Banyak Manfaatnya, Inilah Berbagai Tips Penting Berenang saat Hamil

Berenang saat hamil dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh
Berenang ternyata juga memiliki manfaat bagi ibu hamil

Olahraga tetap menjadi hal yang penting untuk dilakukan meski sedang hamil karena banyak manfaatnya. Namun, tidak semua olahraga aman dilakukan oleh ibu hamil sebab ada beberapa olahraga yang malah membahayakan ibu dan janin.

Salah satu olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil adalah berenang. Meski banyak manfaatnya, namun jarang ibu hamil yang melakukan olahraga ini. Supaya Anda lebih familiar terhadap manfaatnya, simak sederet manfaat berenang saat hamil yang mungkin belum Anda ketahui.

Manfaat berenang saat hamil

Berenang saat hamil dapat dilakukan jika kondisi kehamilan Anda sehat, dan tentunya melalui izin dari dokter. Jadi, pastikan Anda telah berkonsultasi pada dokter sebelum memutuskan untuk berenang.

Beberapa manfaat berenang saat hamil yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

  • Memperkuat jantung sehingga membuatnya lebih efektif dalam memompa darah.
  • Meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan kadar oksigen dalam darah.
  • Mengurangi pembengkakan di lengan dan kaki.
  • Membantu menjaga berat badan ibu hamil pada kisaran yang sehat karena dapat membakar kalori.
  • Menangkal sakit punggung akibat perut yang membesar.
  • Tidak membebani fisik karena daya apung air dapat membuat ibu hamil bergerak secara leluasa, tanpa adanya tekanan dari berat badan meski memiliki berat kehamilan yang ekstra.
  • Mencegah ibu hamil dari kepanasan. Berenang di kolam dapat membantu ibu hamil tetap sejuk terutama ketika suhu sedang melonjak.
  • Menguatkan kelompok otot besar, seperti yang terdapat pada lengan dan kaki.
  • Membangun daya tahan tubuh.
  • Membuat tidur lebih baik.
  • Menghilangkan keletihan.
  • Meredakan sakit dan nyeri.
  • Mengurangi mual dan muntah akibat morning sickness.
  • Membantu persiapan persalinan. Berenang dapat memperkuat otot, meningkatkan daya tahan dan tenaga yang akan sangat penting untuk mendorong bayi keluar saat persalinan.

Mungkin tidak semua manfaat tersebut bisa didapat oleh ibu hamil, namun tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba. Sebab, berenang saat hamil merupakan olahraga yang baik untuk dilakukan.

Tips berenang saat hamil

Jika Anda sudah diperbolehkan oleh dokter untuk berenang, pilihlah baju renang yang nyaman untuk ibu hamil. Pastikan juga Anda berenang di kolam yang bersih karena kolam kotor dapat mendatangkan penyakit yang dikhawatirkan akan membahayakan kehamilan Anda.

Selain itu, berhati-hatilah ketika berjalan di sekitar kolam dan saat masuk ke kolam. Sebab bisa saja Anda terjatuh dan terjadi hal yang buruk pada kehamilan Anda. Beberapa tips berenang saat hamil yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Hindari kolam air panas lebih dari 33C. Menghabiskan lebih dari 10 menit di kolam air panas yang suhunya tinggi dapat meningkatkan suhu tubuh ibu hamil. Hal ini dapat meningkatkan risiko keguguran, kelainan otak, dan sumsum tulang belakang jika terjadi pada 4-6 minggu pertama kehamilan. Bila tidak tahan dengan air dingin, cobalah air hangat agar lebih aman.

  • Berenang di pagi hari. Waktu terbaik untuk berenang saat hamil adalah di pagi hari. Berenang saat hamil di pagi hari dapat mencegah mual dan memberi energi pada tubuh Anda sepanjang hari.

  • Lakukanlah pemanasan dan pendinginan terlebih dahulu. Peregangan tubuh sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kram dan cedera, namun berhati-hatilah dan jangan terlalu memaksakan diri.

  • Cobalah untuk berenang selama 20-30 menit. Jika Anda terbiasa berenang sebelum hamil, lanjutkan tanpa banyak perubahan. Namun, bila Anda tidak terbiasa berenang sebelum hamil, tanyakan pada dokter terlebih dahulu mengenai durasi berenang yang baik untuk Anda, dan jika perlu dampingi pula oleh instruktur renang.
  • Pilihlah gaya berenang yang nyaman. Ibu hamil dapat melakukan gaya dada dan gaya punggung secara bergantian sambil menggerakan kaki dengan perlahan. Ini dapat menjadi latihan yang baik. Namun, berhati-hatilah untuk tidak melengkungkan punggung terlalu jauh karena dapat menekan janin.

  • Jangan menahan napas. Janin tentu membutuhkan oksigen, jadi pastikan untuk terus menjaga pernapasan yang stabil saat berenang.

  • Tetap terhidrasi. Ketika berada di dalam air, Anda mungkin lupa untuk tetap terhidrasi. Oleh sebab itu, minumlah satu gelas air putih sebelum berenang, satu gelas setiap 20 menit berenang, dan satu gelas setelah keluar dari kolam. Anda mungkin membutuhkan lebih banyak minum ketika cuaca sedang panas.

Setelah berenang selesai, keluarlah dari kolam secara perlahan. Bila ada pegangan, maka peganglah dengan erat untuk menghindari risiko jatuh. Lalu, berjalanlah dengan hati-hati di sekitar kolam.

Selalu 'dengarkan' tubuh Anda, dan jangan memaksakan aktivitas yang tidak dirasa nyaman.

Jika ketika berenang Anda mengalami rasa sakit yang tajam, napas pendek, pingsan, pendarahan vagina, pusing, kontraksi, tidak ada gerakan janin atau gejala lain, maka segeralah hentikan berenang dan periksakan diri Anda pada dokter. Bila dibiarkan, ini dapat membahayakan ibu hamil maupun janin.

Baby Center. https://www.babycenter.com/0_great-pregnancy-exercise-swimming_7822.bc
Diakses pada 16 Oktober 2019

Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/x4323/is-it-ok-to-swim-during-pregnancy
Diakses pada 16 Oktober 2019

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/swimming
Diakses pada 16 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed