Memilih sabun bayi perlu hati-hati karena kulit bayi lebih sensitif
Ilustrasi perlengkapan mandi bayi

Sebagai orangtua, Anda pasti ingin memberikan perawatan yang terbaik untuk buah hati Anda, termasuk dalam memilih sabun bayi. Mengetahui kandungan yang aman di dalam sabun bayi dan cara tepat memilihnya, dapat membantu Anda dalam menentukan sabun bayi terbaik bagi Si Kecil.

Pasalnya, sabun bayi yang digunakan tak hanya berperan dalam menjaga kebersihan bayi Anda, tapi juga dapat berpengaruh pada kesehatan mereka. Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi Anda untuk memahami apa saja zat yang terkandung di dalam sabun bayi.

Apa saja kandungan di dalam sabun bayi?

Sabun bayi pada umumnya terbuat dari komposisi minyak esensial, wewangian, dan beberapa bahan alami lainnya yang dapat membersihkan kulit bayi dengan lembut.

Berikut ini adalah beberapa kandungan yang umumnya terdapat di dalam sabun bayi:

  • Berbagai minyak, seperti minyak kelapa, minyak jojoba, minyak almond manis, atau minyak rosemary
  • Pengawet, seperti BHT atau tetrasodium EDTA
  • Sodium hidroksida, sodium glukonat, sodium palmate
  • Bahan alami, seperti shea butter, ekstrak biji okra, hingga lidah buaya.

Tips memilih sabun bayi

Untuk memilih sabun bayi yang tepat untuk Si Kecil, Anda perlu memahami kandungan-kandungan yang aman dan yang sebaiknya dihindari dalam sabun bayi.

Kandungan sabun bayi yang terbilang aman digunakan untuk Si Kecil, di antaranya adalah minyak zaitun, minyak biji jojoba, minyak almond manis, bunga chamomile, madu, ekstrak minyak rosemary, cocoa butter, gliserin, dan air.

Selain itu, pilihlah sabun bayi yang bebas Sodium Laurel Sulfate (SLS). Zat ini merupakan bahan kimia keras yang umumnya digunakan sebagai bahan pembuat busa dalam sabun.

Menurut penelitian, SLS dapat merusak sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mengakibatkan pemisahan lapisan kulit dan peradangan pada kulit. Hal ini tentunya berbahaya bagi bayi karena kulit mereka yang lebih sensitif ketimbang orang dewasa.

Tak hanya bebas SLS, sabun bayi yang dianjurkan untuk memilih sabun hypoallergenic. Hal ini dilakukan guna mencegah alergi yang mungkin terjadi. Selain itu, bayi masih sangat rentan terhadap alergi sehingga Anda perlu berhati-hati. 

Adapun kandungan yang yang berbahaya dan sebaiknya Anda hindari, di antaranya:.

1. DEA (Diethanolamine), MEA (Monoethanolamine), TEA (Triethanolamine)

Bahan-bahan kimia ini termasuk ke dalam bahan yang dapat mengganggu hormon dan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, serta dikaitkan dengan kanker. Sayangnya, bahan-bahan ini sering ditemukan dalam berbagai produk sabun dan sampo bayi.

2. Triclosan dan triclocarban

Meski kerap digunakan dalam sabun antibakteri, penggunaan bahan kimia ini pada sabun bayi dapat berbahaya.

Pasalnya, kedua bahan ini dapat mendorong resistensi bakteri terhadap antibiotik dan terkait dengan masalah kesehatan, seperti toksisitas inhalasi dan masalah hati.

3. Phthalates dan paraben

Phthalates dan paraben kerap digunakan sebagai pengawet di dalam kosmetik dan perawatan kulit, termasuk sabun bayi. Keduanya termasuk berbahaya karena paraben terutama dapat meniru estrogen yang dapat mengganggu sistem hormon.

4. Reinyl palmitate

Bahan ini terdiri dari retinol dan asam palmitat yang dapat bertindak sebagai racun pada reproduksi manusia, serta terkait dengan perubahan tingkat biokimia dan sel dalam tubuh.

5. Bahan pewangi atau parfum

Meski sabun dengan wangi yang menyegarkan dapat membuat Si Kecil harum, sabun bayi dengan bahan pewangi tidak disarankan. Hal ini terkait dengan alergi dan iritasi pada kulit, mata, serta paru-paru. Tak hanya itu, bahan ini juga ada kaitannya dengan toksisitas sistem organ tubuh Si Kecil.

Selain itu, bayi yang menderita eksim disarankan untuk menghindari segala jenis produk yang mengandung pewangi karena dapat mengiritasi kulit.

6. Polietilen glikol dan propilen glikol

Kandungan polietilen glikol pada sabun bayi sebaiknya Anda hindari karena dapat menghilangkan minyak pelindung dari rambut dan kulit anak. Hal ini dapat membuat Si Kecil lebih rentan terhadap racun.

Sementara itu, propilen glikol erat kaitannya dengan berbagai masalah kesehatan, seperti kelainan ginjal, hati, dan otak.

7. DMDM Hydantoin

Bahan ini dikenal sebagai turunan dari formaldehida yang erat kaitannya dengan kondisi sakit telinga, sakit kepala, nyeri dada, pusing, dan kelelahan kronis. Itulah sebabnya kandungan ini sebaiknya dihindari dari sabun bayi Si Kecil.

Selain beberapa bahan di atas, beberapa bahan kimia lainnya, seperti sodium benzoate, sodium laktat, dan cocamidopropyl betaine, juga sebaiknya dihindari.

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum membeli sabun bayi

Tak hanya menggunakan bahan yang disarankan dan menghindari bahan yang dianggap tidak aman, ada beberapa hal lain yang juga sebaiknya Anda pertimbangkan saat memilih sabun bayi.

Perhatikan kondisi kulit bayi Anda sebelum membelinya. Pasalnya, sebagian bayi terlahir dengan kulit sensitif. Bayi dengan tipe kulit seperti ini disarankan untuk menggunakan sabun yang kaya akan bahan-bahan alami.

Apabila bayi Anda menderita eksim, mereka perlu mendapatkan penanganan yang berbeda sesuai dengan anjuran dokter. Memahami kondisi kulit Si Kecil dapat membantu Anda memastikan mereka tumbuh dengan kulit yang sehat.

Selain itu, perhatikan juga kadar PH yang terkandung di dalam sabun bati. Pasalnya, beberapa minggu setelah bayi dilahirkan, permukaan kulitnya akan berubah dari pH netral menjadi agak asam.

Lapisan asam ini berfungsi sebagai penghalang untuk melindungi kulit bayi. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memilih produk dengan pH netral yang mendekati tingkat pH kulit Si Kecil dan tidak merusak lapisan tersebut.

Mulai sekarang sebelum Anda membeli sabun bayi, pastikan Anda memerhatikan beberapa hal di atas guna menjaga kesehatan kulit Si Kecil.

Babycenter
https://www.babycentre.co.uk/a25011409/choosing-baby-skincare-products#section2
Diakses 29 April

K3bsa
http://www.k3bsa.org/factors-to-consider-when-choosing-baby-soap/]
Diakses 29 April

Apt parenting
https://aptparenting.com/tips-to-choose-safe-baby-soap
Diakses 29 April

Detergents and soaps
http://www.detergentsandsoaps.com/baby-soap.html
Diakses 29 April

Artikel Terkait