Tips Menghadapi Pensiun dengan Baik


Bagi sebagian kaum lansia, masa pensiun merupakan masa-masa membosankan yang menyedihkan dan membuat mereka mempertanyakan identitas dirinya. Namun, masa pensiun sebenarnya merupakan masa-masa di mana Anda bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat dilakukan.

(0)
02 Dec 2019|Anita Djie
Masa pensiun harus dihadapi dengan positifIsi masa pensiun Anda dengan berbagai kegiatan positif bersama orang terkasih
Masa pensiun bukanlah hal yang mudah bagi sebagian besar orang yang sudah lanjut usia. Beberapa menganggap masa pensiun adalah masa-masa membosankan yang membuat kaum lansia mempertanyakan keberhargaan dirinya.Berbagai macam pekerjaan dan kesibukan yang dilakukan sebelum memasuki masa pensiun memberikan kaum lansia suatu tujuan atau pencapaian yang membuat dirinya merasa dibutuhkan dan berharga.Tidak jarang beberapa orang yang sudah berada dalam masa pensiun mengalami depresi ataupun masalah kesehatan karena kurangnya aktivitas fisik. Oleh karenanya, kaum lansia perlu menghadapi masa pensiun dengan baik untuk mencegah gangguan mental dan fisik menghantui.

Bagaimana cara menghadapi masa pensiun?

Masa pensiun bisa menimbulkan depresi bagi kaum lansia dengan membuatnya mempertanyakan keberhargaan dan identitas dirinya dalam keluarga maupun masyarakat. Terkadang, masa pensiun juga bisa menjadi pengingat kaum lansia akan ketakutannya terhadap penyakit dan kematian.Meskipun dapat terjadi, tetapi tidak berarti para kaum lansia tidak dapat mencegah efek negatif dari masa pensiun. Bagi Anda yang telah memasuki masa pensiun, Anda bisa mencoba beberapa cara menghadapi masa pensiun di bawah ini:
  • Mengakui kenyataan yang ada

Saat masa pensiun, Anda mungkin menyangkal bahwa Anda memang sudah semestinya berada dalam masa pensiun. Penyangkalan ini justru membuat Anda merasakan emosi negatif yang memicu pandangan pesimis terhadap masa pensiun yang dijalani.Jangan menekan emosi yang dirasakan dan akui bahwa Anda memang merasa sedih karena sudah memasuki masa pensiun. Setelahnya, carilah cara yang sehat untuk menghadapi emosi-emosi tersebut.
  • Mencari tujuan hidup yang baru

Masa pensiun tidak berarti bahwa Anda sudah kehilangan tujuan hidup sepenuhnya. Tujuan hidup Anda tidak hanya berkisar di pekerjaan, karenanya jangan jadikan masa pensiun sebagai penghambat Anda dalam menjalani hidup.Anda bisa mencari tujuan hidup lainnya, seperti menjadi sukarelawan, berpergian ke luar negeri, ataupun bahkan sekedar membantu cucu-cucu Anda untuk bisa mengerjakan pekerjaan sekolah dengan baik.
  • Buat pencapaian-pencapaian kecil

Sama seperti sebelum memasuki masa pensiun, Anda juga bisa menerapkan perencanaan tujuan di masa pensiun Anda. Buatlah tujuan-tujuan kecil yang rinci dan realistis, seperti menurunkan berat badan sebanyak tiga kilogram satu bulannya, dan sebagainya.
  • Berolahraga rutin

Saat sedang dalam masa pensiun, Anda justru harus tetap rutin berolahraga untuk menutupi kekurangan aktivitas fisik yang sebelumnya dilakukan saat bekerja. Tidak hanya untuk mejaga kesehatan saja, Anda bahkan bisa membentuk badan ideal Anda!
  • Jadwalkan hari-hari Anda

Masa pensiun bukan berarti Anda tidak memiliki jadwal harian. Masa pensiun justru semestinya dapat digunakan sebagai waktu untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya ingin Anda coba tapi tidak punya waktu untuk dilakukan.Contohnya, di hari Senin, Anda bisa mencoba kelas memasak dan besoknya pergi untuk menjadi sukarelawan atau berkumpul bersama kawan lama.
  • Berkumpul bersama sahabat dan keluarga

Jadikan masa pensiun sebagai momen untuk menjalin hubungan bersama sahabat dan keluarga. Anda bisa berkumpul bersama teman lama ataupun bermain bersama cucu-cucu Anda di rumah.
  • Bersosialisasi dengan orang-orang baru

Selain berkumpul bersama sahabat dan keluarga, tidak ada salahnya menggunakan waktu luang di masa-masa pensiun Anda untuk berkenalan dengan orang baru. Anda bisa mengikuti suatu komunitas tertentu dengan hobi atau ketertarikan yang sama ataupun mengikuti kegiatan sosialisasi tertentu.
  • Menjadi sukarelawan

Menjadi sukarelawan tidak hanya untuk mengisi waktu luang Anda, tetapi juga untuk menambah teman serta menjaga kesehatan fisik dan mental Anda. Menjadi sukarelawan tidak harus mengikuti kegiatan yang menguras fisik, Anda bisa menjadi sukarelawan dalam memasak untuk orang-orang di pinggir jalan sampai menjadi tenaga pengajar sukarela.
  • Cari pekerjaan sampingan

Ingin tetap aktif? Anda tidak perlu serta merta hanya sekedar menjalani hobi Anda, Anda bisa menjadi pekerja paruh waktu ataupun bekerja di rumah, seperti menjadi penulis, pengajar anak-anak, dan sebagainya.Apabila Anda atau anggota keluarga mengalami kesulitan dalam menghadapi masa pensiunnya sampai mengganggu kegiatan sehari-hari, jangan malu untuk mengunjungi psikolog, psikiater, ataupun konselor.Itu dia beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menghadapi masa pensiun. Dengan tips ini Anda bisa menghadapi masa purna bakti dengan lebih positif.
kesehatan lansiakesehatan mental
The National Bureau of Academic Research. https://www.nber.org/papers/w12123
Diakses pada 29 November 2019
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/tips-for-adjusting-to-retirement-4173709
Diakses pada 29 November 2019
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/depression-after-retirement-1067239
Diakses pada 29 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait