berupa pembungkus lutut yang ketat. Namun, pastikan pembungkus tidak terlalu ketat.

3. Pijat

Pijat tidak hanya dapat melemaskan otot-otot tubuh, tetapi juga dapat mengurangi lutut sakit. Anda dapat memijat diri sendiri dalam posisi duduk dengan lutut menghadap depan dan kaki menapak pada lantai.

Tangkupkan kedua tangan menjadi satu kepalan dan ketukkan kepalan pada paha sebanyak 10 kali dan diulang tiga kali. Setelahnya Anda dapat menaruh bagian bawah telapak tangan pada bagian atas paha dan digeser ke bawah sampai ke lutut.

Ulangi gerakan tersebut sebanyak lima kali dan dilakukan pula pada kedua bagian samping paha. Selanjutnya, tekan lutut dengan keempat jari dan naik turunkan sebanyak lima kali pada semua sisi lutut.

Gerakan terakhir adalah dengan menaruh telapak tangan pada bagian atas paha dan digeser sampai ke bawah paha dan atas lutut, kemudian digeser lagi sampai ke paha bagian luar.

4. Berolahraga

Olahraga dapat meningkatkan kekuatan otot pada persendian dan paha, serta mencegah osteoartritis. Sementara, terlalu banyak beristirahat dan tidak bergerak dapat melemahkan otot.

Jika Anda mengalami cedera, ada baiknya jika Anda mengistirahatkan lutut terlebih dahulu. Namun, hal tersebut tidak berarti Anda sama sekali tidak bergerak karena jika tidak bergerak, otot akan terasa kaku.

Pastikan untuk selalu memilih olahraga yang tidak menimbulkan sakit pada lutut, misalnya berenang. Jika Anda ingin melakukan olahraga yang intens, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

5. Postur tubuh

Postur tubuh dapat meringankan lutut sakit, karenanya selalu perhatikan postur tubuh serta tidak duduk dalam jangka waktu yang lama. Anda juga dapat menggunakan sepatu yang dapat meringankan tekanan pada lutut.

Selain itu, menaikkan paha ke atas sampai ke posisi jantung untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan.

Mengapa lutut sakit bisa terjadi?

Umumnya, lutut sakit diakibatkan oleh artritis atau radang sendi, cedera, ataupun masalah pada lutut itu sendiri. Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko lutu sakit adalah:

  • Kurangnya kekuatan dan kelenturan otot, kurangnya kelenturan dan kekuatan otot dapat meningkatkan risiko cedera lutut yang memicu lutut sakit dan kesulitan untuk bergerak secara penuh
  • Pernah cedera, bila Anda pernah mengalami cedera lutut, maka besar kemungkinannya untuk mengalami cedera lutu kembali yang dapat membuat lutut sakit
  • Kelebihan berat badan, berat badan yang berlebih atau obesitas dapat menambah tekanan pada persendian lutut saat berjalan serta menaiki dan menuruni tangga. Tekanan ini dapat merusak tulang rawan di persendian lutut yang meningkatkan risiko mengalami osteoartritis yang mampu memicu lutut sakit
  • Melakukan olahraga atau pekerjaan tertentu, pekerjaan atau olahraga tertentu dapat memberikan tekanan yang besar pada lutut, seperti skiing, bola basket, berlari, bekerja konstruksi, bertani, dan sebagainya

Apabila lutut sakit yang dialami semakin menjadi-jadi, meskipun Anda telah menerapkan tips-tips mengatasi lutut sakit di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/knee-pain/symptoms-causes/syc-20350849
Diakses pada 12 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/311280.php
Diakses pada 12 April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/knee-pain/knee-pain-dos-and-donts#1
Diakses pada 12 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed