logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Tips Menjaga Kesehatan Tulang di Bulan Ramadhan

open-summary

Saat berpuasa kita menahan makan dan minum, yang dianggap dapat menurunkan asupan nutrisi penting untuk tulang. Karena itu, penting untuk Anda mengonsumsi asupan yang tinggi kalsium, seperti susu dan produk olahannya, serta suplemen kalsium bila perlu.


close-summary

1 Apr 2021

| Nina Hertiwi Putri

Mengonsumsi suplemen kalisum Biocalci bisa membantu menjaga kesehatan tulang selama bulan puasa

Untuk menjaga kesehatan tulang selama bulan puasa, pastikan Anda mengonsumsi cukup kalsium

Table of Content

  • Puasa di bulan Ramadhan dan efek positifnya bagi kesehatan tulang
  • Tips menjaga kesehatan tulang selama bulan Ramadhan
  • Dampak tulang yang tidak sehat terhadap sistem imunitas tubuh
  • Rekomendasi diet dan suplemen di usia paruh baya

Menjalani aktivitas puasa di bulan Ramadhan ternyata membawa efek positif tersendiri terhadap tulang. Namun, kita harus tetap memperhatikan kesehatan tulang ketika berpuasa dengan rutin mengkonsumsi suplemen kalsium organik, menjaga asupan yang masuk ke tubuh, serta berolahraga secara teratur.

Advertisement

Hal ini berlaku untuk semua usia, terutama bagi Anda yang sudah memasuki usia paruh baya. Sebab seiring berjalannya waktu, risiko terjadinya kerusakan tulang juga akan semakin tinggi.

Kesehatan tulang sangat penting untuk dijaga. Sebab jika tulang rusak, maka kita akan sulit untuk beraktivitas dan bisa berujung pada menurunnya sistem imun. Jadi, jangan tunda lagi usaha untuk menyehatkan tulang-tulang di tubuh. Anda bisa mulai dari Ramadhan ini.

Puasa di bulan Ramadhan dan efek positifnya bagi kesehatan tulang

Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan bisa memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Saat kita berhenti makan dan minum beberapa jam dalam sehari selama 30 hari, maka tubuh akan memasuki fase pembersihan alami, dan racun-racun di tubuh pun akan keluar.

Selain itu, puasa juga akan membuat proses pembaharuan sel-sel di tubuh berlangsung lebih optimal sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh. Manfaat puasa lain yang jarang orang ketahui adalah menyehatkan tulang.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa menjalani puasa di bulan Ramadhan bisa membantu mencegah osteoporosis.

Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan berkurangnya kepadatan tulang, sehingga menjadi rapuh dan mudah patah.

Ketika kita berpuasa, tubuh akan menurunkan produksi gen Dypeptil peptidase-4 (DPP-4) yang bisa memicu terjadinya osteoporosis. Menahan lapar dan haus selama bulan Ramadhan juga secara alami akan mengaktifkan DPP-4 inhibitor, sehingga kadar gen sekaligus risiko tulang menjadi rapuh, semakin turun.

Tips menjaga kesehatan tulang selama bulan Ramadhan

Puasa memang menyehatkan tulang. Namun agar manfaat ini bisa didapatkan dengan maksimal, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, seperti:

1. Pastikan mengonsumsi kalsium dalam jumlah yang cukup

Orang dewasa membutuhkan 1.000-1.200 mg kalsium per hari agar kesehatan tulang tetap terjaga. Kebutuhan ini bisa terpenuhi apabila Anda rutin mengonsumsi makanan maupun minuman yang kaya kalsium, seperti susu dan produk olahannya serta suplemen kalsium bila diperlukan.

Jika diperlukan Anda bisa bantu penuhi kebutuhan kalsium tubuh dengan konsumsi suplemen kalsium, seperti Biocalci.

2. Pilih makanan sahur dan berbuka yang sehat

Makanan manis, gorengan, dan berbagai variasi es adalah asupan yang lumrah disantap saat bulan Ramadhan. Padahal seperti yang kita tahu, semua itu tidak baik untuk kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Karena itu, agar kesehatan tubuh termasuk tulang tetap terjaga, pastikan Anda mengkonsumsi asupan yang sehat dan tinggi kalsium seperti susu, sayur, buah, dan yang diolah dengan cara tepat dan tanpa tambahan gula atau garam berlebihan.

Selain itu, saat mengonsumsi beberapa makanan yang dapat menghambat penyerapan kalsium di tubuh, seperti kacang-kacangan dan bayam, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal.

Kacang mengandung zat bernama fitat yang dapat mengganggu proses penyerapan kalsium. Sementara bayam mengandung oxalat, zat yang membuat kalsium yang ada di dalam bayam, tidak bisa diserap tubuh.

Agar kacang tidak menghambat penyerapan kalsium, Anda perlu mengurangi kadar fitat di dalamnya dengan merendamnya terlebih dahulu selama beberapa jam sebelum dimasak.

Sedangkan saat mengonsumsi bayam, Anda bisa mendampinginya dengan makanan kaya kalsium lain seperti keju agar kebutuhan mineral ini tetap bisa terpenuhi.

3. Berjemur secara rutin

Selain kalsium, vitamin D juga penting dipenuhi untuk menjaga kesehatan tulang. Anda bisa mendapatkan vitamin ini secara alami dari sinar matahari pagi. Jadi, rutin berjemur dapat membantu Anda terhindar dari berbagai gangguan tulang.

4. Olahraga secara teratur

Meski sedang berpuasa, olahraga tetap perlu dilakukan. Tidak usah yang berat, Anda bisa melakukan aktivitas ringan seperti berjalan selama 20 menit di treadmill atau melakukan olahraga sendiri di rumah seperti squat dan lunges setelah berbuka puasa.

Dampak tulang yang tidak sehat terhadap sistem imunitas tubuh

Jika tulang tidak sehat, dampak paling utama yang bisa kita rasakan adalah terbatasnya pergerakan. Namun secara luas, saat tubuh tidak bisa aktif bergerak, maka dampak yang lebih besar yaitu menurunnya sistem imun tubuh, dapat terjadi.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan kesehatan tulang berperan penting untuk sistem imun, yaitu.

  • Tulang adalah salah satu tempat yang digunakan untuk pembentukan sel imun
  • Saat tulang sakit dan tubuh sulit bergerak, maka kita akan menjalani gaya hidup sedentari. Gaya hidup ini akan menurunkan sistem imun, meningkatkan peradangan di tubuh, serta penyakit kronis lainnya.

Rusaknya tulang yang memicu imobilisasi alias kesulitan bergerak juga bisa meningkatkan risiko kematian.

Baca Juga

  • Sistem Gerak pada Manusia: Jenis, Fungsi, Kelainan, dan Cara Menjaganya
  • Berbagai Fungsi Mineral Berdasarkan Jenisnya dan Makanan Sumber Terbaiknya
  • Mekanisme Gerak Refleks, Gerakan Sederhana Si Pelindung Tubuh

Rekomendasi diet dan suplemen di usia paruh baya

Usia paruh baya membuat orang harus menyesuaikan gaya hidup, terutama untuk kesehatan. Banyak yang harus dikurangi atau dihindari, misalnya minuman bersoda maupun minuman dengan pewarna buatan.

Di sisi lain, asupan yang baik bagi tubuh seperti suplemen tulang (kalsium) sebaiknya mulai rutin dikonsumsi.

Berikut ini beberapa rekomendasi diet dan suplemen yang baik untuk tulang di usia paruh baya.

• Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya seperti keju dan yogurt adalah sumber kalsium paling umum yang bisa didapatkan secara alami. Selama tidak diolah dengan cara yang salah seperti menambahkan banyak gula, maka asupan ini baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Namun seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk mengolah laktosa pada susu dapat berkurang, sehingga menyebabkan terjadinya intoleransi laktosa.

Casein atau protein susu juga seringkali memicu alergi. Kondisi ini dapat membuat Anda tidak nyaman selepas mengonsumsi susu dan produk olahannya.

• Sayuran hijau

Selain susu dan produk olahannya, makanan lain yang juga mengandung cukup banyak kalsium adalah sayuran hijau seperti kale dan brokoli. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memasukkannya ke dalam menu harian.

Biocalsi suplemen kalsium untuk tulang yang baik diminum selama bulan puasa

Biocalci Organic Calcium plus Ester C

• Biocalci

Untuk memastikan asupan kalsium harian Anda tercukupi, mengkonsumsi suplemen seperti Biocalci Organic Calcium plus Ester C yang dilengkapi vitamin D3 juga bisa menjadi pilihan.

Kandungan vitamin D3 Biocalci akan membantu meningkatkan penyerapan kalsium di tubuh. Sedangkan kandungan Ester C Biocalci juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh kita.

Sifat kalsiumnya yang organik dan bukan sintetis, membuat Biocalci lebih aman untuk dikonsumsi orang-orang dengan kebutuhan kalsium lebih tinggi seperti ibu hamil dan menyusui serta perempuan pada masa menopause.

Memelihara kesehatan tulang di bulan Ramadhan tetap harus dilakukan, termasuk dengan mengonsumsi berbagai makanan sehat, berolahraga teratur, berjemur, serta melengkapinya dengan Biocalci, suplemen kalsium organik yang juga dilengkapi Ester C dan vitamin D3.

Dengan begitu, risiko Anda terkena berbagai gangguan mulai dari patah tulang, nyeri sendi, hingga osteoporosis bisa dikurangi.

Advertisement

masalah tulangtips puasamakanan peningkat kalsiumkesehatan tulangadv biocalci

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved