7 Cara Memilih Facial Wash untuk Kulit Kering dan Pilihan Kandungan yang Tepat


Cara memilih facial wash untuk kulit kering memang tidak boleh asal. Sebab, kulit Anda bisa semakin kering dan mengelupas. Cara memilih pencuci muka untuk kulit kering adalah memiliki kandungan yang melembapkan.

(0)
Cara memilih facial wash untuk kulit kering memang tidak boleh asalUntuk kulit wajah kering, sebaiknya pilih sabun pembersih yang memiliki tekstur krim
Cara memilih facial wash untuk kulit kering memang tidak bisa asal dilakukan. Pasalnya, kulit kering ditandai dengan kulit terasa kasar, gatal, kemerahan, mudah mengelupas, dan iritasi. Jika keliru pilih sabun cuci muka, kulit bisa semakin kering dan mengelupas.

Cara memilih facial wash untuk kulit kering

Ada beragam produk perawatan kulit yang dirancang khusus untuk jenis kulit wajah tertentu di pasaran. Tak terkecuali produk pembersih wajah untuk kulit keringNamun, bagi Anda yang memiliki kulit kering, maka sebaiknya tidak boleh sembarangan memilih sabun pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam. Sebab, menggunakan pembersih wajah yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah dapat menimbulkan masalah kulit lain atau memperburuk kondisi kulit kering. Akibatnya, kulit bisa semakin terasa gatal, mengelupas, iritasi, bahkan dapat berdarah. Selain itu, salah memilih pencuci muka untuk kulit kering justru dapat menyebabkan garis-garis halus dan kerutan di wajah semakin terlihat dengan jelas. Nah, sebelum menggunakan produk pencuci muka untuk kulit kering, alangkah baiknya Anda mengetahui cara memilih facial wash untuk kulit kering dengan tepat berikut ini. 

1. Cari facial wash untuk kulit kering bertekstur krim

Selain facial wash untuk kulit kering, penggunaan micellar water juga direkomendasikan
Pilihlah facial wash untuk kulit kering yang bertekstur krim
Sabun cuci muka terbagi menjadi beberapa tekstur yang berbeda, di antaranya gel, krim, busa (foam), minyak, hingga micellar.Salah satu cara memilih facial wash untuk kulit kering adalah pilih sabun pembersih yang memiliki tekstur krim. Tekstur krim bisa membuat kulit tetap terhidrasi sehingga kelembapannya dapat terjaga dengan baik. Pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam dengan tekstur krim juga dapat mengurangi munculnya iritasi pada kulit yang kering. Sebelum menggunakan sabun pembersih wajah untuk kulit kering bertekstur krim, Anda dapat menggunakan micellar water terlebih dahulu.Micellar water adalah produk pembersih wajah yang cocok digunakan oleh kulit kering. Micellar water bekerja dengan menghilangkan kotoran, minyak, dan sisa make up tanpa membuat kadar minyak alami di wajah hilang. Selanjutnya, Anda dapat menyempurnakan proses pembersihan wajah menggunakan pencuci muka untuk kulit kering berbahan dasar krim yang bertujuan untuk melembapkan kulit.

2. Pilih pencuci muka untuk kulit kering dengan kandungan melembapkan

Facial wash untuk kulit kering biasanya telah dilengkapi dengan kandungan zat aktif yang melembapkan.Kandungan pelembap bisa berupa hyaluronic acid, gliserin, ceramides, atau berasal dari bahan alami, seperti lidah buaya. Asam hialuronat bekerja dengan mengikat molekul air pada kulit. Gliserin dan ceramide berfungsi untuk membentuk lapisan pelindung kulit agar tidak mudah kering.

3. Perhatikan kandungan bahan aktif lain dalam sabun cuci muka

Cara memilih facial wash untuk kulit kering berikutnya adalah memperhatikan kandungan bahan aktif lain yang terdapat dalam sabun pembersih. Selain kandungan zat aktif yang dapat melembapkan, pilihlah kandungan bahan aktif, seperti petrolatum, lanolin, dan minyak mineral.Kandungan tersebut dapat membersihkan kulit sekaligus memberikan kelembapan pada lapisan kulit paling atas. 

4. Pilih produk yang berlabel hypoallergenic

Saat memilih facial wash untuk kulit kering, pilihlah produk yang berlabel hypoallergenic.Hypoallergenic artinya kandungan zat aktif di dalamnya tidak rentan menyebabkan reaksi alergi. 

5. Hindari produk mengandung AHA (alpha hydroxy alpha)

Facial wash untuk kulit kering seharusnya melembapkan
Pastikan memilih facial wash yang melembapkan kulit
Sabun cuci muka yang mengandung AHA atau alpha hydroxy alpha, seperti glycolic acid dan lactic acid, memang dapat melawan tanda-tanda penuaan di wajah.Sayangnya, kandungan ini tidak baik bagi pemilik kulit kering. Sebab, asam glikolat dan asam laktat dapat menghilangkan kadar minyak alami pada kulit sehingga kulit wajah akan semakin kering.

6. Hindari produk dengan kandungan wewangian

Pemilik kulit kering juga disarankan untuk menghindari produk pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam yang mengandung zat wewangian. Pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam dengan kandungan wewangian dapat menimbulkan risiko iritasi. Selain itu, hindari pula facial wash untuk kulit kering yang mengandung alkohol. 

7. Konsultasikan dengan dokter spesialis kulit

Jika Anda masih merasa ragu atau kesulitan dalam memilih facial wash untuk kulit kering yang tepat, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.Dokter spesialis kulit akan membantu menentukan dan memilih facial wash untuk kulit kering yang cocok untuk Anda. 

Kandungan pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam

Pemilihan sabun pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam memang tidak boleh sembarangan. Sebab, sabun cuci muka produk yang penting sebagai cara menjaga kesehatan kulit paling mendasar. Adapun beberapa kandungan bahan aktif dalam pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam adalah sebagai berikut.  

1. Hyaluronic acid 

Salah satu kandungan pada produk sabun pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam adalah hyaluronic acid atau asam hialuronat. Hyaluronic acid adalah sejenis humektan yang dapat mengunci kelembapan kulit sekaligus menarik kelembapan dari air yang ada di udara dan membawanya ke lapisan teratas kulit.Maka, tak heran bila hyaluronic acid menjadi pilihan kandungan pencuci muka untuk kulit kering. 

2. Gliserin

Kandungan pada produk sabun pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam berikutnya adalah gliserin. Gliserin adalah turunan dari lemak nabati yang bersifat sebagai humektan. Ini artinya, humektan dapat menarik air dari udara untuk dibawa ke kulit dan menguncinya. Gliserin bersifat melembapkan kulit dan tidak rentan menyumbat pori-pori (noncomedogenic). 

3. Ceramide

Ceramide juga menjadi kandungan pada produk sabun pencuci muka untuk kulit kering. Ceramide adalah lipid yang terdapat pada kulit dan berfungsi sebagai lapisan pelindung kulit. Kendati demikian, paparan sinar matahari, polusi, dan asap rokok terlalu sering dapat merusak ceramide. Oleh karena itu, kandungan ceramide dalam pencuci muka untuk kulit kering dapat memperkuat lapisan kulit dan mencegah hilangnya air dari kulit. 

4. Niacinamide

Kandungan produk pencuci muka untuk kulit kering lainnya adalah niacinamide. Niacinamide berfungsi untuk memperbaiki kerusakan lapisan kulit dan mencegah kehilangan air pada kulit. Niacinamide baik untuk melawan kulit berminyak, garis halus, pigmentasi, kulit dehidrasi, dan lainnya. 

5. Aloe vera

Anda bisa mencari kandungan alami pada pencuci muka untuk kulit kering. Salah satunya adalah aloe vera. Aloe vera bekerja dengan melembapkan dan melembutkan kulit tanpa menghilangkan minyak alami yang terdapat pada kulit. 

Panduan membersihkan wajah dengan pencuci muka untuk kulit kering

facial wash untuk kulit kering sebaiknya tidak boleh dipilih sembarangan
Gunakan sabun cuci muka ke wajah seraya memijatnya
Setelah menemukan produk pencuci muka untuk kulit kering yang tepat, Anda perlu tahu cara membersihkan wajah dengan benar sesuai jenis kulit kering. Berikut adalah panduan membersihkan wajah dengan pencuci muka untuk kulit kering. 

1. Hindari penggunaan air hangat

Saat mencuci muka, Anda disarankan untuk menghindari penggunaan air hangat. Penggunaan air hangat untuk cuci muka bagi pemilik kulit kering bisa menghilangkan minyak alami pada kulit sehingga kulit semakin kering. 

2. Keringkan kulit secara perlahan

Setelah mencuci muka, keringkan wajah Anda dengan cara menepuk-nepuk kulit menggunakan handuk secara lembut. Sebisa mungkin jangan gunakan handuk di wajah dengan gerakan menarik atau menggosok kulit, serta menggunakan kain handuk yang kasar.Pasalnya, dapat mendorong kulit untuk memproduksi lebih banyak sebum sehingga wajah menjadi semakin berminyak. 

3. Gunakan toner wajah

Perawatan kulit wajah kering semakin lengkap bila Anda menggunakan toner wajah setelah tahapan membersihkan wajah. Fungsi toner wajah adalah mengangkat minyak, kotoran, dan sisa make up yang menempel pada kulit tetapi tidak ikut terangkat saat proses mencuci muka. Selain itu, pada kulit kering, fungsi toner wajah dapat menyeimbangkan pH kulit. Selanjutnya, Anda dapat menggunakan pelembap untuk kulit kering guna melindungi lapisan kulit. Kemudian, Anda juga bisa menggunakan produk perawatan kulit atau skincare untuk kulit kering lainnya.

Catatan dari SehatQ

Bagi Anda yang memiliki kulit kering, sabun pembersih wajah untuk kulit kering dan kusam yang ideal, sejatinya mampu menjaga kelembapan kulit.Maka dari itu, penting untuk memilih facial wash untuk kulit kering yang dapat membersihkan wajah secara efektif, tanpa membuat kulit terasa kering atau iritasi. Namun, apabila kulit semakin kering setelah menggunakan pencuci muka untuk kulit kering, sebaiknya hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. Dengan demikian, dokter dapat merekomendasikan pilihan pencuci muka untuk kulit kering yang tepat. Jika masih ragu dan bingung, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar sabun cuci muka untuk kulit kering. Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
perawatan kulitkulit keringperawatan wajah
Web Md. https://www.webmd.com/beauty/whats-your-skin-type#1-2
Diakses pada 31 Mei 2020
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/dry/dermatologists-tips-relieve-dry-skin
Diakses pada 31 Mei 2020
Prevention. https://www.prevention.com/beauty/skin-care/g25426006/face-wash-for-dry-skin/
Diakses pada 31 Mei 2020
Urban Guide. https://www.urbancompany.com/blog/beauty/dry-skin-care-routine/
Diakses pada 31 Mei 2020
Skin Kraft. https://skinkraft.com/blogs/articles/best-cleanser-for-dry-skin
Diakses pada 21 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait