logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Tips Memilih Sepatu Anak Agar Mendukung Pertumbuhan Kakinya

open-summary

Memilih sepatu anak harus memerhatikan fungsi, kenyamanan, serta ukuran yang tepat. Meski banyak model sepatu yang keren, Anda perlu memastikan bahwa sepatu pertama anak tidak menghambat pertumbuhan kakinya.


close-summary

5

(12)

27 Mei 2020

| Giasinta Angguni Pranandhita

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Sepatu anak membantu melindungi kaki Si Kecil ketika ia mulai berjalan di luar rumah sekaligus mendukung pertumbuhan kakinya

Pilih sepatu yang nyaman dengan ukuran yang tepat untuk kaki anak

Table of Content

  • Kapan waktu yang tepat untuk memberikan anak sepatu pertamanya?
  • Tips memilih sepatu anak

Melihat kaki-kaki mungil mulai bertumbuh, Anda pun tak sabar ingin membelikan sepatu anak dengan model yang lucu. Beberapa orangtua bahkan terlalu bersemangat untuk memberikan sang anak sepatu pertamanya, yang kadang-kadang lebih cepat dari yang dibutuhkan anak.

Advertisement

Ada yang mulai membelikan alas kaki sejak Si Kecil masih bayi, ada juga yang baru membelikan ketika anak mulai belajar jalan. Memilih sepatu anak tidak bisa dilakukan sembarangan. Bisa saja sepatu pertama Si Kecil justru menghambat pertumbuhan kakinya. 

Kapan waktu yang tepat untuk memberikan anak sepatu pertamanya?

Kaki manusia terdiri atas 26 tulang dan 35 sendi yang disokong oleh ligamen otot. Pada bayi, kakinya juga dipenuhi dengan lemak dan sangat fleksibel. Bayi belum membutuhkan sepatu. Cukup berikan kaos kaki agar ia tetap merasa hangat saat udara dingin. 

Kebanyakan anak mulai berjalan pada usia 8-18 bulan. Saat pertama kali melangkah, telapak kaki balita cenderung datar dan ujung kakinya mengarah ke dalam. Hal ini disebabkan karena kekuatan otot dan ligamen kaki masih berkembang. Telapak kaki datar akan membaik seiring dengan perkembangan tulang kaki anak.

Ketika anak belajar berjalan, ia akan mendapatkan stimulasi sensori pada telapak kakinya saat menyentuh lantai. Itulah mengapa sebaiknya balita yang sedang belajar jalan sebaiknya dibiarkan bertelanjang kaki. 

Dengan bertelanjang kaki, jari-jari kaki mungil balita Anda akan mencengkeram lantai dan membantu melatih kekuatan otot kakinya. Setelah anak mulai terbiasa berjalan sendiri dengan kedua kakinya, Anda mulai dapat memberikannya alas kaki yang sesuai. 

Sepatu anak dibutuhkan terutama untuk melindungi kakinya ketika berjalan di luar rumah. Berikan sepatu yang nyaman dan tidak membuatnya tergelincir karena balita Anda masih butuh latihan untuk dapat berjalan dengan seimbang.

Baca Juga

  • 8 Cerita Dongeng Anak yang Bisa Memberikan Pesan Moral untuk Si Kecil
  • Ini Pentingnya Monitor Target Tumbuh Kembang Anak
  • Anak Terlambat Bicara Bukan Berarti Anak Autis

Tips memilih sepatu anak

Memilih sepatu anak yang terbaik berkaitan dengan ukuran yang tepat, fungsi, serta bentuk yang memberikan kenyamanan. Meski banyak model sepatu anak yang lucu atau keren, namun jangan terjebak memilih sepatu yang mementingkan gaya saja. 

Berikut ini tips memilih alas kaki yang tepat untuk Si Kecil:

1. Lakukan pengukuran dengan tepat

Sepatu anak sebaiknya dibeli dengan mencoba langsung di toko, jangan membeli secara online. Apalagi ukuran kaki anak cepat berubah karena ia sedang dalam masa pertumbuhan. Selalu ukur ulang kaki anak setiap tiga bulan sekali untuk memastikan bahwa sepatunya masih nyaman digunakan.

2. Minta anak berdiri tegak

Saat mencoba sepatu, pastikan anak berdiri tegak. Cek juga apakah jari-jari kakinya melengkung atau dilipat ke dalam karena hal tersebut akan memengaruhi ukuran sepatunya.

3. Gunakan kaus kaki

Bila anak akan mengenakan sepatu bersama dengan kaus kaki, pastikan ia mencoba sepatunya dengan kaus kaki. Hal ini akan membantu dalam menemukan ukuran yang pas dan tidak terlalu sempit.

4. Cek ujung sepatu anak di bagian ibu jari kaki

Saat anak mencoba sepatu, gunakan jempol tangan Anda untuk menekan ujung sepatu. Pastikan jempol kaki Si Kecil tidak menabrak bagian dalam sepatu anak. Ukuran yang terbaik harus menyisakan jarak sekitar 1-1,5 cm antara jari dengan ujung sepatu.

5. Beli dalam ukuran yang pas

Jangan tergoda membeli sepatu anak dalam ukuran yang lebih besar karena berpikir bahwa sepatu tersebut masih bisa digunakan hingga beberapa bulan ke depan. Sepatu yang kebesaran akan membuat anak sulit berjalan. Selain itu, ukuran yang tidak pas dapat membuat anak tersandung dan jatuh. Bila ukuran kaki anak berbeda antara kaki kiri dan kanan, pilih ukuran yang pas untuk kaki yang besar.

6. Cek bagian tumit

Saat mencoba sepatu, minta anak berjalan bolak-balik dan perhatikan bagian tumitnya. Bila terlihat longgar atau selalu merosot ke depan saat anak berjalan, kaki anak akan tergesek dan menyebabkan lecet.

7. Perhatikan bahan sepatu

Cari sepatu anak yang terbuat dari kanvas, kain, atau kulit. Jangan membeli sepatu berbahan karet atau plastik. Pastikan sepatu memiliki pori-pori dan memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Sepatu anak juga harus fleksibel atau dapat ditekuk dengan tangan Anda tanpa membutuhkan banyak usaha.

8. Cermati bagian sol luar sepatu

Pastikan bagian sol luar tidak licin sehingga anak tidak mudah tergelincir. Demikian juga hindari sol dengan lekukan yang dalam yang dapat membuat anak tersangkut di tepi karpet sehingga membuatnya tersandung.

9. Jangan mewariskan sepatu Si Kakak kepada Si Adik

Kecuali jika Anda yakin sepatu tersebut benar-benar jarang digunakan. Sepatu menyesuaikan bentuk kaki pemiliknya dengan cukup cepat. Maka, apabila sepatu tersebut sudah sering digunakan oleh Si Kakak, lebih baik tidak perlu dihibahkan kepada Si Adik karena ukurannya tidak akan pas. 

Memilih sepatu anak bukan perkara model dan harga. Kadang-kadang belum tentu sepatu mahal cocok dengan ukuran kaki anak. Pilih sepatu yang sesuai budget Anda, apalagi ukuran kaki anak berubah dengan cepat.

Advertisement

tumbuh kembang anakkakiperkembangan anak

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved