6 Langkah untuk Membantu Perkembangan Anak Prasekolah

Anda bisa mendukung perkembangan anak melalui permainan yang menyenangkan.
Bermain bisa menjadi aktivitas yang membantu perkembangan anak.

Masa prasekolah merupakan periode emas anak yang membutuhkan perhatian lebih. Tak hanya mebutuhkan tanggung jawab besar, hal tersebut juga menuntut Anda bersikap cerdas dalam mendukung perkembangan anak dan membentuk kepribadiannya.

5 Tips untuk Dukung Perkembangan Anak 

Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan para orangtua untuk membantu perkembangan anak prasekolah.

1. Beri Anak Lingkungan Sehat

Menurut penelitian, anak-anak pada usia 3-5 tahun akan menunjukan kepribadian mereka yang sebenarnya. Oleh karena itu, penting bagi orangtua agar bisa bersikap sensitif dan responsif. Masing-masing anak memiliki keunikan tersendiri.

Oleh karena itu, Anda tak boleh bersikap egois dengan memaksa mereka menjadi apa yang Anda inginkan. Berikan lingkungan yang sehat agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik.

2. Dorong Anak untuk Bermain dan Berlatih Mandiri

Bermain bisa dibilang menjadi salah satu faktor penting untuk membantu perkembangan kepribadian anak. Selain fisik, mental, dan emosional anak juga akan terasah. Dengan mendorong mereka aktif bermain, anak-anak akan mendapatkan banyak hal bermanfaat. Mulai dari mengajari mereka bersosialisasi, bersikap mandiri, menyelesaikan konflik, hingga mengembangkan daya imajinasi mereka.

3. Hindari Pemberian Label

Tips membantu perkembangan anak prasekolah selanjutnya adalah menghindari pemberian label. Seperti yang kita tahu, pada periode emas ini, anak-anak akan jauh lebih sensitif dalam menanggapi berbagai hal. Oleh karena itu, jika Anda ingin anak dapat tumbuh lebih percaya diri hindarilah pemberian label, seperti sebutan gendut, keras kepala, pemalu, dan sebagainya.

4. Berikan Teladan yang Baik

Para orangtua merupakan contoh pertama yang akan ditiru oleh anak-anak. Itulah sebabnya, penting bagi Anda untuk bisa memberikan teladan yang baik. Ajari anak untuk bersikap sopan, ramah kepada siapapun, sabar, dan senantiasa berbagi. Dengan begitu, Anda bisa mendorong perkembangan anak ke arah positif.

5. Biarkan Anak Berkembang Menjadi Diri Sendiri

Seperti yang sudah dibahas pada poin pertama, orangtua tak boleh bersikap egois dan memaksa anak menjadi apa yang mereka inginkan. Biarkan anak berteman dan menikmati dunia dengan caranya sendiri. Selain itu, agar anak menjadi lebih berkembang, Anda bisa mendukung minat yang diinginkannya. Perluas juga pengalaman anak agar bisa mendapatkan lebih banyak wawasan serta pengetahuan.

6. Bersabar dalam Mendampingi Anak

Anda tentunya harus bijak dalam menerapkan cara pengasuhan setiap anak. Misalnya, bila si buah hati sensitif dan pemarah, bersikaplah lebih sabar dan jangan melakukan paksaan. Selain itu, para orangtua juga tak boleh membandingkan keberadaan anak dengan orang lain. Jika melakukannya, Anda bisa membuat mental anak menjadi down.

Ide Aktivitas Menyenangkan untuk Asah Keterampilan Motorik Anak

Anda pun bisa mengasah keterampilan motorik anak dengan melakukan aktivitas sederhana ini. Tahukah Anda, mengajak anak melakukan hal-hal menyenangkan sebagai rutinitas harian, bisa membantu meningkatkan kemampuan motoriknya?

Berikut ini beberapa ide aktivitas menyenangkan yang bisa Anda lakukan bersama Si Kecil.

  • Biarkan anak membantu Anda menyiapkan makan siang atau makan malam
  • Menyelesaikan puzzle bersama-sama
  • Melakukan permainan yang membutuhkan dadu
  • Melukis dengan jari
  • Memasukkan karet gelang ke sisi luar kaleng minuman

PLOS. https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0070915
Diakses pada 7 Februari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/features/preschooler-personality-traits#1
Diakses pada 7 Februari 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/fine-motor-skills#Fine-motor-skills-activities
Diakses pada 22 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed