Artikel Bersponsor
Hidup SehatBagi sebagian orang, bekas luka operasi dianggap dapat mengganggu penampilan dan memengaruhi percaya diri. Terlebih jika bekas luka tumbuh menjadi jaringan parut hipertrofik atau keloid. Tapi kabar baiknya, jika dirawat dengan baik dan benar tampilan bekas luka yang buruk ini bisa dihindari.
Cara untuk menghilangkan luka bekas operasi
Table of Content
Setiap prosedur operasi pasti meninggalkan bekas luka di tubuh. Bagi sebagian orang, bekas luka operasi dianggap dapat mengganggu penampilan dan memengaruhi percaya diri.
Advertisement
Terlebih jika bekas luka tumbuh menjadi jaringan parut hipertrofik atau keloid. Tapi kabar baiknya, jika dirawat dengan baik dan benar tampilan bekas luka yang buruk ini bisa dihindari.
Saat melakukan prosedur operasi, dokter akan membuat sayatan besar pada bagian tubuh yang ingin dibedah. Besarnya ukuran luka bisa bervariasi tergantung jenis prosedur yang dilakukan.
Setelah operasi, biasanya dokter akan menutup luka menggunakan lem khusus atau jahitan. Namun dalam beberapa kasus, dokter bisa membiarkan luka terbuka tanpa dijahit agar sembuh dengan sendirinya.
Untuk merespon luka yang terjadi, tubuh mencoba memperbaikinya dengan menumbuhkan jaringan baru di kulit untuk menutup luka yang terbuka. Jaringan baru inilah yang akhirnya menjadi bekas luka.
Meski bisa sembuh dengan sendirinya, bila tidak tidak dirawat dengan baik, bekas luka akan memiliki tampilan yang buruk. Umumnya ada dua jenis bekas luka yang dapat mengganggu penampilan Anda, yaitu keloid dan hipertrofik.
Keloid adalah bekas luka yang terbentuk dari jaringan parut yang tumbuh secara berlebihan. Bentuknya seperti daging tumbuh dan menonjol. Tekstur kulit pada area ini cenderung keras.
Sementara pada luka hipertrofik, daging tumbuh mengikuti garis luka. Oleh karena itu bentuknya tidak terlalu menonjol seperti keloid. Namun warna kulit pada bekas luka ini cukup mengganggu penampilan. Kedua hal ini bisa dihindari jika Anda merawat luka operasi dengan baik.
Perawatan yang tepat pada area luka akan membantu kulit beregenerasi dengan baik sehingga luka sembuh dengan baik dan bekasnya tidak terlalu terlihat.
Setelah operasi biasanya dokter akan memberikan instruksi agar luka tidak terbuka kembali. Di samping hal tersebut ada beberapa cara juga yang bisa Anda gunakan untuk membantu luka sembuh dengan baik dan lebih cepat.
Secara rutin bersihkan luka Anda. Anda bisa menggunakan spray antiseptik untuk hasil yang lebih baik. Spray antiseptik bermanfaat membunuh kuman yang dapat menyebabkan infeksi. Luka yang mengalami infeksi bisa bertambah besar, sembuh lebih lama, dan meninggalkan bekas luka yang buruk. Hansaplast Spray Antiseptik bisa menjadi pilihan antiseptik pembersih luka yang tepat untuk Anda.
Selama proses penyembuhan, ada baiknya untuk menutupi luka. Tujuannya agar bakteri dan debu tidak masuk ke dalam luka. Kedua hal ini bisa memperlambat proses penyembuhan. Anda bisa menggunakan plester steril untuk melindungi luka Anda.
Plester Hansaplast Sensitive XL dan XXL dapat dijadikan pilihan untuk melindungi luka Anda dari kotoran dan bakteri. Keunggulan plester ini adalah, dapat menutup luka yang besar, nyaman di kulit, dan mudah dilepas tanpa rasa sakit.
Agar luka bisa sembuh dengan baik, gunakan salep untuk luka. Salep ini membantu melembabkan kulit di sekitar luka sehingga proses penyembuhan bisa berjalan lebih cepat. Salep juga membantu mengurangi kemungkinan timbulnya bekas luka.
Anda bisa menggunakan Hansaplast Salep Luka. Kandungannya terdiri dari petroleum jelly, glycerin, dan panthenol yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Salep ini aman digunakan untuk di setiap tahapan penyembuhan. Bahkan bisa digunakan untuk bayi.
Ada kalanya, luka operasi terlanjur sembuh dan membentuk jaringan parut. Anda bisa memperbaiki penampilannya dengan beberapa cara, yaitu.
Selain cara di atas, Anda bisa mencoba cara yang jauh lebih praktis, yaitu menggunakan Hansaplast Plester Bekas Luka.
Sama seperti namanya, Hansaplast Plester Bekas Luka berfungsi untuk membantu perawatan bekas luka. Bukan hanya membantu merawat bekas luka baru saja, plester ini juga dapat digunakan untuk menyamarkan bekas luka yang sudah lama.
Plester transparan ini terbuat dari bahan poliuretan yang berfungsi menghidrasi dan meningkatkan suhu di sekitar kulit bekas luka sehingga membantu kulit beregenerasi. Pemakaian rutin setiap hari selama 8 minggu membuat tampilan luka lebih samar dan memiliki warna yang mendekati kulit normal di sekitarnya.
Pemakaiannya yang sangat mudah menjadikan Hansaplast Plester Bekas Luka cara paling praktis untuk menyamarkan bekas luka operasi Anda. Kini Anda tak perlu malu dengan bekas luka operasi yang Anda miliki.
Advertisement
Ditulis oleh Marco Anthony
Referensi
Artikel Terkait
Proses penutupan luka berlangsung dalam empat tahap, mulai dari pembekuan darah, perlindungan terhadap infeksi, pertumbuhan jaringan, hingga pembentukan bekas luka. Perawatan yang tepat juga diperlukan untuk mendukung kesembuhan.
2 Sep 2021
Sensasi gatal terkadang bisa mengalahkan rasa nyeri pada area luka bekas operasi. Namun sebenarnya, rasa gatal atau pruritis ini adalah bagian dari proses pemulihan bekas luka operasi.
27 Sep 2023
Laparoskopi endometriosis merupakan prosedur bedah yang dilakukan dengan membuat sayatan kecil di perut untuk menemukan jaringan endometriosis melalui gambar pada monitor.
11 Jul 2019
Diskusi Terkait di Forum
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Dijawab oleh dr. Liliani Tjikoe
Dijawab oleh dr. Farahdissa
Advertisement
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2023. All Rights Reserved