Sikat Gigi Bayi, Bagaimana Memilih yang Bagus?


Sikat gigi bayi sebaiknya diberikan apabila gigi Si Kecil sudah terlihat tumbuh. Kiat untuk memilih perlengkapan bayi ini adalah dengan menggunakan ukuran kepala sikat yang kecil dan bulu sikat yang lembut agar terhindar dari gusi iritasi dan nyeri.

(0)
10 Apr 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Sikat gigi bayi dimulai saat gigi tampak tumbuhSikat gigi bayi diberikan sejak bayi mulai tampak tumbuh gigi
Sikat gigi bayi bisa digunakan ketika gigi si Kecil mulai tumbuh. Sebelum memilih perlengkapan bayi yang satu ini, informasi seputar kapan waktu yang tepat untuk mulai menyikat gigi bayi pun juga diperlukan.Mengingat, kebersihan mulut si Kecil harus terjaga supaya terhindar dari berbagai kuman dan penyakit. Sebagai langkah awal untuk mewujudkannya, Anda bisa mulai dari mencari sikat gigi yang tepat bagi bayi.

Memulai menyikat gigi bayi

Sikat gigi bayi diberikan saat gigi bayi tampak tumbuh
Sebelum menjawab pertanyaan usia berapa bayi boleh sikat gigi, pada dasarnya, gigi pertama bayi sudah mulai berkembang sejak ia masih berada dalam kandungan.Calon-calon gigi tersebut masih tersembunyi di balik gusi si Kecil sebelum muncul ketika ia beranjak besar. Waktu kemunculan gigi pertama bayi bisa berbeda-beda, ada yang lebih cepat ataupun lebih lambat.Biasanya, gigi bayi mulai tampak pada bayi 6 bulan hingga bayi 10 bulan. Gigi pertama bayi yang muncul biasanya adalah gigi depan bawah (gigi seri tengah bawah). Selanjutnya, pertumbuhan gigi bayi pun akan lengkap pada usia sekitar 3 tahun.Ketika gigi bayi belum tumbuh, Anda dapat menyeka gusinya dengan kain lembut basah untuk menghilangkan kuman.Hal ini mampu mencegah kerusakan gigi si Kecil yang akan muncul. Setelah itu, saat gigi bayi mulai muncul, Anda disarankan membersihkannya dengan sikat gigi lembut yang basah setidaknya dua kali sehari. Ketika bayi telah menginjak usia 2 tahun, Anda dapat memberinya pasta gigi dengan kandungan fluoride sedikit saja, kurang lebih seukuran 1 butir beras. Setelah bayi berusia 3 tahun ke atas, berikan pasta gigi sebesar kacang polong.Riset yang diterbitkan pada Journal of Academy of Medical Sciences of Bosnia and Herzegovina membuktikan, fluoride merupakan zat yang memperkuat gigi dan mencegah gigi berlubang. Bahkan, fluoride mampu menghentikan kerusakan pada gigi yang sudah terjadi.Penelitian ini juga menyatakan, fluoride yang diberikan di dalam enamel gigi permanen pada anak-anak di bawah 6 tahun membuat gigi lebih tahan terhadap bakteri dan asam dari makanan.Kebiasaan menyikat gigi ini sebaiknya ditanamkan sejak dini agar si Kecil sadar betapa pentingnya menjaga kebersihan giginya.Rutinitas menyikat gigi juga harus selalu didampingi orang tua hingga anak berusia 6 tahun supaya ia dapat membersihkan giginya dengan benar. 

Tips memilih sikat gigi bayi

Berbeda dengan sikat gigi dewasa, sikat gigi bayi dirancang untuk gusi bayi yang lebih sensitif
Gigi bayi tentu saja berbeda dari gigi orang dewasa. Gusinya pun lebih sensitif. Oleh karena itu, orang tua harus memilih sikat gigi yang dirancang khusus untuk bayi.Berikut tips memilih sikat gigi yang bagus untuk bayi:

1. Pilih yang ukuran kepala sikatnya kecil

Kepala sikat gigi bayi yang kecil dapat menjangkau seluruh mulut bayi dan mampu membersihkan setiap permukaan gigi, terutama bagian belakang mulut.Apabila kepala sikat gigi terlalu besar, ditakutkan akan melukai mulut bayi dan menyebabkan iritasi. 

2. Pilih yang memiliki pegangan besar

Sikat gigi bayi yang memiliki pegangan kecil biasanya digunakan oleh orang dewasa. Sementara, tangan anak belum sepenuhnya mampu untuk menggenggam pegangan yang kecil.Jadi, pilihlah sikat gigi dengan pegangan besar untuk memudahkan si Kecil menggosok giginya bila ia sudah mampu melakukannya sendiri. 

3. Pilih yang memiliki bulu lembut

Bulu sikat gigi bayi yang lembut dapat mencegah gusi bayi mengalami iritasi dan nyeri. Selain itu, juga akan memberi kelembutan dan kenyamanan ketika giginya disikat.Jika menyikat gigi terasa menyakitkan, malah akan membuat si Kecil tidak mau lagi untuk melakukannya. 

4. Pilih yang berwarna cerah dengan desain lucu

Sikat gigi yang berwarna cerah dan memiliki desain lucu, seperti ada corak tokoh kartun favoritnya, bisa membuat si Kecil tertarik dan menyenanginya.Karena itu, menyikat gigi pun tak terasa menyeramkan bahkan membuatnya merasa senang. 

Tips menyikat gigi bayi

Mulai kebiasaan sikat gigi bayi 2 kali sehari agar gigi tetap sehat
Ikutilah langkah-langkah di bawah ini agar cara menyikat gigi yang dilakukan tepat:
  • Rendam sikat gigi di dalam air hangat terlebih dahulu agar bulu sikat melunak.
  • Pastikan menyikat bagian pertemuan gigi dan gusi lebih intensif.
  • Beri tahu buah hati Anda agar meludahkan buih pasta gigi yang ada di dalam mulutnya.
  • Ingatkan Si Kecil untuk kumur setelah menyikat gigi sebagai bentuk membilas sisa-sisa busa dari pasta gigi.
  • Mulai kebiasaan sikat gigi 2 kali sehari, sebelum tidur dan setelah sarapan.
  • Jangan lupa ganti sikat gigi setiap 3 hingga 4 bulan sekali atau ketika sikat terlihat rusak dan mekar sebelum 3 bulan.
  • Pastikan sikat gigi tidak dipakai orang lain.
  • Simpan sikat gigi di tempat kering dan terbuka. Pastikan posisi penyimpanan sikat gigi bayi dalam keadaan berdiri.

Catatan dari SehatQ

Sikat gigi bayi memang bukan perkara yang mudah. Bisa jadi, ia akan rewel atau bahkan menangis.Namun, untuk menarik minatnya, Anda dapat melakukannya sambil menyanyikan lagu menyikat gigi atau lagu yang sering didengarkan si Kecil.Biarkan ia bermain dengan sikat giginya terlebih dahulu sehingga lama-kelamaan akan menyukainya.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait sikat gigi bayi dan kesehatan gigi bayi, konsultasikan dengan dokter gigi anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik terkait segala keperluan perawatan bayi, termasuk sikat dan pasta gigi untuk bayi.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi & menyusuibayitumbuh gigi pada bayigigi berlubangperlengkapan bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/brushing-baby-teeth
Diakses pada 26 Maret 2020
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/teething-tooth-care/Pages/Babys-First-Tooth-Facts-Parents-Should-Know.aspx
Diakses pada 26 Maret 2020
Dentaly. https://www.dentaly.org/us/oral-hygiene/baby-kids-toothbrush/
Diakses pada 26 Maret 2020
Journal of Academy of Medical Sciences of Bosnia and Herzegovina. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4733546/
Diakses pada 14 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait