9 Tips Puasa bagi Penderita Maag agar Ibadah Lancar di Bulan Ramadan


Sakit maag tidak menjadi halangan bagi anda untuk menjalankan ibadah puasa. Dengan tips puasa bagi penderita maag yang tepat (dari pilihan makanan hingga konsumsi obat), Anda dapat terhindari dari sakit maag.

0,0
28 Apr 2021|Lenny Tan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu tips puasa untuk penderita maag adalah memilih makanan dan minuman yang tepatKonsumsi yoghurt adalah salah satu tips puasa bagi penderita maag yang mudah dilakukan
Perut kosong setelah sahur hingga jam buka puasa dapat meningkatkan risiko sakit maag maupun kambuhnya penyakit ini. Gejala maag bisa berupa rasa begah, cepat kenyang, hingga nyeri ulu hati (heartburn). Bagi orang yang mengalami maag, berpuasa perlu dilakukan dengan lebih hati-hati supaya ibadah ini tetap lancar. Oleh karena itu, tips puasa bagi penderita maag mesti diterapkan. Apa sajakah itu?

Sederet tips puasa bagi penderita maag

Untuk memastikan agar maag tidak kambuh saat puasa, Anda dapat menerapkan sejumlah langkah di bawah ini:

1. Pilih makanan dan minuman yang tepat

Untuk sahur dan berbuka puasa, pilihlah makanan yang bisa meredakan gejala maag. Beberapa contoh bahan pangan ini meliputi:
  • Makanan tinggi serat, seperti oatmeal, nasi merah, biji-bijian, roti gandum, buah, sayur, kacang-kacangan
  • Makanan rendah lemak, seperti daging sapi rendah lemak, ikan, dan daging ayam tanpa kulit (terutama dada ayam)
  • Makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt, tempe, tahu, miso, serta kimchi
  • Buah yang tidak asam, seperti pisang, pir, apel, melon, dan lain-lain
tips puasa bagi penderita maag termasuk makanan berserat
Makanan tinggi serat bisa menjadi pilihan pengidap sakit maag saat puasa

2. Hindari makanan dan minuman yang bisa memicu gejala maag

Mencegah gejala maag juga perlu memerhatiakn tips puasa bagi penderita maag ini. Ketika sahur dan berbuka puasa, jauhi makanan dan minuman yang bisa mengiritasi lambung berikut:
  • Makanan asam, seperti jeruk, lemon, dan tomat, baik dalam bentuk buah maupun jus
  • Makanan pedas
  • Makanan berlemak, seperti rendang, gorengan, serta sayur lodeh
  • Minuman bersoda
  • Minuman yang mengandung kafein seperti kopi
Selain menyebabkan maag, bahan makanan tersebut juga dapat meningkatkan risiko asam lambung naik alias GERD.

3. Jangan makan dengan porsi berlebihan

Setelah berpuasa seharian, Anda mungkin saja kalap makan saat jam buka puasa tiba. Padahal, makan banyak sekaligus bisa membuat perut terlalu penuh dan memicu rasa begah hingga maag.Oleh sebab itu, tips puasa bagi penderita maag berikutnya adalah jangan makan terlalu banyak pada satu waktu.Anda bisa membatasi porsi makan ketika sahur maupun berbuka. Anda juga dapat mulai menyantap makanan ringan terlebih dulu sebelum makan berat. Misalnya, makan buah pisang atau kue saat buka puasa lalu baru makan berat sesudah tarawih.Tak hanya sakit maag, makan berlebihan waktu sahur dan berbuka juga bisa menjadi dalang berat badan naik saat puasa. Anda tak ingin ini terjadi, bukan?
jangan makan berlebihan termasuk tips puasa bagi penderita maag
Tidak makan berlebihan termasuk tips puasa bagi penderita maag yang perlu diperhatikan

4. Kunyah makanan perlahan-lahan

Sebagian besar oran mungkin saja makan terburu-buru ketika sahur. Misalnya karena telat bangun. Tapi tahukah Anda bahwa kebiasaan makan iin termasuk pemicu sakit maag?Menghabiskan makanan terlalu cepat bisa membuat banyak udara masuk ke saluran pencernaan. Akibatnya, sakit maag bisa terjadi.Karena itulah, mengunyah makanan dengan perlahan-lahan termasuk tips puasa bagi penderita yang perlu diterapkan. Anda bisa berusaha untuk bangun lebih pagi supaya santap sahur bisa lebih tenang.

5. Hindari merokok dan konsumsi obat pereda nyeri

Apabila Anda perokok, berhenti merokok selama bulan ramadan termasuk tips puasa bagi penderita maag yang perlu dipraktikkan. Pasalnya, kebiasaan tak baik ini dapat meningkatkan risiko sakit maag dan asam lambung naik (GERD).Mengonsumsi obat pereda nyeri (analgesik) secara rutin juga dapat menyebabkan iritasi pada lambung, terutama lambung yang kosong selama puasa. Hal ini akan meningkatkan risiko sakit maag.Jika Anda mengalami nyeri dan membutuhkan obat pereda nyeri, tanyakan pada dokter terlebih dulu. Dokter bisa memberikan obat pereda nyeri yang aman bagi lambung Anda.
berhenti merokok termasuk tips puasa bagi penderita maag
Berhentilah merokok selama buan puasa untuk cegah sakit maag

6. Konsumsi obat maag dengan tepat

Jika Anda sedang mengonsumsi obat maag, perhatikanlah jadwal yang tepat untuk meminumnya. Obat ini umumnya mesti dikonsumsi sebelum makan, jadi minumlah obat tersebut sekitar 30 menit menjelang sahur atau makan besar saat buka puasa.Bila dokter menyarankan Anda untuk minum obat maag sebanyak 1-2 kali sehari, lakukan langkah ini ketika Anda sahur dan berbuka.Apabila obat maag perlu dikonsumsi 3-4 kali per hari, ada baiknya Anda menanyakan pada dokter mengenai hal ini sebelum bulan puasa dimulai. Dokter mungkin bisa menggantiya dengan jenis obat yang bekerja lebih lama.Jika gejala maag tetap terasa meski Anda sudah menerapkan jadwal minum obat yang sesuai, kembalilah memeriksakan diri ke dokter. Dengan ini, dokter bisa menyesuaikan jenis obat maag maupun memberikan tips puasa bagi penderita maag agar puasa Anda tetap lancar.

7. Kelola stres dengan baik

Menahan emosi merupakan salah satu tujuan ibadah ramadan. Jadi usahakan untuk mengendalikan emosi dan mengelola stres Anda dengan langkah positif.Selain menambah pahala, mengendalikan stres bisa pula menjadi tips puasa bagi penderita maag yang baik. Pasalnya, langkah ini termasuk cara menurunkan risiko sakit maag.Anda bisa mengelola stres dengan cara-cara sederhana di bawah ini:
  • Beristirahat sejenak ketika merasa lelah
  • Menerapkan teknik relaksasi, seperti meditasi, latihan pernapasan, dan yoga
  • Melakukan hobi
  • Berbagi cerita dengan orang-orang terdekat
yoga termasuk tips puasa bagi penderita maag
Yoga bisa dilakukan untuk mengendalikan stres selama puasa

8. Jangan langsung tidur setelah makan

Jam sahur di waktu subuh bisa saja membuat Anda mengantuk dan ingin tidur lagi sesudah makan. Tapi ingatlah bahwa Anda sebaiknya tidak langsung tidur setelah makan. Karena itu, tips puasa bagi penderita maag selanjutnya berhubungan dengan waku tidur ini.Tidur segera setelah makan bisa menjadi salah satu pemicu nyeri ulu hati serta sakit maag. Idealnya, Anda perlu menunggu 2-3 jam sehabis makan agar makanan sudah dicerna dan mengalir dari lambung ke usus halus.Sebagai alternatif bagi orang yang tidak bisa menahan kantuk, Anda bisa mencoba untuk tidur denga posisi kepala lebih tinggi. Misalnya, menyangga kepala dengan dua bantal atau tidur setengah duduk.Posisi tidur tersebut bisa membantu dalam mencegah agar makanan tidak kembali naik ke kerongkongan. Dengan ini, gejala seperti nyeri ulu hati dan maag bisa dihindari.

9. Tidak berolahraga segera setelah makan

Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan, termasuk sesudah Anda sahur maupun berbuka puasa. Oleh karena itu, jangan langsung berolahraga sesaat setelahnya.Kalau begitu, kapan waktu yang tepat untuk berolahraga setelah makan?Setelah menyantap makanan dengan porsi sedang, misalnya saat buka puasa, berikan jeda setidaknya 1-2 jam sebelum Anda berolahraga. Sementara bila Anda hanya mengonsumsi camilan atau kudapan ringan, tunggulah minimal 30 menit dulu.Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari gangguan pencernaan seerti muntah, sakit atau kram perut, sakit maag, hingga GERD.

Kapan Anda harus ke dokter?

Apabila gejala tetap terjadi meski Anda sudah menerapkan beragam tips puasa bagi penderita maag di atas, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Dengan ini, dokter bisa memberikan cara mengatasi maag saat puasa yang tepat.Anda juga bisa berkonsultasi ke ahli gizi klinis untuk menentukan pola makan sehat dan semibang yang sesuai dengan kondisi Anda.Oleh karena itu, jangan menunda pemeriksaan ke dokter bila Anda mengalami gejala maag yang makin parah dan disertai dengan:Lebih jauh lagi, Anda perlu segera ke fasilitas kesheatn terdekat ketika mengalami gejala yang mirip sakit maag dengan keluhan penyerta yang terasa janggal. Contohnya, sakit dada, sesak napas, nyeri pada leher, lengan, dan dagu, serta berkeringat.Gejala-gejala tersebut bisa menandakan serangan jantung, sehingga perlu ditangani dengan segera untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan.Dengan menerapkan tips puasa untuk penderita maag yang benar, keluhan-keluhannya bisa dihindari. Bahkan penderita maag kronis juga boleh berpuasa dengan cara-cara yang tepat.Bila Anda ingin tahu lebih banyak tentang tips puasa bagi penderita maag, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
maagtips puasaasam lambunggerdsakit perut
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/309046.php
Diakses pada 12 Mei 2019
Gema Cermat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. http://farmalkes.kemkes.go.id/category/gemacermat/
Diakses pada 12 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/gastritis-diet
Diakses pada 12 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/acid-reflux-at-night
Diakses pada 28 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/exercise-after-eating
Diakses pada 28 April 2021
WebMD. https://www.webmd.com/heartburn-gerd/indigestion-overview
Diakses pada 28 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait