Ini Dia, 6 Tips Aman Berkendara Agar Tidak Lelah Saat Mudik Tiba!

Salah satu tips aman berkendara saat mudik adalah dengan memilih waktu yang tepat untuk memulai perjalanan
Satu tips aman berkendara saat mudik adalah dengan memilih waktu yang tepat untuk memulai perjalanan

Harga tiket pesawat, kereta, maupun bus yang melonjak tinggi saat Lebaran membuat sebagian orang memilih mudik menggunakan mobil pribadi. Bagaimana tips aman berkendara agar Anda tidak kelelahan sepanjang perjalanan?

Menempuh perjalanan jauh dan panjang memang membuat tubuh lelah. Belum lagi harus menghadapi kemacetan bila berangkat saat puncak arus mudik.

[[artikel-terkait]]

Memang sebenarnya mudik menggunakan mobil lebih cocok dilakukan untuk destinasi yang dekat saja. Sayangnya, tak semua orang berkesempatan untuk mudik menggunakan moda transportasi lain seperti kereta api, pesawat, kapal, atau bus.

Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh ketika harus mengemudi untuk waktu yang lama dan menempuh jarak yang jauh?

6 Tips aman berkendara saat mudik

Kurang fokus hanyalah salah satu dari banyaknya efek rasa lelah terhadap kemampuan mengemudi. Rasa lelah dapat menyebabkan Anda bereaksi lambat, mengurangi kewaspadaan dan kemampuan mengambil keputusan, serta membuat Anda terkantuk-kantuk.

Lawan rasa lelah dan ngantuk yang dirasakan dengan tips aman berkendara saat mudik yang akan dibahas dalam artikel ini!

1. Pilih waktu aman untuk mengemudi

Sewaktu mengemudi, jangan terlalu terburu-buru untuk sampai ke tempat tujuan, lebih baik berkendara secara perlahan dan sampai dengan selamat di tempat tujuan.  Tips aman berkendara lainnya adalah memilih waktu mengemudi.

Disarankan untuk tidak mengemudi saat tengah malam sampai jam enam pagi, karena rasa kantuk terasa sangat intens pada rentang waktu tersebut. Selain itu, jangan mengemudi secara terus-menerus selama delapan sampai 10 jam sehari.

2. Manfaatkan tempat peristirahatan (rest area)

Tips aman berkendara saat mudik berikutnya adalah dengan memanfaatkan tempat peristirahatan yang tersedia di jalanan. Tempat peristirahatan dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan waktu untuk beristirahat sejenak.

Tak hanya untuk tidur, di rest area Anda bisa membeli makanan, buang air di toilet, meregangkan badan, atau sekadar mencuci muka.

3. Perhatikan apa yang dikonsumsi

Apa yang Anda konsumsi dapat memengaruhi kemampuan mengemudi Anda. Konsumsi alkohol dapat meningkatkan rasa lelah yang dirasakan, karenanya jangan konsumsi alkohol sebelum mengemudi.

Selain alkohol, beberapa obat-obatan tertentu dapat memengaruhi kemampuan mengemudi Anda. Selalu perhatikan obat-obatan apa yang Anda konsumsi sebelum mengemudi. Berbeda halnya dengan kopi, Anda dapat mengonsumsi kopi untuk meningkatkan kewaspadaan Anda.

Namun, efek kopi tidak akan bertahan lama dan akan menghilang setelah beberapa jam. Selain itu, tidak semua orang dapat mengonsumsi kopi. Anda direkomendasikan untuk membatasi konsumsi kafein ketika mengemudi.

4. Tidur yang cukup

Persiapan sebelum mengemudi untuk mudik dalam jangka waktu yang panjang perlu dilakukan. Tips aman berkendara saat mudik paling mendasar adalah dengan mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Tidurlah sekitar tujuh sampai delapan jam sebelum mengemudi. Jika kurang tidur, Anda dapat menggunakan taktik tidur dalam waktu yang singkat sebelum mulai mengemudi.

Jika Anda merasa mengantuk saat mengemudi, Anda dapat menepi di pinggir jalan untuk tidur selama 20 menit. Sebelum tidur, pastikan tempat menepi Anda aman. Setelah tidur, Anda mungkin akan merasa pening selama 15 menit.

5. Menyetir secara bergantian

Jika Anda berkendara bersama kerabat atau teman, bergantianlah mengemudi dengan teman atau kerabat setiap dua jam untuk beristirahat sejenak. Jika Anda mengemudi sendirian, menepi dan beristirahatlah sejenak setiap dua jam mengemudi selama 15 menit.

6. Fokus dalam mengemudi

Salah satu dasar dari tips aman berkendara saat mudik adalah dengan fokus mengemudi dan tidak melakukan multi-tasking, seperti melihat telepon genggam untuk mengecek peta digital dan sebagainya. Bila Anda perlu petunjuk arah dari peta digital, mintalah orang di sebelah Anda untuk membantu melihat arah pada peta digital.

Kenali tanda-tanda sergapan rasa lelah!

Tips aman berkendara saat mudik di atas tidak akan berguna jika Anda tidak mengenali tanda-tanda dari rasa lelah yang dialami untuk segera berhenti dan beristirahat.

Beberapa tanda-tanda sergarapan rasa lelah yang dapat dirasakan adalah:

  • kesulitan untuk fokus
  • sering berkedip
  • kelopak mata serasa berat
  • melamun
  • kesulitan mengingat arah dan rambu
  • sering menguap
  • menggosok-gosok mata
  • kesulitan mengangkat kepala

Tanda-tanda lain yang dapat dialami adalah kendaraan yang mulai keluar jalur dan merasa gelisah, serta mudah kesal. Segeralah beristirahat jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut.

National Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/excessive-sleepiness/safety/how-stay-awake-road-tips-combat-drowsy-driving
Diakses pada 07 Mei 2019

Nationwide. https://www.nationwide.com/driving-safety-tips.jsp
Diakses pada 25 Juli 2019

Transport Accident Commission. http://www.tac.vic.gov.au/road-safety/safe-driving/tips-and-tools/fighting-fatigue
Diakses pada 07 Mei 2019

Transport for NSW. https://roadsafety.transport.nsw.gov.au/stayingsafe/fatigue/tipstoavoiddrivingtired.html
Diakses pada 07 Mei 2019

Queensland Government. https://www.tmr.qld.gov.au/Safety/Driver-guide/Driving-safely/Driving-tired.aspx
Diakses pada 07 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed