Tips Mendidik Anak yang Memiliki Bibir Sumbing

01 Agt 2019 | Oleh Nina Hertiwi Putri
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Cara mendidik anak yang memiliki bibir sumbing perlu disesuaikan dengan kondisinya agar ia tetap percaya diri
Cara mendidik anak yang memiliki bibir sumbing, perlu diawali dengan perawatan yang tepat

Mengetahui anak memiliki bibir sumbing bisa dirasa berat oleh orangtua. Namun, hal yang sama juga akan dirasakan oleh anak, ketika ia mulai tumbuh dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam hal ini, cara mendidik anak yang dilakukan oleh orangtua, bisa menjadi penentu sikap anak dalam menghadapi pergaulannya.

Memiliki perbedaan fisik dengan teman sebaya, bisa membuat anak kehilangan rasa percaya diri. Langkah awal yang perlu Anda lakukan sebagai orangtua, tentu dengan mulai memberikan perawatan yang tepat untuk kondisi bibir sumbing Si Kecil.

Perawatan yang tepat harus menjadi bagian dari cara mendidik anak

Anak dengan bibir sumbing, perlu mendapatkan perawatan yang tepat, untuk mengoptimalkan fungsi yang berkaitan dengan rongga mulut. Sebab, bibir sumbing bisa menimbulkan kesulitan bicara dan menelan pada anak.

Perawatan bibir sumbing yang tepat, akan membantu memperbaiki penampilan bibir dan hidung, agar anak bisa lebih percaya diri.

Perawatan bibir sumbing idealnya diawali sejak anak masih bayi. Perawatan akan dimulai dengan operasi untuk menutup celah pada langit-langit mulut maupun bibir, merekonstruksi daerah yang terkena, dan mencegah terjadinya komplikasi.

Setelah operasi dilakukan, barulah orangtua bisa membawa anak untuk mengikuti terapi wicara. Kemudian, terapi wicara akan dilanjutkan dengan perawatan rongga mulut anak. Anak dengan riwayat bibir sumbing, perlu menggunakan kawat gigi, karena susunan giginya cenderung kurang teratur.

Serangkaian perawatan tersebut, membantu anak merasa sama dengan teman-teman sebayanya, dan lebih percaya diri.

Dengan melalui serangkaian perawatan tersebut, anak akan terbantu untuk merasa bahwa dirinya tidak berbeda dengan teman sebayanya. Selain itu, ada juga beberapa cara mendidik anak dengan bibir sumbing yang bisa Anda coba, agar Si Kecil bisa lebih berdamai dengan kondisi fisiknya.

Cara mendidik anak yang memiliki perbedaan fisik

Tergantung dari kondisinya, terkadang ada beberapa prosedur operasi bibir sumbing yang akan meninggalkan bekas cukup jelas di bibir. Hal ini bisa membuat beberapa anak dengan bibir sumbing, merasa memiliki penampilan yang berbeda dengan teman sebayanya.

Jika anak mengalami hal yang sama, Anda bisa coba beberapa cara mendidik anak dengan bibir sumbing di bawah ini, agar buah hati bisa menerima perbedaan fisiknya dengan lapang dada.

1. Perhatikan kata-kata yang Anda ucapkan

Hindari mengutarakan kalimat seperti, “Mama kelihatan jelek kalau pakai baju ini,” atau “Aduh, muka Mama jelek kalau lagi posisi ini,” maupun contoh lain yang menunjukkan Anda tidak percaya diri dengan penampilan diri sendiri.

Anak akan belajar melakukan hal yang sama dan membuatnya semakin sulit menerima perbedaan fisik yang dimilikinya.

2. Jangan bicarakan penampilan orang lain di depan anak

Tidak membahas penampilan orang lain di depan anak, adalah salah satu cara mendidik anak yang efektif, untuk membangun rasa percaya dirinya.

Sebaliknya, jika Anda ingin menjelaskan ciri-ciri orang lain, bicarakanlah tentang sifat baiknya. Selain itu, tonjolkan perilaku baik orang lain sebagai hal yang lebih penting, dibanding membahas tentang penampilannya.

3. Bicarakan tentang stereotype yang ada di televisi dan media sosial

Konten yang ditampilkan di televisi maupun media sosial, membangun sebuah narasi bahwa untuk disebut cantik atau tampan, seseorang perlu memiliki ciri fisik tertentu. Hal ini bisa menimbulkan dampak buruk bagi anak, yang berbeda secara fisik.

Karena itu, bicarakan dengannya mengenai stereotype tersebut. Komunikasikan kepadanya bahwa untuk dianggap cantik atau tampan, ia tidak melulu harus memiliki ciri fisik yang sama dengan orang lain.

4. Ikut bersimpati atas apa yang ia rasakan

Anda perlu mendengarkan dengan baik, mengenai kekhawatiran yang dirasakan anak. Tunjukkan bahwa Anda memahami apa yang dirasakannya, dan komunikasikan bahwa rasa tidak percaya diri yang dirasakan anak, bisa diubah.

5. Beri contoh bahwa Anda nyaman dengan penampilan diri sendiri

Salah satu cara mendidik anak yang tidak percaya diri dengan penampilannya adalah dengan memberikan contoh, bahwa Anda percaya diri dan nyaman dengan penampilan diri sendiri. Jika Anda terlihat tidak nyaman dan resah mengenai penampilan diri sendiri, maka anak akan mengikutinya.

6. Maksimalkan peran ayah

Anak yang mengalami bibir sumbing, terutama anak perempuan, perlu mendapatkan pujian atau positive feedback dari ayahnya. Pujian itu tidak hanya seputar penampilannya yang cantik, tapi juga kelebihan sifat lain yang dimiliki anak.

Anak perempuan juga perlu mendengar ayahnya memberikan apresiasi yang sama untuk istrinya. Bagi sebagian ayah, hal ini mungkin sulit dilakukan. Namun, manfaat yang didapatkan, bisa memberikan dampak yang sangat positif untuk buah hati.

Tidak ada rumus pasti dalam cara mendidik anak dengan bibir sumbing. Namun, langkah-langkah di atas bisa Anda lakukan, sebagai usaha untuk membuat anak semakin berdamai dengan kondisinya. Tentu, kebahagian anak adalah yang utama bagi orangtua.

Referensi

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/cleft-lip-and-palate/treatment/
Diakses pada 31 Juli 2019
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/ways-to-help-young-children-avoid-body-image-issues-4114718
Diakses pada 31 Juli 2019
Child Mind Institute. https://childmind.org/article/how-to-help-your-daughter-have-a-healthy-body-image/
Diakses pada 31 Juli 2019
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cleft-palate/diagnosis-treatment/drc-20370990
Diakses pada 1 Agustus 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top