Tips Memilih Pembalut yang Aman agar Tidak Iritasi Saat Dipakai

(0)
Pilih pembalut yang aman agar Miss V tidak iritasi
Menstruasi adalah siklus alami yang biasa dialami oleh kaum hawa setiap bulan. Ketika menstruasi, Anda akan membutuhkan pembalut guna menampung darah yang keluar.Namun perlu diingat, jangan sembarangan dalam memilih pembalut. Salah dalam memilih pembalut dapat berakibat fatal untuk kesehatan organ reproduksi Anda. Lalu, bagaimana memilih pembalut yang aman dan nyaman digunakan?

Ketahui tips memilih pembalut yang aman ini

Pembalut adalah benda penyerap haid yang paling umum diketahui banyak orang. Pembalut seringkali menjadi andalan bagi para perempuan yang sedang menstruasi.Benda berbentuk persegi panjang ini tergolong murah, mudah ditemukan, dan berisi material-material yang dapat menyerap darah haid.Ada berbagai jenis pembalut yang beredar di pasaran. Agar aman dan nyaman saat digunakan, pilihlah pembalut wanita yang dapat memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Sesuaikan dengan kebutuhan

Langkah pertama dalam menentukan pembalut wanita yang aman adalah sesuaikan dengan kebutuhan dan volume darah haid Anda yang keluar.Siklus menstruasi pada setiap perempuan cenderung bervariasi. Sebagian perempuan mungkin ada yang mengalami siklus haid panjang, sementara lainnya tergolong pendek. Ada pula yang memiliki volume darah haid banyak maupun darah haid sedikit.

2. Jenis pembalut

Jenis pembalut yang umum digunakan adalah pembalut sekali pakai dan pembalut kain. Kedua jenis pembalut tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.Pembalut sekali pakai dikenal karena kepraktisannya. Sesuai namanya, setelah dipakai, Anda bisa langsung membuangnya. Meski demikian, pembalut sekali pakai diproduksi melalui berbagai proses kimiawi.Menggunakan pembalut sekali pakai tak menutup kemungkinan dapat membuat beberapa wanita mungkin rentan mengalami iritasi akibat paparan bahan kimia.Di sisi lain, pembalut kain dapat dipakai berulang kali setelah hanya sekali mengeluarkan uang untuk membelinya.Akan tetapi, pada beberapa wanita penggunaan pembalut kain mungkin dapat merepotkan. Pasalnya, selepas pemakaian, Anda harus mencuci pembalut agar dapat digunakan kembali.Sama seperti pembalut sekali pakai, pembalut kain ada yang dilengkapi dengan “sayap” dan tidak. Pembalut kain hadir dengan ukuran dan daya serap yang berbeda. Umumnya, pembalut kain tidak menyebabkan iritasi atau alergi karena diproduksi dari material katun.Oleh sebab itu, pertimbangkan kelebihan dan kekurangan jenis pembalut sebelum membeli. Setelah itu, Anda dapat menentukan jenis pembalut yang paling aman dan nyaman untuk digunakan.

3. Daya serap pembalut

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa siklus menstruasi yang dialami oleh setiap perempuan tentu berbeda-beda. Seberapa banyak darah yang biasa Anda keluarkan juga perlu menjadi pertimbangan saat memilih pembalut yang aman.Pilihlah pembalut dengan daya serap yang baik dan sesuai dengan banyaknya darah yang biasa keluar saat Anda menstruasi.Anda mungkin dapat menggunakan pembalut dengan daya serap tinggi atau ketebalan maksimal pada hari saat darah yang keluar cukup deras. Sementara, saat darah sudah mulai sedikit, Anda bisa menggunakan pembalut tipis dengan daya serap lebih ringan.

4. Bentuk pembalut

Tips memilih pembalut yang aman selanjutnya adalah pilihlah bentuk pembalut sesuai dengan kebutuhan.Beberapa orang mungkin merasa lebih aman saat menggunakan pembalut berukuran sangat panjang. Sementara, sebagian orang lainnya lebih memilih menggunakan pembalut berukuran standar.Beberapa perempuan pun ada yang lebih nyaman saat menggunakan pembalut dengan “sayap”, sedangkan yang lainnya mungkin tidak.Hal tersebut merupakan preferensi pribadi, tetapi yang terpenting pertimbangkan daya serapnya agar semua darah haid yang keluar dapat tertampung sepenuhnya dan tidak bocor.Demi keamanan, Anda dapat mengganti pembalut lebih sering apabila khawatir darah yang mengalir berisiko bocor atau tidak dapat terserap sepenuhnya.

5. Pembalut tanpa aroma wewangian

Kini, beberapa jenis pembalut yang dijual di pasaran ada yang ditambah dengan aroma wewangian.Namun, sebaiknya pilih pembalut yang tidak mengandung aroma pengharum guna menjaga kesehatan vagina. Pembalut yang mengandung aroma wewangian tidak aman bagi organ reproduksi.Menurut seorang dokter kandungan asal Amerika Serikat, Mary Jane Minkin, M.D., zat pewangi di dalam pembalut wanita merupakan alergen yang dapat mengiritasi area vagina yang sensitif dengan mudah.Hal tersebut dapat memicu berbagai penyebab, mulai dari gatal, ruam, peradangan, hingga bengkak pada vagina. Jika aroma wewangian menimbulkan reaksi yang buruk pada keseimbangan bakteri baik di vagina maka dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri dan jamur.Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah membuat acuan dalam memilih pembalut yang aman. Berdasarkan SNI 16-6363-2000, persyaratan untuk pembalut yang aman untuk wanita, meliputi:
  • Pembalut terbuat dari bahan kapas serap, kertas serap, katun serap rayon, katun olahan, karboksimetilselulosa, pulpa jonjot, dan kasa.
  • Pembalut wanita diproduksi dengan bersih, tidak mengandung kotoran dan zat asing, tidak menyebabkan iritasi atau efek yang membahayakan lainnya, tidak menyebabkan serabut lepas pada waktu digunakan, serta tidak berbau dan lembut.
  • Pembalut wanita harus berwarna putih, kecuali sebagai tanda atau identitas pada sisi yang tidak bersentuhan dengan tubuh.
  • Pembalut memiliki tingkat keasaman atau kebasaan yang netral terhadap fenolftalein dan jingga metil, tidak berfluoresensi kuat atau tidak ada fluoresensi yang menunjukkan adanya kontaminasi pada sisi yang bersentuhan dengan tubuh.
  • Pembalut memiliki daya serap tidak kurang dari 10 kali berat pembalut.
  • Pembalut tidak mudah bocor dan tidak mudah robek.

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti pembalut?

Waktu tepat untuk mengganti pembalut adalah saat pembalut yang Anda gunakan sudah tidak mampu lagi menampung darah. Jika Anda tak kunjung menggantinya dengan pembalut yang baru, kebocoran bisa saja terjadi.Mengganti pembalut sebenarnya tergantung dari seberapa banyak volume darah haid yang keluar. Namun, secara umum, Anda disarankan mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali. Hal tersebut juga berlaku saat volume darah haid yang keluar tidak terlalu banyak.Perlu diingat, penting bagi Anda untuk mengganti pembalut secara teratur walaupun darah haid yang keluar tidak terlalu banyak. Selain mencegah kebocoran, hal tersebut juga bertujuan untuk menghindari bau bakteri yang berasal dari darah haid.

Bagaimana cara membersihkan pembalut yang sudah penuh?

Sesaat setelah mengganti pembalut, jangan lupa untuk mencuci pembalut yang telah penuh hingga tidak ada lagi darah di dalamnya.Jika Anda tidak bisa mencucinya, bungkuslah pembalut bekas pakai menggunakan kantong plastik atau tisu toilet terlebih dahulu sebelum membuangnya ke tempat sampah.Sebaiknya, jangan membuang pembalut bekas pakai ke dalam toilet. Pasalnya, ukuran pembalut yang cukup besar dapat membuat toilet menjadi tersumbat.

Catatan dari SehatQ

Tips memilih pembalut yang aman sebaiknya harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda sebagai penggunanya. Jika Anda masih merasa bingung atau kesulitan dalam memilih produk pembalut yang aman untuk digunakan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.Dokter akan merekomendasikan jenis pembalut yang aman dan tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
kesehatan organ intimkesehatan wanitahidup sehat
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/choosing-tampons-and-pads-3520910
Diakses pada 8 Desember 2019
Center for Young’s Women Health. https://youngwomenshealth.org/2013/03/28/period-products/
Diakses pada 8 Desember 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/pads-tampons.html
Diakses pada 8 Desember 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/teens/changing-pads.html
Diakses pada 8 Desember 2019
Women’s Health. https://www.womenshealthmag.com/health/a19914805/scented-tampons-and-pads/
Diakses pada 8 Desember 2019
Badan Standardisasi Nasional. https://bsn.go.id/main/berita/detail/6396/bsn-kaji-ulang-sni-pembalut-wanita
Diakses pada 8 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait