Jangan sampai salah memilih pelembab wajah pria dari berbagai produk yang ada di pasaran
Jangan sampai salah pilih pelembab wajah pria

Produk-produk kecantikan kini tidak lagi identik dengan wanita. Para pria pun sudah semakin sadar pentingnya merawat diri dengan bermacam-macam jenis perawatan kulit, salah satunya adalah dengan menggunakan pelembab wajah pria.

Pelembab wajah untuk pria bertujuan melindungi kulit dan membuatnya tetap terhidrasi dengan baik karena kulit Anda juga butuh ‘minum’. Sekalipun kulit Anda bukan berjenis kulit kering, para dokter spesialis kulit alias dermatologis merekomendasikan pelembab digunakan setiap hari.

Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui cara memilih pelembab wajah untuk pria yang tepat di tengah banyaknya produk yang ada di pasaran. Tujuan memilih pelembab ini tentu agar kulit tetap sehat sekaligus meminimalisir terjadinya iritasi.

Tips memilih pelembab wajah untuk pria

Sebelum memilih pelembab wajah untuk pria yang terdapat di pasaran, Anda dapat mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Perlu diingat bahwa Anda tidak perlu membeli pelembab yang berlabel ‘khusus pria’ karena pada dasarnya kandungan produk tersebut bersifat uniseks.

Berikut beberapa tips yang disarankan oleh para dermatologis agar Anda tidak salah memilih pelembab:

1. Kenali jenis kulit Anda

Ini adalah langkah pertama yang harus Anda lakukan. Beda jenis kulit, beda pula jenis pelembab yang cocok untuk wajah Anda, berikut pembagiannya:

  • Kulit kering, dapat menggunakan pelembab berbahan dasar minyak (bentuk lebih kental seperti krim).

  • Kulit berminyak, dapat menggunakan pelembab wajah pria berbahan dasar air (bentuk lebih encer seperti losion).

  • Kulit dewasa, dapat menggunakan pelembab wajah pria berbahan dasar minyak agar kulit lembab lebih lama.

  • Kulit sensitif, dapat menggunakan pelembab yang berlabel hypoallergenic karena lebih tidak rentan membuat kulit iritasi.

  • Kulit normal atau kombinasi, dapat menggunakan pelembab berbahan dasar air yang terasa lebih ringan di kulit.

Kulit pria biasanya lebih tebal dan berminyak dibanding kulit wanita karena pengaruh hormon testosterone. Tidak heran bila produk pelembab wajah untuk pria biasanya lebih banyak yang dibuat untuk mengurangi kadar minyak pada wajah.

Jika Anda tidak yakin dengan jenis kulit wajah Anda, gunakan tes sederhana dengan menggunakan kertas minyak khusus wajah yang dijual bebas. Usapkan pada wajah dan lihat hasilnya. Jika terdapat area hitam yang lebar pada kertas minyak, maka Anda memiliki kulit berminyak.

2. Apakah kulit Anda bermasalah?

Setelah mengenali jenis kulit, Anda juga wajib mengenali masalah pada wajah, misalnya ada atau tidaknya jerawat, eksim, gatal, kulit pecah-pecah, dan sebagainya. Jika kulit Anda berjerawat, pilih pelembab wajah pria yang tidak menyumbat pori-pori. Sedangkan bila Anda menderita eksim, pilih pelembab yang mengandung petrolatum.

3. Pilih pelembab yang mengandung tabir surya

Apa pun jenis kulit Anda, pastikan pelembab wajah pria yang Anda pilih juga mengandung tabir surya, sekalipun Anda jarang berada di luar ruangan. Para dermatologis menyarankan pelembab yang mengandung minimal SPF 30 agar dapat melindungi Anda dari sengatan sinar ultraviolet.

4. Pilih pelembab yang mengandung antioksidan

Tidak jarang pelembab yang beredar di pasaran mengandung bahan-bahan alami yang mengandung antioksidan, misalnya teh hijau, chamomile, buah delima, atau akar licorice. Antioksidan dalam pelembab wajah pria dapat membantu Anda menangkal radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan.

5. Hindari pewarna dan pewangi

Semakin sedikit bahan yang digunakan dalam pelembab wajah pria, semakin baik produk tersebut. Setidaknya, Anda tidak disarankan untuk memilih produk yang mengandung pewarna dan pewangi yang berpotensi membuat kulit wajah iritasi.

Perhatikan juga apakah produk tersebut mengandung antibakteri. Pasalnya, zat ini kadang kala justru merusak kelembaban alami kulit sehingga tidak cocok dikenakan oleh kulit sensitif.

Untuk memaksimalkan fungsinya, oleskan pelembab sesaat setelah Anda mencuci muka karena pelembab bekerja dengan mengunci kelembaban pada kulit. Jika kulit Anda tidak terlalu kering, Anda cukup memakai pelembab pada pagi hari sebelum beraktivitas dan tidak perlu melakukannya pada malam hari sebelum tidur.

Apakah ada pelembab wajah pria yang alami?

Meski produk pelembab wajah untuk pria sudah banyak beredar di pasaran, Anda tetap bisa memilih cara alami untuk melembabkan wajah. Berikut beberapa bahan-bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk melembabkan kulit:

  • Minyak bunga matahari dan minyak kelapa: tidak semua minyak alami dapat melembabkan kulit, termasuk minyak zaitun. Namun, minyak bunga matahari dan minyak kelapa terbukti ampuh merehidrasi kulit yang kering.

  • Oatmeal: mengandung antioksidan dan antiperadangan yang baik dijadikan pelembab wajah pria yang alami.

  • Madu: dapat diaplikasikan langsung ke kulit wajah, namun pastikan madu yang Anda gunakan adalah madu asli alami.

  • Petroleum jelly (mineral oil): dipercaya dapat menjadi pelembab wajah pria yang alami sekaligus mengurangi garis-garis halus tanda penuaan.

  • Lidah buaya: lendir lidah buaya dapat Anda oleskan langsung pada wajah sebelum tidur malam, kemudian bersihkan pada pagi harinya.

Apa pun cara yang Anda pilih, pastikan pelembab wajah pria yang Anda pilih cocok untuk wajah. Anda mungkin harus berganti produk beberapa kali hingga menemukan bahan atau produk yang cocok bagi wajah Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/health/cosmetic-safety/healthy-facial-moisturizers
Diakses pada 2 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/beauty/features/moisturizers
Diakses pada 2 Oktober 2019

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/skin-hair-nails/skin-care/dry-skin
Diakses pada 2 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319555.php
Diakses pada 2 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed