6 Tips Ampuh Agar Anak Anda Tidak Takut Jarum Suntik

Anak Anda takut jarum suntik? Hati-hati, bisa jadi itu fobia.
Jangan berbohong pada anak menjadi salah satu cara menghilangkan rasa takut jarum suntik.

Ketika masih bayi, mungkin anak Anda tidak bisa berontak dan menolak saat ingin disuntik. Namun, ketika sudah menginjak usia 4 tahun ke atas, bisa jadi anak Anda takut jarum suntik, yang akhirnya membuat dokter sulit untuk melakukan proses penyuntikan vaksin maupun obat.

Bagi orangtua, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, ada beberapa tips agar anak Anda tidak takut jarum suntik dan mau disuntik.

Bagaimana cara membuat anak tidak takut jarum suntik?

Sebagai orangtua, Anda memiliki peran penting dalam memperkenalkan jarum suntik sebagai media untuk memasukkan obat atau vaksin ke dalam tubuh.

Segala sesuatu yang Anda lakukan dan katakan sebelum sampai di klinik untuk melakukan penyuntikan, sangatlah penting. Dengan begitu, sedikit demi sedikit, rasa takut dan kecemasan anak terhadap jarum suntik bisa diredakan. Akhirnya, takut jarum suntik pun bisa dihilangkan.

1. Jangan berbohong

Jangan pernah berbohong kepada anak mengenai tujuan utama ketika akan pergi ke rumah sakit atau dokter. Jika anak harus menjalani tindakan suntik, jujurlah. Kalau Anda berbohong, kepercayaan akan sulit dibangun oleh anak. Akibatnya, rasa takut jarum suntik pada anak akan tetap ada.

Anda harus jujur menyampaikan tujuan dari penyuntikan itu serta rasa sakit yang akan dialami oleh anak. Hal ini dilakukan agar anak bisa memberanikan diri menjalani proses suntik, seiring bertambahnya usianya.

2. Bersikap tenang

Sikap dan penampilan Anda sebagai orangtua, bisa berperan penting untuk menghilangkan rasa takut jarum suntik pada anak.

Jika Anda sendiri takut dan tegang, ketika anak sedang ingin disuntik, maka rasa takut dan tegang itu bisa menular kepada anak.

Menurut peneliti nyeri jarum suntik, dan perilaku orangtua selama proses suntik berlangsung, menjadi faktor kunci dalam mengurangi rasa sakit dan kecemasan yang dialami anak.

3. Perkenalkan “peralatan dokter” kepada anak

Mengenalkan peralatan dokter dalam bentuk mainan kepada anak, bisa mengurangi rasa takut jarum suntik pada anak. Tidak ada salahnya Anda membeli mainan peralatan dokter, dan memperkenalkannya kepada anak.

Hal ini dianggap bisa membuat anak “akrab” dengan benda-benda yang akan ia temui di klinik dokter sungguhan, termasuk jarum suntik.

Selain itu, ceritakan juga kepada anak bahwa terkadang ia dan orangtua juga harus disuntik, demi kesehatan. Dengan begitu, anak tidak akan merasa sendiri.

4. Ciptakan distraksi

Saat anak hendak disuntik, menciptakan distraksi terbukti bisa mengurangi rasa sakit dan gelisah yang dirasakan. Cara menciptakan distraksi, harus dilihat dari usia sang anak.

Bayi dan balita dapat terdistraksi oleh nyanyian atau dengan memberikannya mainan kecil. Anak-anak yang umurnya di atas mereka, bisa terdistraksi oleh tontonan video atau foto.

5. “Menumpulkan” rasa sakit

Menempelkan es batu di area kulit yang akan disuntik, dianggap bisa membantu mengurangi rasa sakit ketika disuntik. Namun, hal ini hanya boleh dilakukan jika kulit anak Anda tidak punya “masalah” dengan es batu. Jika rasa dinginnya malah menyakiti kulit anak, sebaiknya jangan dilakukan.

6. Memberikan “hadiah”

Tidak perlu berupa mainan, memberikan pujian terhadap keberanian anak, juga sudah dianggap sebagai hadiah yang luar biasa bagi anak. Selain itu, membawanya ke tempat bermain favoritnya setelah pulang dari klinik atau rumah sakit, juga bisa menjadi hadiah.

Dengan adanya “hadiah” ini, diharapkan muncul keberanian dalam diri anak untuk tidak lagi takut jarum suntik.

Waspadalah, rasa takut jarum suntik bisa disebabkan “trypanophobia”

Jika respons anak terhadap takut jarum suntik sangat berlebihan, seperti berteriak, meronta-ronta hingga memberontak, bisa jadi itu adalah fobia jarum suntik. Kondisi ini juga dikenal sebagai sebutan trypanophobia.

Salah satu gejala dasar dari fobia ini ialah, naiknya tekanan darah serta detak jantung yang cepat. Gejala-gejala ini bisa muncul beberapa jam sebelum proses suntik dilakukan.

Sampai saat ini, para peneliti masih belum yakin tentang penyebab trypanophobia. Namun, bisa saja rasa takut itu karena adanya faktor keturunan.

Fobia ini bisa sangat berbahaya kalau sampai membuat seseorang tidak mau disuntik, di saat darurat. Jika anak Anda benar-benar mengidapnya, jangan anggap remeh. Langsung bawa ia ke dokter atau psikolog, untuk mengatasi fobianya terhadap jarum suntik.

Catatan dari SehatQ

Rasa takut jarum suntik pada anak kecil memang wajar. Namun jika sampai merugikan kesehatan tubuhnya karena tidak mau disuntik, ada baiknya Anda mencari perawatan bagi Si Kecil untuk menghilangkan rasa takutnya itu.

Web MD. https://www.webmd.com/children/vaccines/features/helping-child-who-is-afraid-of-vaccines#1

Diakses pada 31 Oktober 2019

 

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/immunizations/Pages/Tips-to-Support-Your-Child-When-Fear-of-Needles-Arises.aspx

Diakses pada 31 Oktober 2019

 

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/trypanophobia-2671700

Diakses pada 31 Oktober 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed