logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Cara Menghilangkan Bau Badan pada Anak yang Ampuh

open-summary

Terdapat beberapa cara menghilangkan bau badan anak yang ampuh, seperti mengoleskan perasan air lemon, mandi secara teratur, hingga mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi kondisi medis tertentu.


close-summary

23 Okt 2019

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Bau badan anak bisa dikarenakan banyak hal, salah satunya pakaian yang tak efektif menyerap keringat.

Jangan terlalu khawatir, bau badan adalah hal wajar bagi anak yang baru masuk masa pubertas.

Table of Content

  • Berbagai cara menghilangkan bau badan pada anak
  • Penyebab bau badan anak yang patut dipahami
  • Kapan anak-anak boleh menggunakan deodoran?
  • Deodoran alami untuk anak
  • Catatan dari SehatQ

Tidak hanya orang dewasa saja yang memiliki bau badan. Anak-anak pun mengalami persoalan tersebut. Biasanya, bau badan anak mulai muncul saat mereka menginjak masa pubertas. 

Advertisement

Untuk anak laki-laki, pubertas dimulai pada usia 12-16 tahun, sedangkan perempuan dimulai pada usia 10-14 tahun. Apalagi, mereka cenderung menjadi lebih aktif di luar rumah, yang menyebabkan berkeringat.

Bagi orangtua yang khawatir terhadap bau badan anak-anaknya, berikut cara menghilangkan bau badan pada anak yang penting untuk dipahami. 

Berbagai cara menghilangkan bau badan pada anak

Orangtua memegang peran penting dalam mengatasi bau badan anak. Sebab, anak-anak belum terlalu mengerti dampak buruk dari bau badan tak sedap yang dimilikinya. Beberapa cara menghilangkan bau badan pada anak di bawah ini dapat dicoba.

1. Mandi secara teratur

Cara mengatasi bau badan pada anak yang utama ialah mengajarkannya untuk mandi secara teratur. Selalu pastikan anak-anak mandi setiap pagi untuk membatasi jumlah bakteri pada kulit mereka. Ajarkan mereka untuk benar-benar mencuci bagian yang memiliki kelenjar keringat, seperti kaki, alat kelamin, hingga ketiak

2. Membersihkan badannya setelah beraktivitas

Ketika menginjak masa pubertas, anak-anak cenderung lebih sering beraktivitas. Sehabis melakukan aktivitas yang membuat tubuh Si Kecil berkeringat, biasakan anak-anak untuk mandi.

3. Memastikan pakaiannya telah bersih

Pastikan pakaian yang anak-anak gunakan selalu bersih dan kering, karena bau badan tidak selalu datang dari tubuh, tapi juga dari pakaian yang mereka gunakan.

4. Menggunakan pakaian dari kain dan bahan alami

Pakaian yang terbuat dari kain atau bahan alami dipercaya lebih efektif menyerap keringat dengan baik. Bau badan pun bisa dikurangi dengan cara ini.

5. Obat-obatan

Jika bau badan pada anak disebabkan oleh kondisi medis hiperhidrosis (keringat berlebih), dokter dapat meresepkan krim antibakteri untuk mengatasi bau tak sedap pada badan anak.

Obat-obatan yang mengandung aluminium klorida heksahidrat juga bisa diresepkan dokter jika bagian ketiak anak memproduksi keringat berlebih.

6. Mengoleskan perasan air lemon

Dilansir dari Parenting First Cry, mengoleskan perasan air lemon ke bagian tubuh Si Kecil dianggap sebagai cara menghilangkan bau badan anak yang ampuh.

Cobalah untuk memeras lemon dan ambil airnya. Setelah itu, oleskan di ketiak anak dengan kapas. Diamkan selama 10 menit dan bersihkan dengan air.

7. Menggunakan sabun antibakteri

Dilansir dari Web MD, menggunakan sabun antibakteri dapat dijadikan sebagai cara menghilangkan bau badan pada anak.

Pasalnya, sabun antibakteri dapat mengatasi berbagai bakteri penyebab bau badan yang mungkin ada pada kulit anak.

8. Mengeringkan tubuh dengan benar

Cara mengatasi bau badan pada anak selanjutnya ialah mengeringkan tubuhnya secara menyeluruh dengan handuk. Pastikan tidak ada lagi area yang basah pada tubuh anak setelah ia dimandikan.

Sebab, area kulit yang basah dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri. Jika kulit kering, bakteri tidak bisa berkembang biak.

9. Membatasi pengonsumsian makanan tertentu

Cara menghilangkan bau ketiak pada anak yang bisa orangtua coba ialah membatasi pengonsumsian makanan tertentu.

Perlu diketahui, beberapa makanan dapat menyebabkan bau badan tak sedap, seperti bawang, hingga makanan seperti cabai.

Jika anak menyukai berbagai makanan di atas, batasilah porsinya.

Sebelum mencoba cara menghilangkan bau ketiak pada anak ini, berkonsultasilah pada dokter untuk menghindari efek samping.

Jika berbagai cara menghilangkan bau badan anak di atas masih belum ampuh, mungkin ini saat yang tepat untuk memperkenalkan deodoran kepada mereka.

Penyebab bau badan anak yang patut dipahami

Sama seperti Anda, ketika bau badan muncul, anak-anak juga bisa merasa tidak percaya diri saat bersosialisasi dengan teman sebayanya. Sebagai orangtua, Anda harus memperhatikan langkah penting untuk menghilangkan bau badan anak.

Setelah memahami berbagai cara menghilangkan bau ketiak pada anak, orangtua juga perlu tahu bahwa bau badan pada anak bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti berikut ini.

  • Bau badan anak biasanya menjadi sinyal datangnya masa pubertas. Ini adalah hal yang wajar terjadi. Orangtua disarankan untuk tidak terlalu mengkhawatirkannya.
  • Mengonsumsi makanan seperti bawang putih atau bawang bombay bisa menjadi pemicu datangnya bau badan pada anak.
  • Bau badan anak bisa timbul karena kebersihan tubuh yang kurang terjaga, seperti malas mandi hingga maupun membilas daerah yang kerap berkeringat. Sebab, bakteri bisa bersentuhan dengan keringat, yang akhirnya menimbulkan bau badan tak sedap.

Selain itu, keringat lebih banyak diproduksi saat anak-anak menginjak masa pubertas. Sebab, kelenjar keringat menjadi lebih aktif, sehingga produksi air keringat pun meningkat. Akhirnya, bau badan juga semakin menyengat.

Kelenjar keringat juga mulai memproduksi bahan kimia yang memiliki bau lebih kuat. Bau ini bisa muncul di tempat-tempat seperti ketiak, kaki, hingga alat kelamin anak.

Kapan anak-anak boleh menggunakan deodoran?

Deodoran mungkin menjadi hal yang sangat penting untuk orang dewasa. Sebab, bau badan orang dewasa bisa lebih menyengat, dibandingkan dengan anak-anak. Namun, akan ada saatnya Anda memperkenalkan deodoran kepada anak.

Faktanya, tidak ada ukuran usia yang spesifik untuk menggunakan deodoran bagi anak. Setiap orangtua dan anak-anaknya harus membuat keputusan mengenai waktu penggunaan deodoran.

Jika ada rasa khawatir bahwa deodoran bisa menyebabkan efek samping pada anak, pastikan deodoran yang Anda beli tidak mengandung aluminum dan paraben. Ada banyak deodoran alami yang bisa jadi pilihan.

Sebagian anak membutuhkan waktu agar tubuhnya bisa cocok dengan deodoran. Walaupun deodoran alami dianggap aman, beberapa anak bisa saja alergi terhadapnya. Lebih baik, sebelum mengoleskan dedoran ke ketiak mereka, oleskan dulu ke bagian-bagian tubuh seperti bagian belakang tangan, untuk melihat kemungkinan munculnya gejala alergi.

Deodoran alami untuk anak

Jika Anda tetap tidak ingin sang buah hati terpapar dengan bahan-bahan yang dikandung deodoran, terdapat resep untuk membuat deodoran di rumah. Bahan-bahan di bawah ini bisa digunakan untuk membuat deodoran alami.

  • ¼ cangkir baking soda
  • ¼ cangkir tepung arrowroot (tepung pati garut)
  • 4 sendok makan minyak kelapa
  • ¼ sendok teh minyak esensial seperti lavender atau tea tree oil.

Campurkan keempat bahan tersebut, dan masukkan ke dalam tempat deodoran bekas yang sudah dibersihkan.
Perlu diingat juga, penelitian terhadap deodoran alami menggunakan bahan di atas masih terus berlanjut. Maka dari itu, efektivitas deodoran alami mungkin tidak sebaik deodoran yang Anda beli di toko.

Baca Juga

  • Operasi Transgender: Prosedur, Persiapan, dan Efek Sampingnya
  • Anak Tidak Bisa Diam? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Anatomi Hidung Manusia Serta Fungsi dan Cara Kerjanya

Catatan dari SehatQ

Bau badan adalah hal yang sangat normal terjadi pada anak-anak. Apalagi ketika mereka sudah mulai menginjak masa pubertas. Walau demikian, menghilangkan bau badan anak wajib dilakukan.

Berkonsultasilah dengan dokter jika bau badan masih menyengat walau sudah menggunakan deodoran, maupun menjalani gaya hidup bersih dan sehat.

Sebab, ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan anak-anak berkeringat lebih. Dokter dapat menyarankan Anda untuk melakukan tes pada anak, untuk mencari kemungkinan adanya penyakit tertentu yang menjadi sumber bau badan.

Advertisement

tips parentinghidup sehatbau badankesehatan anakparenting stress

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved