Dermaroller merupakan alat yang diselimuti jarum berukuran sangat kecil
Penggunaan dermaroller biasanya hanya dilakukan di klinik kecantikan

Beberapa tahun ini, dermaroller menjadi salah satu perawatan kulit yang cukup menarik perhatian. Perawatan ini dipercaya memberi banyak manfaat untuk kulit wajah dari mulai menyamarkan bekas jerawat hingga mengurangi kerutan.

Sebelumnya, perawatan dermaroller hanya dilakukan di klinik-klinik kecantikan. Namun, saat ini alatnya dapat dengan mudah ditemukan di toko daring sehingga banyak yang melakukan perawatan sendiri. Meski begitu, tentu saja hal ini tidak boleh dilakukan sembarangan.

Mengenal fungsi dermaroller

Dermaroller adalah alat yang digunakan untuk membantu mengatasi masalah kulit yang Anda alami. Alat ini terdiri dari pegangan dan roller (roda) yang permukaannya diselimuti oleh banyak jarum berukuran sangat kecil. Ukuran jarum tersebut berkisar antara 0,15 mm sampai 1,5 mm. Dalam medis, dokter kulit menggunakannya untuk prosedur microneedling

Ketika digunakan, jarum-jarum akan menembus dan melukai kulit, sehingga secara alami tubuh pun akan terdorong untuk memperbaiki luka tersebut dengan meregenerasi kulit dan merangsang lebih banyak produksi kolagen. Hal ini membuat terbentuknya pertumbuhan kulit baru yang lebih kencang dan halus. 

Dokter kulit menggunakan dermaroller untuk membantu:

  • Menyamarkan bekas jerawat 
  • Mengurangi garis-garis halus dan kerutan di wajah
  • Menyamarkan flek hitam di wajah
  • Meremajakan kulit
  • Mengecilkan pori-pori yang besar
  • Mengencangkan kulit yang kendur
  • Mengurangi produksi sebum di kulit

Namun jika melakukan perawatan ini sendiri di rumah, Anda mungkin memerlukan waktu yang lebih lama untuk mendapat hasil tersebut karena dokter menggunakan jarum khusus yang lebih panjang sehingga hasilnya bisa lebih cepat. Meski begitu, dermaroller tetap dapat membantu produk perawatan kulit yang Anda gunakan masuk lebih dalam sehingga memberi efek yang lebih besar.

Selain itu, Anda tak perlu khawatir karena perawatan di rumah umumnya tidak menimbulkan rasa sakit meski mungkin ada sedikit rasa tidak nyaman. Lain halnya dengan jarum yang lebih panjang pada microneedling yang cenderung menimbulkan rasa sakit, sehingga dokter akan memberi bius lokal pada area wajah. 

Tips aman perawatan dermaroller di rumah

Karena perawatan ini melibatkan jarum, maka ketelitian dan keselamatan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Berikut tips aman melakukan perawatan dermaroller di rumah yang bisa Anda lakukan:

  • Bersihkan alat dermaroller

Sebelum mulai menggelindingkan dermaroller pada area kulit Anda, bersihkan terlebih dahulu alat tersebut. Rendamlah dalam alkohol isopropil 70% sekitar 5-10 menit untuk menghilangkan kuman-kuman yang menempel.

  • Cuci wajah hingga bersih

Selanjutnya, cucilah muka Anda dengan pembersih lembut yang ber-pH seimbang lalu bilas dengan air. Jika Anda merasa sensitif terhadap rasa sakit, maka Anda dapat menggunakan krim anestesi setelah mencuci wajah. Namun, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap krim tersebut dan gunakanlah sesuai petunjuk pada label kemasan.

  • Gelindingkan dermaroller dengan hati-hati

Dalam menggunakan dermaroller akan lebih mudah bila Anda membagi wajah menjadi empat bagian, yaitu atas kanan, bawah kanan, atas kiri, dan bawah kiri. Lalu, gelindingkan dermaroller secara lembut pada satu area dalam satu arah baik vertikal maupun horizontal. 

Namun, hindari area mata sepenuhnya karena dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan. Anda dapat menggelindingkan dermaroller sebanyak 2-3 kali pada satu bagian. Jika seluruhnya sudah, maka Anda bisa mengulanginya dengan arah yang berbeda.

  • Bilas wajah dan keringkan

Jika sudah selesai melakukan perawatan tersebut, bilaslah wajah dengan air bersih. Lalu, keringkan dengan lap lembut yang bersih. Anda juga dapat menggunakan serum agar hasil yang didapat bisa maksimal. Namun, jangan menggunakan serum yang mengandung vitamin C karena dapat menyebabkan kulit iritasi.

  • Bersihkan kembali alat dermaroller

Cucilah dermaroller dengan sabun pencuci piring. Kemudian, rendam kembali dalam alkohol isopropil 70% selama 10 menit, dan masukkan kembali pada tempat penyimpanannya. Anda juga harus mengganti dermaroller dengan yang baru setelah menggunakannya sebanyak 10-15 kali agar tetap steril.

Perawatan ini memiliki risiko invasif yang minimal, sehingga jika Anda menggunakannya dengan teknik dan serum yang tepat, maka Anda mungkin tak akan merasakan efek samping apa pun. Akan tetapi, jika tidak dilakukan dengan benar, justru dermaroller dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penggelapan kulit permanen.

Jangan menggunakan satu alat dermaroller berbarengan dengan orang lain karena berisiko menularkan penyakit seperti HIV dan infeksi lainnya. 

Selain itu, jangan menggunakan dermaroller setiap hari karena proses penyembuhan kulit membutuhkan waktu. Jadi, lakukanlah perawatan ini kurang lebih 1 kali dalam 4-6 minggu. Orang-orang dengan kondisi tertentu, seperti eksim, psoriasis, dan masalah pembekuan darah sebaiknya tidak melakukan perawatan ini karena dikhawatirkan akan berdampak buruk.

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/microneedling-at-home#instructions
Diakses pada 14 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/do-derma-rollers-work#side-effects-and-risks
Diakses pada 14 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320776#tips
Diakses pada 14 April 2020

Artikel Terkait