Tips memilih facial wash untuk kulit kering memang tidak boleh asal
Untuk kulit wajah kering, sebaiknya pilih sabun pembersih yang memiliki tekstur krim

Kulit terasa kasar, gatal, kemerahan, mudah mengelupas, dan iritasi adalah beberapa masalah yang mungkin dialami oleh pemilik kulit kering. Maka dari itu, memilih sabun pembersih atau facial wash untuk kulit kering memang tidak bisa asal. 

Alih-alih membuat kulit jadi lembap dan kenyal, penggunaan facial wash untuk kulit kering yang keliru bisa menimbulkan kulit semakin kering dan mengelupas. Lantas, seperti apa produk facial wash untuk kulit kering?

Tips memilih facial wash untuk kulit kering

Ada beragam produk perawatan kulit yang dirancang khusus untuk jenis kulit wajah tertentu di pasaran. Namun, bagi Anda yang memiliki kulit kering, maka sebaiknya tidak boleh sembarangan memilih sabun pembersih atau facial wash yang diformulasikan untuk kulit kering. 

Sebab, menggunakan pembersih wajah yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah dapat menimbulkan masalah kulit lain atau memperburuk kondisi kulit kering sehingga semakin gatal, mengelupas, iritasi, bahkan dapat berdarah. 

Selain itu, salah memilih facial wash untuk kulit kering justru dapat menyebabkan garis-garis halus dan kerutan di wajah semakin terlihat dengan jelas. 

Nah, sebelum menggunakan produk facial wash untuk kulit kering, alangkah baiknya Anda mengetahui tips memilihnya dengan tepat. Nah, bagi pemilik kulit kering, berikut adalah tips memilih facial wash untuk kulit kering:

1. Cari sabun pembersih bertekstur krim

Sabun pembersih wajah terbagi menjadi beberapa tekstur yang berbeda, di antaranya gel, krim, busa (foam), minyak, hingga micellar

Untuk kulit wajah kering, sebaiknya pilih sabun pembersih yang memiliki tekstur krim. Pasalnya, tekstur krim dapat membuat kulit tetap terhidrasi sehingga kelembapannya dapat terjaga dengan baik. Sabun pembersih wajah dengan tekstur krim juga dapat mengurangi munculnya iritasi pada kulit yang kering. 

Selain facial wash untuk kulit kering, penggunaan micellar water juga direkomendasikan
Micellar water cocok digunakan oleh pemilk kulit kering

Sebelum menggunakan sabun pembersih bertekstur krim, Anda dapat menggunakan micellar water terlebih dahulu. Micellar water adalah produk pembersih wajah yang cocok digunakan oleh kulit kering. Micellar water bekerja dengan menghilangkan kotoran, minyak, dan sisa make up tanpa membuat kadar minyak alami di wajah hilang. 

Selanjutnya, Anda dapat menyempurnakan proses pembersihan wajah menggunakan facial wash untuk kulit kering berbahan dasar krim yang bertujuan untuk melembapkan kulit. 

2. Pilih sabun pembersih yang memiliki kandungan melembapkan

Facial wash untuk kulit kering biasanya telah dilengkapi dengan kandungan zat aktif yang melembapkan. Pelembap dapat berupa asam hialuronat, gliserin, ceramides, atau berasal dari bahan alami seperti lidah buaya. 

Asam hialuronat bekerja dengan mengikat molekul air pada kulit. Gliserin dan ceramides berfungsi untuk membentuk lapisan pelindung kulit agar tidak mudah kering.

Sedangkan, lidah buaya mengandung zat aktif yang dapat menenangkan kulit.

3. Perhatikan kandungan bahan aktif lain di dalam facial wash untuk kulit kering

Jika Anda memiliki kulit kering, penting untuk memperhatikan kandungan bahan aktif lain yang terdapat dalam sabun pembersih. 

Selain kandungan zat aktif yang dapat melembapkan, pilihlah kandungan bahan aktif, seperti petrolatum, lanolin, dan minyak mineral. Kandungan tersebut dapat membersihkan kulit sekaligus memberikan kelembapan pada lapisan kulit paling atas. 

4. Pilih produk yang berlabel hypoallergenic

Saat memilih facial wash untuk kulit kering, pilihlah produk yang berlabel hypoallergenic. Hypoallergenic artinya kandungan zat aktif di dalamnya tidak rentan menyebabkan reaksi alergi. 

5. Hindari produk yang mengandung AHA (alpha hydroxy alpha)

Facial wash untuk kulit kering seharusnya melembapkan
Pastikan memilih facial wash yang melembapkan kulit

Sabun pembersih yang mengandung AHA atau alpha hydroxy alpha, seperti asam glikolat dan asam laktat, memang dapat melawan tanda-tanda penuaan di wajah. Sayangnya, kandungan ini tidak baik bagi pemilik kulit kering. 

Sebab, asam glikolat dan asam laktat dapat menghilangkan kadar minyak alami pada kulit sehingga kulit wajah Anda akan semakin kering.

6. Hindari produk dengan kandungan wewangian

Pemilik kulit kering juga disarankan untuk menghindari produk dengan kandungan wewangian karena dapat menimbulkan risiko iritasi. Selain itu, hindari pula sabun pembersih wajah yang mengandung alkohol. 

7. Konsultasikan dengan dokter spesialis kulit

Jika Anda masih merasa ragu atau kesulitan dalam memilih facial wash untuk kulit kering yang tepat, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter spesialis kulit akan membantu menentukan dan memilih sabun wajah untuk kulit kering yang cocok untuk Anda. 

Catatan dari SehatQ

Bagi Anda yang memiliki kulit kering, sabun pembersih wajah yang ideal sejatinya mampu menjaga kelembapan kulit. Maka dari itu, penting untuk memilih facial wash untuk kulit kering yang tidak hanya dapat membersihkan wajah dengan efektif tanpa membuatnya kering atau iritasi. 

Namun, apabila kulit bertambah kering setelah menggunakan facial wash untuk kulit kering, sebaiknya hentikan penggunaannya dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. 

Web Md. https://www.webmd.com/beauty/whats-your-skin-type#1-2
Diakses pada 31 Mei 2020

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/dry/dermatologists-tips-relieve-dry-skin
Diakses pada 31 Mei 2020

Prevention. https://www.prevention.com/beauty/skin-care/g25426006/face-wash-for-dry-skin/
Diakses pada 31 Mei 2020

Urban Guide. https://www.urbancompany.com/blog/beauty/dry-skin-care-routine/
Diakses pada 31 Mei 2020

Artikel Terkait