Freezer ASI, Ini Jenis dan Cara Penyimpanan yang Tepat


Freezer ASI mampu memperpanjang daya tahan air susu hingga 12 bulan. Cara menyimpan ASI di freezer akan lebih baik jika tidak meletakkannya di posisi dekat pintu karena suhu cenderung tidak stabil sehingga memengaruhi kualitas ASI.

(0)
15 May 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Freezer ASI dengan tipe upright freezer memiliki rak di dalamnyaFreezer ASI jenis upright freezer memudahkan penyimpanan karena terdapat rak di dalamnya
Freezer ASI bisa dikatakan sebagai salah satu tempat paling aman untuk menyimpan air susu ibu perah (ASIP).Setelah menggunakan alat memerah ASI, seperti pompa ASI elektrik, ada banyak hal yang harus Anda perhatikan.Cara penyimpanan maupun durasi ASIP berada di freezer perlu diketahui agar tetap aman dan bernutrisi saat diberikan kepada bayi.Freezer ASI adalah salah satu perlengkapan bayi dengan kotak pendingin beku yang memiliki suhu -4 hingga -20 derajat celcius. ASI yang disimpan di freezer kemungkinan kecil terpapar bakteri, asalkan pemerahan ASI juga berlangsung secara higienis.

Berapa lama ASI dapat disimpan di freezer ASI?

ASIP yang disimpan di dalam freezer ASI bertahan hingga 12 bulan
Apabila disimpan di freezer ASI, daya tahan ASI berkisar selama 2 minggu hingga 12 bulan, tergantung posisi Anda menyimpan ASI perah tersebut.Ikatan Dokter Anak Indonesia menekankan masa penyimpanan ASI juga dapat didasarkan atas jenis freezer yang Anda gunakan, yaitu:
  • Freezer pada kulkas 1 pintu: 2 minggu.
  • Freezer pada kulkas 2 pintu: 3-6 bulan.
  • Freezer khusus ASI: 6-12 bulan.
Meskipun demikian, kandungan nutrisi yang terdapat pada ASI perah beku ini mungkin mengalami perubahan kualitas, terutama setelah 3 bulan penyimpanan.Kandungan lemak, protein, dan kalori pada ASI beku mungkin berkurang bila dibanding ASI segar.Rasanya juga akan sedikit lebih asam daripada ASI perah segar karena aktivitas enzim lipase yang terdapat membuat kandungan asam lemak bebas di dalam ASIP meningkat.

Apa saja bentuk freezer ASI?

Freezer upright merupakan jenis freezer ASI yang dilengkapi dengan rak di dalamnya
Bagi Anda yang memiliki suplai ASI melimpah sehingga butuh freezer yang dapat menyimpan ASI lebih lama, freezer khusus ASI adalah jawabannya.Terdapat dua jenis freezer khusus ASI yang dapat Anda pilih, yaitu;

1.  Chest freezer

Chest freezer adalah bentuk freezer yang memiliki pintu yang digeser dari bagian atasnya. Di supermarket, Anda akan melihat chest freezer ini kerap untuk menyimpan es krim maupun frozen food.Keunggulan dari chest freezer adalah daya tampung yang lebih besar daripada model lainnya sehingga sangat cocok digunakan untuk menyetok ASI perah.Daya listrik yang digunakan pun relatif lebih rendah serta mampu menjaga ASI membeku lebih lama saat mati lampu.Kekurangannya, chest freezer tidak ergonomis karena badannya yang besar. Tergantung modelnya, freezer ASI ini juga bisa menghasilkan kembang es.Jadi, Anda harus sesekali membersihkannya secara manual yang memakan waktu sangat lama.

2. Upright freezer

Jika Anda mencari freezer ASI yang lebih compact, maka upright freezer adalah jawabannya. Bentuk freezer ini mirip dengan kulkas biasa, yakni dengan pintu depan.Hanya saja, kulkas ini khusus untuk membekukan benda di dalamnya, bukan hanya mendinginkan.Soal model, upright freezer lebih bervariasi dibanding chest freezer. ASIP juga lebih mudah diatur karena freezer ini biasanya juga dilengkapi dengan rak di dalamnya. Hanya saja, daya tampung freezer ini tidak sebanyak chest freezer.

Bagaimana cara menyimpan ASI di freezer ASI?

Selalu cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyimpan air susu di dalam freezer ASI
Apa pun freezer ASI yang Anda pilih, sangat penting untuk memperhatikan tata cara penyimpanan agar ASIP tetap berkualitas saat diminumkan kepada bayi.Berikut tips cara menyimpan ASI dalam freezer untuk ASI yang disarankan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC):
  • Mencuci tangan sebelum menyimpan ASIP
  • Bagi ASI sesuai kemampuan minum bayi. ASI beku yang sudah dikeluarkan dari freezer untuk dicairkan tidak boleh dibekukan kembali.
  • Sisakan beberapa centimeter ruang kosong antara bagian atas botol dengan tutupnya untuk mengantisipasi ASI beku yang mengembang.
  • Tempelkan label bertuliskan tanggal perah ASI di bagian depan botol atau kantong ASI.
  • Jangan simpan botol atau kantong ASI di dekat pintu freezer untuk menghindari perubahan temperatur akibat pintu freezer yang dibuka-tutup.
  • Gunakan botol kaca atau plastik maupun kantong khusus menyimpan ASI yang tertutup rapat.
Perlu diingat, jangan gunakan botol plastik yang mengandung bisphenol A (BPA) atau kantong plastik yang bukan untuk khusus menyimpan ASI perah.Kandungan BPA bisa larut di dalam ASI dan mampu merusak sistem reproduksi, sistem imunitas, sistem saraf, juga memicu kanker pada bayi. Hal ini pun dibuktikan pada penelitian dari Environmental Research.Untuk melakukan cara mencairkan ASI dari freezer untuk ASI, taruh botol atau kantong ASI di kulkas terlebih dahulu semalaman untuk menstabilkan suhunya.Setelah itu, rendam botol atau kantong ASI dengan air panas atau hangatkan di mesin khusus. Ketika cair sempurna, ASI bisa disimpan di dalam kulkas. Namun, tetap harus habis dalam 24 jam.

Apa ciri-ciri ASI basi di freezer?

Ciri-ciri ASI basi di freezer adalah rasanya yang terasa asam dan tajam
Jika Anda menyimpan ASI perah untuk bayi, pastikan susu yang disimpan masih dalam keadaan baik.Berikut ini ciri-ciri ASI basi yang perlu dikenali.

1. ASI terasa asam

Sebenarnya, rasa ASI juga bergantung pada asupan sang ibu. Terlebih, adanya enzim lipase juga mampu mengubah rasa ASI menjadi sedikit asam. Hanya saja, ciri-ciri ASI basi di freezer sangat khas, yaitu asam yang sangat tajam.

2. Gumpalan yang tidak bisa menyatu

Tekstur ASI pun ikut berubah saat ASI mulai basi. Sejatinya, wajar jika ada dua lapisan yang timbul setelah menyimpan ASIP di dalam freezer untuk ASI.Jika ASI belum basi, kedua lapisan tersebut bisa menyatu kembali jika diaduk dengan perlahan.Namun, ASI basi di dalam freezer akan terlihat menggumpal dan tidak menyatu dengan lapisan lainnya.

3. Perubahan warna yang drastis

Jika awal ASI diperah menunjukkan warna ASI yang putih, maka ASI basi di dalam freezer akan terlihat berubah signifikan.Biasanya, ASI berubah menjadi warna kehijauan atau keabu-abuan.

4. Bau tengik

Bau semacam sabun dan asam samar-samar pada ASI merupakan hal yang wajar. Lagi-lagi, hal ini tidak lepas dari kandungan enzim lipase.Hanya saja, ciri-ciri ASI basi di freezer akan menunjukkan bau tengik yang sangat asam.

Catatan dari SehatQ

Freezer ASI memiliki macam-macam ragam. Meski freezer untuk ASI berguna untuk membuat daya tahan ASI lebih lama, tetap ada cara menyimpan ASI di freezer supaya ASI tidak mudah rusak.Jika Anda ingin memulai memerah ASI dan menyimpannya di freezer untuk ASI, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan ibu menyusui, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
asi perahmenyusuiibu menyusui
ABM Protocol. https://abm.memberclicks.net/assets/DOCUMENTS/PROTOCOLS/8-human-milk-storage-protocol-english.pdf
Diakses pada 1 Mei 2020
Consumer Reports. https://www.consumerreports.org/cro/freezers/buying-guide/index.htm
Diakses pada 1 Mei 2020
CDC. https://www.cdc.gov/breastfeeding/recommendations/handling_breastmilk.htm
Diakses pada 1 Mei 2020
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Storing-and-Preparing-Expressed-Breast-Milk.aspx
Diakses pada 1 Mei 2020
IDAI. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/penyimpanan-asi-perah
Diakses pada 1 Mei 2020
Environmental Research. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31299621
Diakses pada 15 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait