Penyakit pikun dapat berkembang menjadi delirium maupun demensia jika tidak dilakukan pencegahan sejak dini
Jangan sampai terlambat, pikun dapat berkembang menjadi delirium dan demensia

Pikun tidak hanya dialami oleh para lansia saja, tetapi dapat juga dialami oleh orang-orang muda. Anda mungkin sering melupakan beberapa hal penting atau sulit mengingat hal-hal baru atau sering mendengar keluhan dari teman atau kerabat mengenai memori Anda.

Sering lupa adalah ciri khas dari pikun. Anda mungkin tidak menyadari bahwa perlahan-lahan kemampuan memori Anda makin berkurang dan menjadi pikun.

Mencegah pikun atau sering lupa bukanlah hal yang mustahil dan dapat dilakukan mulai dari sekarang. Tidak perlu susah-susah mencari, Anda dapat mengetahui tips-tips mencegah pikun melalui artikel ini!

Tips Mencegah Pikun

Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghindari pikun:

1. Pola Makan yang Sehat

Mencegah pikun dapat dimulai dengan konsumsi makanan yang sehat. Kurangi konsumsi gula, alkohol, dan karbohidrat yang diproses (seperti kue, roti, dan sebagainya), karena bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan risiko pikun.

Tingkatkan konsumsi ikan, daging ayam, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Mengonsumsi suplemen dan makanan yang mengandung omega-3 dan antiradang dapat meningkatkan fungsi memori.

2. Bersosialisasi

Bersosialisasi dengan teman dan kerabat tidak hanya meningkatkan suasana hati tetapi juga dapat menangkal pikun. Interaksi sosial dapat mencegah depresi dan menurunkan stres yang berperan dalam turunnya memori.

3. Tidur yang Cukup

Saat tidur, memori-memori dalam otak diperkuat dan karenanya kurang tidur dapat berperan meningkatkan pikun. Selain itu, tidur dapat meningkatkan fokus dan atensi Anda.

4. Berolahraga Teratur

Olahraga tidak hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat mencegah pikun dengan meningkatkan fungsi memori. Olahraga yang disarankan adalah 150 menit per minggu untuk olahraga ringan dan 75 menit per minggu untuk olahraga berat.

5. Mempertahankan Berat Badan Sehat

Obesitas dapat berefek buruk pada otak dan memori serta berisiko lebih tinggi untuk mengalami Alzheimer. Mempertahankan berat badan yang sehat tidak hanya baik untuk mencegah pikun tetapi juga baik bagi tubuh.

6. Menerapkan Meditasi dan Mindfulness

Meditasi tidak hanya dapat menurunkan stres dan membuat rileks tetapi dapat berperan untuk mencegah pikun. Meditasi dapat meningkatkan memori jangka pendek dan memori spasial (memori mengenai ruang, posisi, bidang, bentuk, arah, luas, dan jarak).

Salah satu teknik untuk mengatasi stres selain meditasi adalah mindfulness. Mindfulness meliputi suatu kondisi saat Anda menjadi sadar dengan sekeliling. Teknik ini tidak hanya menurunkan stres, tetapi juga dapat meningkatkan atensi, fokus, serta memori Anda.

7. Melatih Otak

Selain menyenangkan, bermain dapat menangkal pikun. Memainkan permainan yang dapat mengasah otak dapat meningkatkan kinerja otak, memori, konsentrasi, dan kemampuan memecahkan masalah.

Permainan-permainan mengasah otak yang dapat dimainkan dapat berupa permainan mengingat kata, teka-teki silang, tetris, dan sebagainya. Permainan-permainan yang mengasah otak juga bisa didapatkan melalui aplikasi di telepon genggam Anda.

Namun, melatih otak tidak hanya dapat dilakukan melalui permainan tetapi juga dapat dilakukan dengan memainkan alat musik, menjadi sukarelawan di komunitas-komunitas sekitar, dan sebagainya.

Tips-tips di atas dapat mencegah pikun dan meningkatkan fungsi otak serta memori Anda. Namun, jika Anda mengalami kebingungan atau kesulitan memori yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Anda perlu untuk berkonsultasi ke dokter agar dilakukan pemeriksaan dan penanganan karena Anda bisa saja mengalami demensia, delirium, dan gangguan fungsi kognitif otak lainnya.

Artikel Terkait

Banner Telemed