4 Tips Menghadapi Musim Hujan 2019 Agar Tidak Gampang Sakit

Musim hujan 2019/20 diperkirakan akan mencapai puncak pada Januari 2020
Musim hujan bisa mengundang banyak penyakit

Pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan. Tetapi secara harfiah, Anda butuh lebih dari sekedar payung ketika musim hujan datang.

Ya, musim hujan 2019 tampaknya baru dimulai kembali dengan turunnya hujan deras belakangan ini. Hal tersebut sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang sebelumnya memperkiraan awal musim hujan 2019 terjadi pada Oktober, sementara puncak musim hujan akan terjadi pada Januari atau Februari 2020 mendatang.

Berbagai penyakit lebih mudah menyerang Anda di musim hujan, misalnya diare, demam berdarah, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, maupun penyakit saluran cerna lain. Agar terhindari dari penyakit ini dan Anda tetap sehat selama musim hujan, terdapat beberapa persiapan yang harus Anda lakukan.

Tips agar tetap sehat saat musim hujan

Untuk memastikan tubuh tetap sehat dan bugar selama musim hujan, hal utama yang harus Anda lakukan adalah memperkuat sistem imun.

Sistem inilah yang memerangi mikroorganisme penyebab penyakit yang masuk ke tubuh Anda. Ketika sistem imun Anda bekerja secara optimal, mereka bisa membunuh parasit, virus, dan bakteri yang rawan memasuki tubuh ketika musim hujan datang.

Pertahanan utama Anda untuk membangun sistem imun yang optimal adalah gaya hidup sehat. Berikut beberapa tips menjalani pola hidup sehat yang dapat Anda terapkan selama musim hujan:

  • Jaga pola makan

Mengonsumsi makanan yang penuh gizi dapat memperkuat daya tahan tubuh sehingga tidak mudah ditembus oleh kuman penyebab penyakit, apalagi di musim hujan. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Anda disarankan makan dengan komposisi yang benar, yakni makanan pokok, lauk-pauk, sayur-sayuran, buah-buahan, dan minum.

Anda juga dapat mengonsumsi probiotik yang mengandung bakteri baik, seperti Lactobacillus, Bifidobacterium, atau Enterococcus demi menyehatkan usus.

Usus yang sehat dapat membuat Anda terhindar dari berbagai penyakit pencernaan, seperti diare maupun flu. Makanan atau minuman yang mengandung probiotik, yakni yogurt, tahu, tempe, dan acar.

  • Tetap aktif dan rutin berolahraga

Beberapa dari Anda mungkin sulit beraktivitas di luar ruangan saat musim hujan. Namun, Anda tetap harus rutin bergerak, termasuk berolahraga.

Bagi Anda yang terbiasa jogging di taman atau lapangan, alihkan kegiatan dengan olahraga di dalam ruangan, seperti treadmill, senam aerobik, dan kardio.

Tetap aktif selama musim hujan terbukti dapat meningkatkan kerja sel darah putih (leukosit). Leukosit inilah yang melindungi tubuh Anda dari penyakit yang berhubungan dengan peradangan di dalam tubuh.

  • Atur waktu tidur

Cuaca dingin di musim hujan mungkin akan membuat Anda ingin tidur sepanjang hari. Tidur memang merupakan waktu yang dibutuhkan tubuh untuk memulihkan seluruh sistem anggota badan, tapi tidur yang berlebihan malah akan membuat Anda bangun dalam kondisi tidak bugar.

Untuk itu, atur waktu tidur Anda sesuai dengan kebutuhan kelompok usia. Rekomendasi waktu tidur per hari untuk remaja usia 14-17 tahun adalah 8-10 jam, usia 18-64 tahun selama 7-9 jam, sedangkan lansia direkomendasikan tidur selama 7-8 jam per hari.

  • Kelola stres

Mengalami stres karena berbagai hal adalah keniscayaan dalam kehidupan manusia. Saat musim hujan, Anda bisa dengan mudah terkena stres, misalnya terlambat ke kantor atau tiba di rumah karena hujan menyebabkan genangan dan macet di mana-mana.

Saat Anda stres, tubuh akan mengalami reaksi fisiologis, seperti gelisah, detak jantung meningkat, dan mudah lelah.

Untuk itu, Anda perlu bejalar cara mengelola stres yang baik, misalnya dengan melakukan metode relaksasi seperti menarik napas panjang, mendengarkan musik, membaca buku, menghirup aromaterapi, atau apa pun yang dapat mengalihkan pikiran Anda dari hal yang menyebabkan stres.

Perlukah suplemen atau multivitamin?

Anda tentu sudah pernah atau bahkan sering melihat iklan yang menyatakan suplemen atau multivitamin tertentu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak rentan tekena penyakit. Benarkah Anda memang perlu minum tambahan vitamin agar tidak cepat sakit di musim hujan ini?

Sejauh ini, tidak ada bukti konkret yang menyatakan suplemen atau multivitamin itu dapat meningkatkan sistem imun sehingga Anda terhindar dari penyakit tertentu.

Beberapa tanaman memang secara alami memiliki sifat antibodi, tapi apakah tanaman tersebut memang memiliki efek menaikkan kerja sistem imun tubuh manusia masih belum bisa disimpulkan oleh para ilmuwan.

Dengan kata lain, konsumsi multivitamin atau suplemen penambah daya tahan tubuh bukanlah kewajiban. Jika Anda menjalani gaya hidup sehat, Anda secara otomatis tidak akan gampang sakit pada musim hujan meski tidak mengonsumsi suplemen atau multivitamin ini.

BMKG. https://www.bmkg.go.id/iklim/prakiraan-musim.bmkg
Diakses pada 16 November 2019

Kementerian Kesehatan RI. https://www.depkes.go.id/article/view/14010016/penyakit-musim-hujan-yang-harus-diwaspadai-dan-langkah-antisipasinya.html
Diakses pada 16 November 2019

Kementerian Kesehatan RI. http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/tips-sehat/20170213/4519689/4-tips-tetap-sehat-musim-hujan/
Diakses pada 16 November 2019

Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-boost-your-immune-system
Diakses pada 16 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed