Tips Memilih Aneka Buah untuk Bayi yang Mulai MPASI


Buah untuk bayi yang baik saat memulai MPASI adalah buah tinggi nutrisi seperti serat, vitamin dan zat besi yang bisa bantu memelihara kesehatan pencernaan dan meningkatkan tumbuh kembang bayi.

(0)
08 Nov 2019|Armita Rahardini
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Buah untuk bayi bisa diberikan dalam bentuk pure maupun dimakan secara langsungMemberikan buah untuk bayi perlu memerhatikan jenis buahnya dan kesiapan makan bayi
Di usia 6 bulan, bayi sudah siap untuk mulai dikenalkan pada makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Pilihan MPASI sangat beragam, dari sereal bayi hingga buah untuk bayi.Selain karena kandungan vitamin dan mineralnya yang bagus, buah-buahan juga bermanfaat untuk memperkenalkan bayi pada aneka citarasa dan tekstur makanan. Namun sebelum memberikan MPASI bayi, orangtua harus jeli dalam mengenal apakah buah hati sudah siap menyantap makanan padat atau belum.

Tanda-tanda bayi siap makan

Selain usianya yang sudah mencapai 6 bulan, bayi dianggap siap makan bila memperlihatkan gelagat sebagai berikut:
  • Mulai berhenti mengeluarkan lidah dari mulut, atau tidak lagi mendorong makanan keluar dari mulut dengan lidahnya.
  • Bayi sudah bisa duduk dengan bersandar.
  • Bayi mampu menahan kepalanya dalam posisi tegak.
  • Bayi tampak berminat pada makanan dan mau membuka mulut saat ditawari makanan.
  • Bayi mulai sering memasukkan tangan atau mainannya ke mulut.
  • Bayi tetap lapar meski sudah disusui, misalnya rewel.

Buah untuk bayi yang cocok dijadikan MPASI

Anda bisa mulai memberikan MPASI untuk bayi berupa buah atau sayur. Tidak ada aturan baku mengenai pemberian MPASI. Begitu bayi berusia 6 bulan, orangtua dapat memperkenalkan berbagai rasa dan tekstur makanan secara bertahap salah satunya melalui buah-buahan. Namun dikutip dari Mayo Clinic, jangan memberikan jus pada bayi sampai usia 1 tahun. Terlalu banyak jus dapat menyebabkan masalah berat badan dan diare. Selain itu, menyeruput jus sepanjang hari juga dapat menyebabkan kerusakan gigi pada bayi.Jika Anda menawarkan jus untuk bayi Anda, pastikan itu adalah jus buah alami tanpa tambahan gula dan batasi konsumsinya hanya sebanyak 4 ons sehari. Sebagai alternatif terbaik, berikanlah buah untuk bayi yang utuh atau buah yang sedikit dihancurkan pada si Kecil.Adapun aneka buah untuk bayi yang bisa menjadi pilihan meliputi:

1. Alpukat

Alpukat mengandung lemak baik yang sangat penting bagi pertumbuhan otak bayi, dan tentu saja pertumbuhan fisiknya. Buah berdaging kuning ini bisa menjadi pilihan saat Anda pertama kali mengenalkan makanan pendamping ASI pada buah hati. Buah alpukat bertekstur halus dan creamy saat dijadikan pure. Karena itu, cocok sekali sebagai salah satu jenis makanan pertama bayi.

2. Pisang

Pisang menjadi salah satu buah untuk bayi 6 bulan yang paling populer. Buah favorit monyet ini merupakan makanan yang praktis, terutama saat Anda bepergian bersama Si Kecil.Tak perlu dicuci atau dikukus, Anda dapat memberikan buah pisang segar yang telah dikupas untuk langsung dimakan. Namun batasi konsumsinya untuk bayi karena buah ini berpotensi menyebabkan konstipasi.

3. Pepaya

Di Indonesia, buah pepaya sudah diperkenalkan pada bayi sejak usia 6 bulan. Selain mudah didapat dan rasanya manis, pepaya juga memiliki tekstur yang mudah dicerna, sehingga membuat banyak orangtua memilihnya sebagai buah untuk bayi.Pepaya kaya akan kandungan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi, vitamin A, vitamin E, asam folat, serta serat yang dapat memperlancar sistem pencernaan bayi. 

4. Apel

Apel boleh diberikan sebagai makanan pendamping ASI saat bayi berusia antara 6 sampai 8 bulan. Apel memiliki banyak kandungan gizi yang baik untuk tumbuh kembang bayi seperti kalsium, Vitamin A, Vitamin C hingga fosfor. Berikan apel yang sudah dikupas kulitnya, dan dikukus sebentar. Proses kukus akan membuat tekstur apel menjadi lunak, sehingga cocok sebagai buah untuk bayi yang berusia di bawah delapan bulan. Apel yang sudah dikukus juga lezat dijadikan pure untuk bayi. Setelah bayi berusia di atas delapan bulan, Anda bisa mulai memberikan apel tanpa dikupas maupun dikukus. Potong dan sajikan buah apel sebagai finger food untuk Si Kecil. Jangan lupa untuk memastikan bahwa buah ini sudah dicuci hingga bersih. 

5. Melon

Melon dapat diberikan saat bayi berusia 8 bulan. Tetapi banyak juga orangtua yang mulai memberikannya pada bayinya saat berusia enam bulan.Sebagian kecil bayi mengalami timbulnya ruam kulit setelah mengonsumsi melon. Untuk memastikan apakah reaksi ini termasuk alergi atau bukan, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter anakMelon jenis cantaloupe atau blewah memiliki kandungan beta-karoten tinggi, sehingga baik untuk perkembangan penglihatan bayi. Rasanya juga manis dan segar, jadi biasanya disukai oleh bayi. 

6. Mangga

Sebagai buah tropis, mangga sangat mudah didapatkan saat sedang musimnya di Indonesia. Buah ini kaya vitamin A, C, B, serta zat besi, kalium, dan serat. Anda bisa mulai memberikan mangga pada bayi saat berusia 8 bulan. Namun berhati-hatilah saat mengupas mangga. Jangan sampai getah pada kulitnya menempel pada daging buah yang akan diberikan pada Si Kecil karena bisa menimbulkan gatal di tenggorokan.

7. Pir

Pir sering menjadi pilihan orangtua sebagai makanan yang pertama kali diberikan saat bayi usia 6 bulan. Buah pir yang sudah matang tidak perlu dikukus karena daging buahnya sudah lunak. Anda bisa langsung menjadikannya sebagai puree.Jika buah pir masih renyah dan agak keras, Anda disarankan untuk mengukusnya dahulu sampai lunak sebelum diberikan pada bayi.

8. Buah naga

Pilihan buah yang baik untuk bayi lainnya adalah buah naga. Selain tidak beraroma mencolok, buah ini juga memiliki rasa yang tidak terlalu manis sehingga ramah untuk lidah bayi. Buah naga juga baik untuk tumbuh kembang bayi karena mengandung banyak vitamin, kalsium dan fosfor. Untuk menu MPASI atau snack, Anda dapat memberikan langsung buah naga pada bayi tanpa perlu dikukus.

9. Buah plum

Sumber makanan tinggi serat adalah salah satunya buah plum. Selain tinggi serat, buah ini juga mengandung banyak mineral dan vitamin, mulai dari vitamin A, C, B1, B2, B3, B6, B9 dan B12. Buah dengan rasa asam dan manis ini juga sangat baik untuk bayi karena tinggi zat besi. Mengonsumsi buah plum akan bantu menjaga daya tahan tubuh bayi, mencegah bayi sembelit, dan memelihara kesehatan tulang.

10. Buah bit

Buah bit menjadi salah satu buah yang bagus untuk bayi karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Nutrisi yang terkandung dalam buah bit seperti karbohidrat, protein, serat, Vitamin C, folat, zat besi, kalium hingga magnesium. Buah ini juga mengandung antioksidan yang bagus untuk daya tahan tubuh dan membantu mengurangi efek peradangan. Mengonsumsi buah bit dapat membantu memelihara kesehatan sistem pencernaan bayi dan mendukung kinerja saraf serta otot si Kecil.

Setiap keluarga memiliki cara yang berbeda dalam memperkenalkan makanan bayi. Ada yang memberikan buah dalam bentuk puree, sementara ada juga yang langsung memberikannya dalam bentuk finger food untuk dipegang dan dimakan sendiri oleh Si Kecil.Anda bisa menyesuaikan dan memilih cara yang cocok bagi Anda dan bayi Anda. Mulai dari buah untuk bayi, sayuran, maupun bubur padat.Jika memutuskan untuk memberi MPASI dalam bentuk puree, segeralah beranjak ke MPASI dengan konsistensi lebih kental atau makanan yang dilumatkan. Belajar mengunyah makanan akan memperkuat otot-otot yang digunakan oleh anak untuk berbicara kelak.Namun perlu diingat bahwa puree bukanlah makanan utama dalam MPASI. Selalu berikan porsi makanan yang mengandung empat kuadran, yaitu karbohidrat, protein nabati, protein hewani, dan serat. Nutrisi-nutrisi ini baik untuk pertumbuhan tubuh dan otak anak, serta mencegah stunting
mpasimakanan bayibuah dan sayuran
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20046200
Diakses pada 8 November 2019
Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a25010527/first-foods-fruit-vs-vegetables
Diakses pada 8 November 2019
Wholesome Baby Food. https://wholesomebabyfood.momtastic.com/fruits-for-baby-food.htm
Diakses pada 8 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait