Baby car seat tersedia dalam beberapa model tertentu
Baby car seat berfungsi untuk memberikan keamaan ekstra bagi bayi

Banyak hal menjadi pertimbangan orangtua ketika memilih baby car seat untuk buah hati mereka. Di tengah banyaknya merk dan model kursi mobil yang ada di pasaran, aspek keamanan harus menjadi pertimbangan utama Anda sebelum membeli atau menyewa perlengkapan bayi yang satu ini.

Baby car seat adalah tempat duduk khusus yang memiliki sabuk pengaman sendiri serta dirancang untuk memastikan keamanan bayi atau anak-anak selama berada di dalam mobil. Kursi mobil yang baik dilengkapi dengan instruksi pemasangan, tidak terlihat hancur, serta semua komponen fisiknya berfungsi dengan baik.

Jika Anda menggunakan baby car seat dengan benar, kemungkinan anak mengalami cedera berat atau bahkan meninggal saat terjadi kecelakaan mobil menurun hingga 71 persen. Oleh karena itu, bacalah instruksi pemasangan maupun penggunaan baby seat car sebelum Anda meletakkan bayi atau anak-anak pada kursi tersebut.

Tips memilih baby car seat yang tepat

Baby car seat hadir dengan berbagai model yang biasanya disesuaikan dengan usia maupun berat badan bayi. Berikut panduan untuk orangtua dalam memilih baby car seat yang tepat.

  • Baby car seat yang menghadap ke belakang

Baby car seat tipe ini paling cocok digunakan bila Anda memiliki buah hati yang baru lahir atau anak-anak dengan fisik yang kecil. Beberapa model kursi mobil bisa digunakan hingga anak memiliki berat badan maksimal 16 kg.

Baby car seat untuk bayi dan anak kecil ini harus dipasang di kursi belakang (bukan di samping supir) dan menghadap ke belakang. Hal ini dikarenakan otot leher bayi belum terlalu kuat sehingga masih rawan mengalami cedera saat terjadi benturan atau kecelakaan, bahkan ketika leher mereka terkena air bag dari kompartemen mobil bagian depan.

Baby car seat yang dirancang untuk bayi dan anak kecil memungkinkan si kecil untuk berlama-lama di sana karena terasa nyaman. Beberapa model juga memungkinkan car seat untuk beralih fungsi menjadi carrier, bangku ayun, atau kursi anak saat tidak sedang digunakan di dalam mobil.

Meski demikian, jangan menjadikan car seat sebagai kursi makan anak, apalagi bila ditempatkan di permukaan yang tinggi. Batasi juga waktunya saat berada di baby car seat agar ia lebih banyak bergerak aktif dan bebas sehingga kemampuan motorik dan sensoriknya tetap terstimulasi dengan baik.

  • Baby car seat yang menghadap depan

Car seat jenis ini hanya boleh digunakan ketika si kecil sudah memiliki berat badan minimal 10 kg dan maksimal 36 kg. Anak yang duduk di car seat ini harus selalu menggunakan sabuk pengaman seperti halnya orang dewasa yang mengendarai mobil.

Setelah anak sudah semakin besar, Anda bisa mulai mengenalkan booster seat. Terakhir, ketika ia berat dan tinggi anak sudah memungkinkan, maka ia bisa duduk di mobil tanpa tempat duduk tambahan.

  • Konvertibel (dua arah)

Seperti namanya, baby car seat tipe ini bisa dipasang menghadap belakang dan depan ketika sabuk yang menyertainya dilepas. Car seat tipe all-in-one atau 3-in-one karena kerap juga bisa dikonversi lagi menjadi booster.

Baby car seat konvertibel bisa digunakan oleh bayi baru lahir hingga anak dengan berat 18 kilogram dan dipasang menghadap belakang. Pada anak yang lebih besar atau lebih berat (maksimal 30-36 kilogram) baby car seat bisa dipindah dengan menghadap depan.

Baby seat konvertibel kerap dipilih karena praktis mengingat orangtua tidak harus bergonta-ganti car seat. Meski demikian, tipe ini memiliki kekurangan berupa bobotnya yang berat sehingga hanya bisa digunakan di dalam mobil.

Tips aman menggunakan baby car seat

Agar bayi tetap aman dan nyaman saat berada di baby car seat, pastikan Anda memasang baby car seat sesuai dengan instruksi manual sesuai model kursi mobil yang Anda pilih. Anda pun sebaiknya mengikuti tips aman dari Akademi Dokter Anak Amerika Serikat (APA) berikut ini:

  • Tempatkan sabuk pengaman di slot yang ada di bawah bahu anak Anda.
  • Pastikan baby car seat terpasang dengan kencang. Jika Anda dapat masih dapat menggeser kursi, artinya baby car seat belum terpasang dengan benar.
  • Pastikan sabuk pengaman pas, yakni tidak longgar, tapi tidak juga terlalu kencang. Pastikan juga klip penahan ditempatkan di bagian tengah dada.
  • Jika Anda menggunakan kursi konvertibel atau all-in-one dalam posisi menghadap belakang, pastikan sabuk pengaman atau jangkar yang lebih rendah terpasang melalui jalur sabuk yang benar. Ikuti instruksi yang menyertai baby car seat tersebut.

Pastikan tempat duduk pada sudut yang benar sehingga kepala anak Anda tidak jatuh ke depan. Periksa instruksi untuk mengetahui sudut yang tepat untuk kursi Anda dan bagaimana menyesuaikan sudut jika perlu. Semua kursi menghadap ke belakang memiliki indikator sandaran internal.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/car-seat-safety/art-20043939
Diakses pada 20 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/stay-safe-in-car
Diakses pada 20 Maret 2020

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/auto-baby-toddler.html
Diakses pada 20 Maret 2020

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/on-the-go/Pages/Car-Safety-Seats-Information-for-Families.aspx
Diakses pada 20 Maret 2020

Artikel Terkait