Ini Cara Menggunakan Pelembap Wajah untuk Pria yang Benar agar Manfaatnya Terasa


Menggunakan krim pelambap wajah pria tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda menggunakan produk skincare untuk pria yang satu ini.

0,0
03 Oct 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cara menggunakan pelembap wajah priaCara menggunakan pelembap wajah pria harus diperhatikan agar manfaatnya terasa
Produk-produk kecantikan kini tidak lagi identik dengan wanita. Para pria pun sudah semakin sadar pentingnya merawat diri dengan bermacam-macam jenis perawatan kulit, salah satunya adalah dengan menggunakan pelembap wajah pria.Pelembap wajah untuk pria bertujuan melindungi kulit dan membuatnya tetap terhidrasi dengan baik karena kulit Anda juga butuh ‘minum’. Sekalipun kulit Anda bukan berjenis kulit kering, para dokter spesialis kulit alias dermatologis merekomendasikan pelembab digunakan setiap hari.Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui cara memilih pelembab wajah untuk pria yang tepat di tengah banyaknya produk yang ada di pasaran. Tujuan memilih pelembap ini tentu agar kulit tetap sehat sekaligus meminimalisir terjadinya iritasi.

Cara menggunakan pelembap wajah untuk pria yang benar

Perlu diingat bahwa Anda tidak perlu membeli pelembap yang berlabel ‘khusus pria’ karena pada dasarnya kandungan produk tersebut bersifat uniseks.Ya, memang sejatinya tidak ada perbedaan signifikan antara produk pelembap wajah pria maupun wanita. Jadi, alih-alih memikirkan apa bedanya pelembap pria dan wanita, yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana cara menggunakan produk skincare untuk pria yang satu ini, yaitu:

1. Kenali jenis kulit Anda

Ini adalah langkah pertama yang harus Anda lakukan. Beda jenis kulit, beda pula jenis pelembap wajah pria yang cocok untuk wajah Anda. Berikut pembagiannya:
  • Kulit kering, dapat menggunakan pelembab berbahan dasar minyak (bentuk lebih kental seperti krim).

  • Kulit berminyak, dapat menggunakan pelembab wajah pria berbahan dasar air (bentuk lebih encer seperti losion).

  • Kulit dewasa, dapat menggunakan pelembab wajah pria berbahan dasar minyak agar kulit lembab lebih lama.

  • Kulit sensitif, dapat menggunakan pelembab yang berlabel hypoallergenic karena lebih tidak rentan membuat kulit iritasi.

  • Kulit normal atau kombinasi, dapat menggunakan pelembab berbahan dasar air yang terasa lebih ringan di kulit.
Kulit pria biasanya lebih tebal dan berminyak dibanding kulit wanita karena pengaruh hormon testosteron. Tidak heran bila produk pelembap wajah untuk pria biasanya lebih banyak yang dibuat untuk mengurangi kadar minyak pada wajah.Jika Anda tidak yakin dengan jenis kulit wajah Anda, gunakan tes sederhana dengan menggunakan kertas minyak khusus wajah yang dijual bebas. Usapkan pada wajah dan lihat hasilnya. Jika terdapat area hitam yang lebar pada kertas minyak, maka Anda memiliki kulit berminyak.

2. Apakah kulit Anda bermasalah?

Setelah mengenali jenis kulit, Anda juga wajib mengenali masalah pada wajah, misalnya ada atau tidaknya jerawat, eksim, gatal, kulit pecah-pecah, dan sebagainya.Jika kulit Anda berjerawat, pilih pelembab wajah pria yang tidak menyumbat pori-pori. Sedangkan bila Anda menderita eksim, maka cara menggunakan pelembap wajah pria adalah dengan memilih pelembap yang mengandung petrolatum.

3. Pilih pelembap yang mengandung tabir surya

Apa pun jenis kulit Anda, pastikan pelembap wajah pria yang dipilih juga mengandung tabir surya. Hal ini juga berlaku sekalipun Anda jarang berada di luar ruangan.Para dermatologis menyarankan pelembap yang mengandung minimal SPF 30 agar dapat melindungi Anda dari sengatan sinar ultraviolet.

4. Pilih pelembap yang mengandung antioksidan

cara menggunakan pelembap wajah pria
Gunakan pelembap wajah pria yang mengandung antioksidan
Tidak jarang pelembap yang beredar di pasaran mengandung bahan-bahan alami yang mengandung antioksidan, misalnya teh hijau, chamomile, buah delima, atau akar licorice.Antioksidan dalam pelembab wajah pria dapat membantu Anda menangkal radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan.

5. Hindari pewarna dan pewangi

Semakin sedikit bahan yang digunakan dalam pelembap wajah pria, semakin baik produk tersebut. Setidaknya, Anda tidak disarankan untuk memilih produk yang mengandung pewarna dan pewangi yang berpotensi membuat kulit wajah iritasi.Perhatikan juga apakah produk tersebut mengandung antibakteri. Pasalnya, zat ini kadang kala justru merusak kelembaban alami kulit sehingga tidak cocok dikenakan oleh kulit sensitif.Untuk memaksimalkan fungsinya, cara menggunakan pelembap wajah pria dilakukan sesaat setelah Anda mencuci muka karena pelembap bekerja dengan mengunci kelembapan pada kulit.Jika kulit Anda tidak terlalu kering, Anda cukup memakai pelembap pada pagi hari sebelum beraktivitas dan tidak perlu melakukannya pada malam hari sebelum tidur.

6. Oleskan pelembap secara merata

Cara menggunakan pelembap wajah pria yang benar selanjutnya adalah, pastikan untuk mengoleskan pelembap secara merata ke seluruh area kulit wajah Anda.Pertama-tama, buat 'bintik'bintik' dari krim pelembap ke dagu, pipi, hidung, dan kening. Setelah itu, oleskan menggunakan jari dengan gerakan memutar dari bagian bawah ke bagian atas wajah.Jangan mengoleskan krim dari arah sebaliknya. Pasalnya, cara ini bisa membuat residu pelembap menumpuk di jalur rambut. Alhasil, pori-pori akan tersumbat dan memicu kemunculan komedo maupun jerawat.

7. Aplikasikan pelembap ke area leher

Jangan lupakan juga untuk mengoleskan pelembap wajah ke area leher. Kulit leher merupakan 'perpanjangan' dari kulit wajah sehingga juga harus senantiasa dijaga kelembapannya. Sama seperti wajah, oleskan krim pelembap ke leher secara merata dan jangan terlalu sedikit atau banyak. 

8. Gunakan pelembap setiap habis mandi

Waktu terbaik untuk mengoleskan krim pelembap wajah pria adalah sesaat setelah mandi. Jangan tunggu lebih dari satu menit karena kulit wajah akan mulai mengering.Cukup keringkan kulit wajah dan leher dengan handuk, kemudian segera oleskan krim pelembap wajah secara merata. Cara menggunakan krim pelembap wajah pria yang satu ini dianjurkan agar kelembapan kulit tetap terjaga dan kulit terhindar dari risiko kekeringan dan pecah-pecah. 

Apakah ada pelembab wajah pria yang alami?

Meski produk pelembab wajah untuk pria sudah banyak beredar di pasaran, Anda tetap bisa memilih cara alami untuk melembabkan wajah. Berikut beberapa bahan-bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk melembabkan kulit:
  • Minyak bunga matahari dan minyak kelapa: tidak semua minyak alami dapat melembabkan kulit, termasuk minyak zaitun. Namun, minyak bunga matahari dan minyak kelapa terbukti ampuh merehidrasi kulit yang kering.

  • Oatmeal: mengandung antioksidan dan antiperadangan yang baik dijadikan pelembab wajah pria yang alami.

  • Madu: dapat diaplikasikan langsung ke kulit wajah, namun pastikan madu yang Anda gunakan adalah madu asli alami.

  • Petroleum jelly (mineral oil): dipercaya dapat menjadi pelembab wajah pria yang alami sekaligus mengurangi garis-garis halus tanda penuaan.

  • Lidah buaya: lendir lidah buaya dapat Anda oleskan langsung pada wajah sebelum tidur malam, kemudian bersihkan pada pagi harinya.
Apa pun cara yang Anda pilih, pastikan pelembab wajah pria yang Anda pilih cocok untuk wajah. Anda mungkin harus berganti produk beberapa kali hingga menemukan bahan atau produk yang cocok bagi wajah Anda.Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara menggunakan krim pelembap wajah pria yang benar, Anda bisa bertanya dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play
kulit sehatperawatan wajahkesehatan pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/cosmetic-safety/healthy-facial-moisturizers
Diakses pada 2 Oktober 2019
WebMD. https://www.webmd.com/beauty/features/moisturizers
Diakses pada 2 Oktober 2019
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/skin-hair-nails/skin-care/dry-skin
Diakses pada 2 Oktober 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319555.php
Diakses pada 2 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait