Biasanya, wanita mengalami kram perut saat dalam masa PMS
Beristirahatlah dengan cukup untuk mengatasi nyeri saat PMS.

Beberapa gejala dapat dirasakan oleh wanita sebelum datangnya menstruasi. Bagi sebagian wanita, gejala ini mungkin tidak dirasa begitu mengganggu, seperti payudara yang melunak.

Namun, pada beberapa wanita, gejala yang dirasakan sebelum menstruasi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini biasanya disebut sebagai premenstrual syndrome (PMS).

[[artikel-terkait]]

3 dari 4 Wanita alami gejala PMS selama masa subur

PMS adalah suatu proses perubahan fisik, emosional, dan perilaku yang diakibatkan oleh adanya proses menstruasi. PMS biasanya muncul pada 1-2 minggu, sebelum datangnya menstruasi dan hilang pada saat menstruasi terjadi.

Diperkirakan, tiga dari empat wanita akan mengalami gejala-gejala PMS pada masa suburnya.

Berikut ini beberapa gejala PMS yang dapat dialami oleh wanita sebelum menstruasi.

  • Gangguan emosi dan perilaku seperti cemas, depresi, menangis, perubahan emosi yang cepat, perubahan suasana hati, perubahan suasana hati, mudah marah, perubahan nafsu makan, ngidam, insomnia, menarik diri dari pergaulan, sulit berkonsentrasi, hingga perubahan gairah seksual
  • Nyeri sendi atau nyeri otot
  • Nyeri kepala
  • Mudah lelah dan gampang lupa
  • Berat badan naik
  • Kembung
  • Kram perut
  • Payudara melunak
  • Munculnya jerawat
  • Konstipasi atau diare

Gejala-gejala PMS sangatlah bervariasi. Namun perlu digarisbawahi, gejala-gejala tersebut tidak muncul semua secara bersamaan. Beberapa wanita dapat merasakan hanya satu gejala PMS saja sebelum menstruasi. Variasi gejalanya dapat berubah seiring bertambahnya usia.

5 kondisi yang memperparah PMS

Meskipun PMS adalah gejala atau gangguan yang mudah terjadi, dokter belum dapat mengetauhi secara pasti penyebabnya hingga saat ini.

Fluktuasi level hormon, perubahan zat kimia di otak (serotonin), dan depresi diduga menjadi tiga faktor penyebab terjadinya PMS. Meskipun belum diketahui penyebab pasti PMS, beberapa kondisi berikut ini bisa memperparahnya.

  • Merokok
  • Stres atau depresi
  • Kurang berolahraga
  • Mengonsumsi terlalu banyak alkohol, garam, gula, atau daging merah
  • Memiliki penyakit lain seperti migrain, asma, dan alergi

Langkah-langkah untuk meringankan gejala PMS

Meskipun tidak dapat diatasi secara sepenuhnya, beberapa cara atau tips berikut di bawah ini, dapat mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan PMS.

  • Berolahraga 30 menit per hari
  • Mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian
  • Makanlah dalam porsi kecil, namun sering untuk mengurangi rasa kembung.
  • Memenuhi kebutuhan asupan kalsium dari makanan seperti produk susu, sayuran hijau, dan ikan salmon
  • Menghindari rokok, garam, kafeina, dan alkohol
  • Cukup istirahat dan tidur
  • Catat emosi dan gejala di dalam jurnal atau buku catatan
  • Mengelola stres dengan melakukan teknik relaksasi, seperti yoga
  • Mengelola stres dengan melakukan teknik relaksasi, seperti yoga
  • Mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti ibuprofen dan paracetamol
  • Minum vitamin dan mineral seperti asam folat, magnesium, vitamin B-6, vitamin E, dan vitamin D

Bila hal di atas telah Anda lakukan, tetapi PMS tetap menghantui, segera hubungi dokter terdekat. Beberapa kondisi penyakit lain dapat menyerupai gejala PMS.

Oleh karena itu, berkonsultasi dengan dokter adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan bahwa gejala yang Anda alami adalah PMS, dan bukan gejala penyakit lainnya.

WebMD. https://www.webmd.com/women/pms/what-is-pms#1
Diakses pada 28 April 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premenstrual-syndrome/diagnosis-treatment/drc-20376787
Diakses pada 28 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed