logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Alasan Bayi Perlu Duduk di Car Seat dan Tips Memilihnya

open-summary

Car seat baby digunakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bayi selama Anda berkendara. Pastikan Anda memilih kursi mobil yang sesuai dengan usia dan berat badan si kecil.


close-summary

22 Mar 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Car seat baby tersedia dalam beberapa model tertentu

Car seat baby berfungsi untuk memberikan keamaan ekstra bagi bayi

Table of Content

  • Alasan bayi perlu ditempatkan di car seat saat naik mobil
  • Tips memilih car seat baby yang tepat
  • Tips aman menggunakan car seat baby

Menempatkan bayi atau anak balita di atas car seat saat sedang naik mobil sudah menjadi peraturan wajib di beberapa negara, namun tidak dengan Indonesia. Padahal, tujuan penggunaannya sangatlah baik, yaitu untuk menurunkan risiko bayi mengalami luka parah apabila ada kecelakaan atau kejadian tidak menyenangkan lain yang terjadi selama berkendara. 

Advertisement

Berikut ini alasan pentingnya penggunaan car seat saat berkendara bersama bayi dan tips memilihnya yang bisa Anda ikuti.

Alasan bayi perlu ditempatkan di car seat saat naik mobil

Baby car seat adalah tempat duduk khusus yang memiliki sabuk pengaman sendiri serta dirancang untuk memastikan keamanan bayi atau anak-anak selama berada di dalam mobil. 

Jika Anda menggunakan kursi mobil ini dengan benar, kemungkinan anak mengalami cedera berat atau bahkan meninggal saat terjadi kecelakaan mobil menurun hingga 71 persen. Oleh karena itu, bacalah instruksi pemasangan maupun penggunaan perlengkapan ini sebelum Anda meletakkan bayi atau anak-anak pada kursi tersebut.

Di Indonesia, belum ada peraturan khusus mengenai kewajiban penggunaan car seat di mobil. Namun di beberapa negara, penggunaan car seat masuk ke dalam hukum berkendara yang wajib dipatuhi.

Di Irlandia, misalnya, semua anak yang tingginya belum mencapai 150 cm dan memiliki berat di bawah 36 kg wajib memakai car seat saat naik mobil. Sementara di Inggris, penggunaan car seat wajib untuk anak dengan tinggi di bawah 135 cm atau yang berusia di bawah 12 tahun.

Setiap anak tumbuh atau bertambah usia, maka car seat yang dipakai juga harus menyesuaikan. Car seat untuk bayi baru lahir biasanya akan berbeda untuk anak balita dan seterusnya.

Tips memilih car seat baby yang tepat

Banyak hal menjadi pertimbangan orangtua ketika memilih car seat baby untuk buah hati mereka. Kursi mobil bayi yang baik dilengkapi dengan instruksi pemasangan, tidak terlihat hancur, serta semua komponen fisiknya berfungsi dengan baik.

Di tengah banyaknya merek dan model kursi mobil yang ada di pasaran, aspek keamanan harus menjadi pertimbangan utama Anda sebelum membeli atau menyewa perlengkapan bayi yang satu ini.

Baby car seat hadir dengan berbagai model yang biasanya disesuaikan dengan usia maupun berat badan bayi. Berikut panduan untuk orangtua dalam memilih kursi mobil bayi yang tepat.

1. Car seat menghadap ke belakang

Tipe ini paling cocok digunakan bila Anda memiliki buah hati yang baru lahir atau anak-anak dengan fisik yang kecil. Beberapa model kursi mobil bisa digunakan hingga anak memiliki berat badan maksimal 16 kg.

Kursi mobil bayi dan anak kecil ini harus dipasang di kursi belakang (bukan di samping supir) dan menghadap ke belakang. Hal ini dikarenakan otot leher bayi belum terlalu kuat sehingga masih rawan mengalami cedera saat terjadi benturan atau kecelakaan, bahkan ketika leher mereka terkena air bag dari kompartemen mobil bagian depan.

Car seat baby yang dirancang untuk bayi dan anak kecil memungkinkan si kecil untuk berlama-lama di sana karena terasa nyaman. Beberapa model juga memungkinkan untuk beralih fungsi menjadi carrier, bangku ayun, atau kursi anak saat tidak sedang digunakan di dalam mobil.

Meski demikian, jangan menjadikan car seat sebagai kursi makan anak, apalagi bila ditempatkan di permukaan yang tinggi. Batasi juga waktu bayi saat berada car seat agar ia lebih banyak bergerak aktif dan bebas sehingga kemampuan motorik dan sensoriknya tetap terstimulasi dengan baik.

2. Car seat yang menghadap depan

Car seat jenis ini hanya boleh digunakan ketika si kecil sudah memiliki berat badan minimal 10 kg dan maksimal 36 kg. Anak yang duduk di car seat ini harus selalu menggunakan sabuk pengaman seperti halnya orang dewasa yang mengendarai mobil.

Setelah anak sudah semakin besar, Anda bisa mulai mengenalkan booster seat. Terakhir, ketika ia berat dan tinggi anak sudah memungkinkan, maka ia bisa duduk di mobil tanpa tempat duduk tambahan.

3. Konvertibel (dua arah)

Seperti namanya, car seat baby tipe ini bisa dipasang menghadap belakang dan depan ketika sabuk yang menyertainya dilepas. Car seat tipe all-in-one atau 3-in-one karena kerap juga bisa dikonversi lagi menjadi booster.

Kursi mobil bayi tipe konvertibel bisa digunakan oleh bayi baru lahir hingga anak dengan berat 18 kilogram dan dipasang menghadap belakang. Pada anak yang lebih besar atau lebih berat (maksimal 30-36 kilogram) juga bisa dipindahkan menghadap depan.

Baby seat konvertibel kerap dipilih karena praktis mengingat orangtua tidak harus bergonta-ganti car seat. Meski demikian, tipe ini memiliki kekurangan berupa bobotnya yang berat sehingga hanya bisa digunakan di dalam mobil.

Baca Juga

  • Apa Isi Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Edisi Terbaru 2020?
  • Bayi Berenang: Manfaat, Persiapan, dan Waktu Tepat untuk Memulainya
  • Pemeriksaan Antropometri, Penting untuk Menilai Status Gizi dan Pertumbuhan Bayi Baru Lahir

Tips aman menggunakan car seat baby

Agar bayi tetap aman dan nyaman saat berada di car seat, pastikan Anda memasang alat ini sesuai dengan instruksi manual sesuai model kursi mobil yang Anda pilih. Anda pun sebaiknya mengikuti tips aman dari Akademi Dokter Anak Amerika Serikat (APA) berikut ini sebagaimana dikutip dari Kids Health:

  • Tempatkan sabuk pengaman di slot yang ada di bawah bahu anak Anda.
  • Pastikan car seat terpasang dengan kencang. Jika Anda dapat masih dapat menggeser kursi, artinya baby car seat belum terpasang dengan benar.
  • Pastikan sabuk pengaman pas, yakni tidak longgar, tapi tidak juga terlalu kencang. Pastikan juga klip penahan ditempatkan di bagian tengah dada.
  • Jika Anda menggunakan kursi konvertibel atau all-in-one dalam posisi menghadap belakang, pastikan sabuk pengaman atau jangkar yang lebih rendah terpasang melalui jalur sabuk yang benar. Ikuti instruksi yang menyertai kursi mobil bayi tersebut.

Pastikan tempat duduk pada sudut yang benar sehingga kepala anak Anda tidak jatuh ke depan. Periksa instruksi untuk mengetahui sudut yang tepat untuk kursi Anda dan bagaimana menyesuaikan sudut jika perlu. 

Yuk, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan perlengkapan ibu dan bayi terbaik dengan harga terjangkau. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara langsung melalui layanan chat dokter keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang!

Advertisement

perlengkapan bayitumbuh kembang bayiperkembangan bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved