Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir, Jangan Sembarangan

Rumah maupun perabotan yang terendam banjir harus dibersihkan dengan cara khusus
Perabotan yang terendam banjir membutuhkan cara khusus untuk dibersihkan

Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir pada awal tahun 2020. Terhitung ratusan rumah rusak akibat bencana ini. Setelah banjir perlahan menyurut, para warga pun mulai berbenah untuk memulihkan kondisi rumah mereka. 

Membersihkan rumah pascabanjir memang bukan perkara mudah. Anda bisa melakukannya secara bertahap dan perlahan-lahan, tidak perlu satu hari langsung beres semuanya.

Selain itu, ada sejumlah hal yang harus Anda perhatikan agar kegiatan bersih-bersih tetap aman. Jika Anda tidak telaten, bukan tak mungkin bisa muncul kerusakan lebih lanjut pada rumah, peningkatan risiko cedera, serta ancaman masalah kesehatan.

Ingat ini sebelum membersihkan rumah

gunakan senter untuk mengecek isi rumah pascabanjir
Siapkan senter sebagai sumber penerangan jika masih mati lampu

Waspadalah sebelum Anda memutuskan untuk masuk kembali ke rumah atau membersihkan rumah setelah bencana banjir. Saluran gas, listrik, dan struktur rumah bisa mengalami kerusakan yang tak sedikit. Kondisi ini dapat mencelakakan Anda sewaktu-waktu.

Karena itu, Anda perlu menghubungi pihak berwenang terlebih dulu untuk memastikan bahwa semuanya telah aman. Jangan lupa juga untuk memperhatikan hal-hal di bawah ini:

  • Siapkan senter sebagai alat penerangan ketimbang lilin atau korek api. Pasalnya, dikhawatirkan ada gas yang bocor saat banjir sehingga bisa memicu kebakaran.
  • Perhatikan pecahan kaca dan puing-puing yang berserakan karena bisa menimbulkan luka dan cedera. Untuk mencegahnya, gunakan sepatu bot yang tahan air dan sarung tangan karet atau kulit.
  • Kenakan baju lengan panjang yang berwarna terang serta celana panjang untuk menghindari gigitan nyamuk. Saat musim hujan, hewan ini lebih rajin berkembang biak. Jangan lupa juga untuk menggunakan krim antinyamuk.
  • Jika bangunan rumah Anda mengandung asbes dan memerlukan renovasi yang melibatkan bahan ini, pembersihan rumah harus diserahkan pada petugas berlisensi yang terlatih menangani abses.

Cara membersihkan rumah setelah banjir

mencuci tangan setelah membersihkan rumah atau memegang benda apapun
Jangan lupa mencuci tangan setelah membersihkan rumah

Setelah memastikan rumah dan lingkungan Anda aman untuk dbersihkan, saatnya Anda memutuskan mulai dari mana untuk proses bebersih.

Anda bisa menerapkan tips aman berikut sebagai cara membersihkan rumah usai terendam banjir:

1. Senantiasa memerhatikan kebersihan

Penyakit (seperti infeksi pencernaan dan hepatitis A) dapat menyebar melalui air yang terkontaminasi limbah banjir. Karena itu, jangan langsung memakai air sumur atau air keran untuk aktivitas harian, misalnya mencuci piring dan menggosok gigi. Bisa saja air tersebut telah tercemar.

Bila Anda menggunakan air PAM, Anda mesti menghubungi petugas PAM terlebih dulu guna memastikan keamanan dan kebersihan air bersih Anda di rumah.

Setelah membersihkan rumah atau memegang apapun yang sudah terkena banjir, selalu cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Jika air masih terkontaminasi, Anda bisa menggunakan air dari botol kemasan, disinfektan, atau hand sanitizer yang mengandung alkohol.

Bila Anda memiliki luka terbuka yang terkena air banjir, segera basuh dengan air mengalir, sabun dan bungkus dengan plester atau kain kasa. Lalu, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut guna mencegah risiko terjadinya tetanus. 

2. Membersihkan bagian dalam rumah

  • Buka pintu dan jendela lebar-lebar agar bagian dalam rumah cepat kering. Tapi jika sudah tidak ada genangan air dan listrik aman, Anda bisa menggunakan kipas angin atau pemanas ruangan.
  • Bersihkan lumpur, kotoran, dan puing-puing dengan semprotan selang. Mulai dari bagian rumah yang paling tinggi hingga paling bawah.
  • Gunakan air panas dan detergen untuk membersihkan area rumah yang telah terkontaminasi air banjir, lalu lakukan disinfeksi.
  • Jika memungkinkan, gunakan bleach pada tirai, pakaian, dan seprai.
  • Buanglah barang-barang yang sudah terendam selama lebih dari 48 jam karena biasanya sulit dikeringkan dan mudah ditumbuhi oleh jamur. Contohnya, karpet, sofa, wallpaper, pakaian, kertas, kayu, dan makanan.
  • Keluar jenis perabotan yang keras dari dalam rumah sebelum dibersihkan dengan detergen dan disinfektan. Misalnya, meja kayu. Jemur sampai benar-benar kering, baru angkat kembali ke dalam rumah.

3. Membersihkan bagian luar rumah

  • Bersihkan kotoran dan puing-puing di lantai. Anda bisa menggunakan sapu atau semprotan selang.
  • Bersihkan permukaan benda yang keras dengan sapu dan air sabun.
  • Buang air bekas banjir dari pot dan wadah lainnya untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.
  • Cek sumber aliran air dan sistem pengolahan air limbah di rumah. Jika telah terkontaminasi air banjir, segeralah bersihkan. Misalnya, dengan memakai pompa.
  • Tangki septik juga perlu diperiksa apakah ada kerusakan atau tidak.
mainan anak harus dibersihkan dengan air yang sudah direbus
Bersihkan mainan anak yang terkena banjir dengan air yang sudah direbus

4. Membersihkan mainan anak

  • Cuci mainan dengan air bersih dan sabun. Jika air Anda masih terkontaminasi, rebus air selama satu menit.
  • Biarkan air sampai dingin sebelum digunakan untuk mencuci mainan.
  • Jika memungkinkan, cucilah bagian mainan yang sangat kotor sebanyak dua kali.
  • Perhatikan bagian celah pada mainan. Pasalnya, kotoran di celah-celah biasanya sulit dibersihkan.
  • Untuk memastikan mainan sudah benar-benar bersih, Anda bisa menciumnya. Jika tercium bau jamur, berarti masih ada jamur yang melekat dan cucilah kembali.
  • Keringkan mainan di luar rumah saat ada sinar matahari. Cara ini dapat membantu dalam membunuh bakteri atau jamur.

5. Membersihkan mainan yang sudah ditumbuhi oleh jamur

Untuk mainan yang memiliki bercak-bercak jamur, perlu langkah pembersihan yang agak berbeda. Lakukan cara-cara di bawah ini:

  • Rendam mainan dalam air
  • Kikis jamur yang masih tersisa dengan sikat pembersih
  • Bilas dengan air sabun bersuhu panas.
  • Taruh mainan dalam air yang sudah diberi cairan pemutih, dan biarkan selama 15 menit
  • Keringkan mainan
  • Jangan memaksakan untuk menghilangkan jamur jika memang sudah menempel, lebih baik tidak digunakan lagi agar tidak menyebabkan penyakit.

Dengan menerapkan cara membersihkan rumah pascabanjir yang benar, Anda dan keluarga niscaya akan terhindar dari berbagai penyakit maupun cedera. Jangan lupa untuk mengenakan alat pelindung lengkap, seperti sarung tangan, masker, serta kacamata pelindung, agar proses pembersihan tetap aman. Khususnya bagi Anda yang mengidap asma, alergi, atau masalah pernapasan

Bila memungkinkan, Anda bisa mempertimbangkan untuk menyewa jasa petugas kebersihan profesional untuk membersihkan rumah Anda dari kotoran pascabanjir.  

Better Health Channel. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/HealthyLiving/After-a-flood-returning-home-safely
Diakses pada 05 Januari 2020

State of Rhode Island's Department of Health. https://health.ri.gov/emergency/flooding/about/cleaning/
Diakses pada 05 Januari 2020

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_how-to-clean-your-home-after-a-flood_10375549.bc
Diakses pada 05 Januari 2020

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_how-can-i-clean-my-babys-toys-and-equipment-after-a-flood_10375545.bc
Diakses pada 05 Januari 2020

Artikel Terkait

Banner Telemed