Tips Memilih Car Seat Baby Sesuai Kebutuhan Anda


Car seat baby digunakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bayi selama Anda berkendara. Pastikan Anda memilih kursi mobil yang sesuai dengan usia dan berat badan si kecil.

(0)
04 Apr 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Car seat baby tersedia dalam beberapa model tertentuCar seat baby berfungsi untuk memberikan keamaan ekstra bagi bayi
Banyak hal menjadi pertimbangan orangtua ketika memilih car seat baby untuk buah hati mereka. Di tengah banyaknya merek dan model kursi mobil yang ada di pasaran, aspek keamanan harus menjadi pertimbangan utama Anda sebelum membeli atau menyewa perlengkapan bayi yang satu ini.Baby car seat adalah tempat duduk khusus yang memiliki sabuk pengaman sendiri serta dirancang untuk memastikan keamanan bayi atau anak-anak selama berada di dalam mobil. Kursi mobil bayi yang baik dilengkapi dengan instruksi pemasangan, tidak terlihat hancur, serta semua komponen fisiknya berfungsi dengan baik.Jika Anda menggunakan kursi mobil ini dengan benar, kemungkinan anak mengalami cedera berat atau bahkan meninggal saat terjadi kecelakaan mobil menurun hingga 71 persen. Oleh karena itu, bacalah instruksi pemasangan maupun penggunaan perlengkapan ini sebelum Anda meletakkan bayi atau anak-anak pada kursi tersebut.

Tips memilih car seat baby yang tepat

Baby car seat hadir dengan berbagai model yang biasanya disesuaikan dengan usia maupun berat badan bayi. Berikut panduan untuk orangtua dalam memilih kursi mobil bayi yang tepat.

1. Car seat menghadap ke belakang

Tipe ini paling cocok digunakan bila Anda memiliki buah hati yang baru lahir atau anak-anak dengan fisik yang kecil. Beberapa model kursi mobil bisa digunakan hingga anak memiliki berat badan maksimal 16 kg.Kursi mobil bayi dan anak kecil ini harus dipasang di kursi belakang (bukan di samping supir) dan menghadap ke belakang. Hal ini dikarenakan otot leher bayi belum terlalu kuat sehingga masih rawan mengalami cedera saat terjadi benturan atau kecelakaan, bahkan ketika leher mereka terkena air bag dari kompartemen mobil bagian depan.Car seat baby yang dirancang untuk bayi dan anak kecil memungkinkan si kecil untuk berlama-lama di sana karena terasa nyaman. Beberapa model juga memungkinkan untuk beralih fungsi menjadi carrier, bangku ayun, atau kursi anak saat tidak sedang digunakan di dalam mobil.Meski demikian, jangan menjadikan car seat sebagai kursi makan anak, apalagi bila ditempatkan di permukaan yang tinggi. Batasi juga waktu bayi saat berada car seat agar ia lebih banyak bergerak aktif dan bebas sehingga kemampuan motorik dan sensoriknya tetap terstimulasi dengan baik.

2. Car seat yang menghadap depan

Car seat jenis ini hanya boleh digunakan ketika si kecil sudah memiliki berat badan minimal 10 kg dan maksimal 36 kg. Anak yang duduk di car seat ini harus selalu menggunakan sabuk pengaman seperti halnya orang dewasa yang mengendarai mobil.Setelah anak sudah semakin besar, Anda bisa mulai mengenalkan booster seat. Terakhir, ketika ia berat dan tinggi anak sudah memungkinkan, maka ia bisa duduk di mobil tanpa tempat duduk tambahan.

3. Konvertibel (dua arah)

Seperti namanya, car seat baby tipe ini bisa dipasang menghadap belakang dan depan ketika sabuk yang menyertainya dilepas. Car seat tipe all-in-one atau 3-in-one karena kerap juga bisa dikonversi lagi menjadi booster.Kursi mobil bayi tipe konvertibel bisa digunakan oleh bayi baru lahir hingga anak dengan berat 18 kilogram dan dipasang menghadap belakang. Pada anak yang lebih besar atau lebih berat (maksimal 30-36 kilogram) juga bisa dipindahkan menghadap depan.Baby seat konvertibel kerap dipilih karena praktis mengingat orangtua tidak harus bergonta-ganti car seat. Meski demikian, tipe ini memiliki kekurangan berupa bobotnya yang berat sehingga hanya bisa digunakan di dalam mobil.

Tips aman menggunakan car seat baby

Agar bayi tetap aman dan nyaman saat berada di car seat, pastikan Anda memasang alat ini sesuai dengan instruksi manual sesuai model kursi mobil yang Anda pilih. Anda pun sebaiknya mengikuti tips aman dari Akademi Dokter Anak Amerika Serikat (APA) berikut ini sebagaimana dikutip dari Kids Health:
  • Tempatkan sabuk pengaman di slot yang ada di bawah bahu anak Anda.
  • Pastikan car seat terpasang dengan kencang. Jika Anda dapat masih dapat menggeser kursi, artinya baby car seat belum terpasang dengan benar.
  • Pastikan sabuk pengaman pas, yakni tidak longgar, tapi tidak juga terlalu kencang. Pastikan juga klip penahan ditempatkan di bagian tengah dada.
  • Jika Anda menggunakan kursi konvertibel atau all-in-one dalam posisi menghadap belakang, pastikan sabuk pengaman atau jangkar yang lebih rendah terpasang melalui jalur sabuk yang benar. Ikuti instruksi yang menyertai kursi mobil bayi tersebut.
Pastikan tempat duduk pada sudut yang benar sehingga kepala anak Anda tidak jatuh ke depan. Periksa instruksi untuk mengetahui sudut yang tepat untuk kursi Anda dan bagaimana menyesuaikan sudut jika perlu. Yuk, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan perlengkapan ibu dan bayi terbaik dengan harga terjangkau. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara langsung melalui layanan chat dokter keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang!
perlengkapan bayi
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/car-seat-safety/art-20043939
Diakses pada 20 Maret 2020
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/stay-safe-in-car
Diakses pada 20 Maret 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/auto-baby-toddler.html
Diakses pada 20 Maret 2020
Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/on-the-go/Pages/Car-Safety-Seats-Information-for-Families.aspx
Diakses pada 20 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait