8 Tips Agar Tinggal Sendirian Menjadi Lebih Nyaman


Entah karena alasan pekerjaan atau hal lainnya, terkadang situasi membuat Anda tinggal sendirian. Bila Anda terbiasa tinggal di rumah yang ramai, tinggal sendirian dapat menjadi masalah. Namun dengan beraktivitas di luar rumah hingga memiliki hewan peliharaan dapat membantu Anda tetap bahagia.

(0)
30 Apr 2021|Azelia Trifiana
Tinggal sendirian bukan berarti harus kesepianTinggal sendirian bukan berarti harus kesepian
Entah karena alasan pekerjaan atau hal lainnya, terkadang situasi membuat Anda tinggal sendirian. Bila Anda terbiasa hidup di rumah yang ramai, tinggal sendirian dapat menjadi masalah.  Bahkan, sangat normal apabila muncul rasa tegang atau stres ketika tinggal sendiri di rumah.Lebih jauh lagi, orang yang tinggal seorang diri juga rentan mengalami kesepian. Dalam jurnal tahun 2019 ini, orang dewasa yang tinggal sendiri lebih rentan mengalami gangguan mental seperti depresi hingga cemas berlebih.

Tips bahagia saat tinggal sendirian

Namun, keputusan untuk tinggal sendiri atau bersama orang lain terkadang bukan pilihan, lebih kepada kewajiban. Jika ini yang terjadi, harus memutar otak untuk menerapkan cara agar tetap merasa bahagia.Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

1. Mencoba hal baru

Siapa tahu suasana baru dengan hidup seorang diri ini justru membuka peluang untuk mencoba hal-hal baru. Tak perlu ragu lagi karena dengan tinggal sendiri, artinya tidak ada orang terganggu dengan hobi baru ini.Coba cara ini karena akan memberi warna baru pada kehidupan. Siapa tahu, kegiatan baru ini akan memperluas sudut pandang dan membantu Anda bertumbuh menjadi sosok yang semakin baik.

2. Beraktivitas di luar rumah

Secara berkala, alokasikan waktu untuk beraktivitas di luar rumah. Ini dapat membuat Anda merasa lebih terhubung ke dunia sekaligus mengusir rasa jenuh.Dengarkan suara alami di sekitar mulai dari kicauan burung, gemericik air, suara desauan pohon, dan sebagainya. Anda tidak akan merasa kesepian dengan segala kemegahan yang ada di sekitar.

3. Memilah pertemanan

Ketika hidup sendiri, Anda jadi punya ruang untuk memilah pertemanan yang mungkin selama ini belum diresapi dengan baik. Perhatikan mana sosok yang selalu ada di kala suka dan duka. Identifikasi mana hubungan yang bersifat positif, dan mana yang tidak.Ketika menemukan hubungan yang tidak sehat pun, jangan ragu untuk berani berkata tidak kepada mereka. Anda adalah satu-satunya orang yang punya wewenang dalam memutuskan dengan siapa berinteraksi, begitu pula saat memilih teman.

4. Identifikasi kapan merasa kesepian

Senyaman apapun hunian, tinggal sendiri kadang pasti memunculkan rasa kesepian. Nah, identifikasi kapan rasa ini paling kuat muncul. Apakah ketika musim liburan? Ketika berulang tahun? Ketika melihat teman-teman mengunggah foto seru mereka dengan orang serumah?Dengan mengetahui kapan kesepian muncul, ini dapat membantu Anda mengantisipasinya. Ingat pula bahwa menyendiri tidak selalu berarti kesepian.

5. Memiliki hewan peliharaan

Kehadiran makhluk hidup lain di rumah juga bisa memberi warna tersendiri. Jadi, tak ada salahnya memutuskan untuk memiliki hewan peliharaan. Asalkan, Anda bisa berkomitmen untuk merawatnya sepenuh hati, bukan sekadar lucu-lucuan.Bonusnya, memiliki hewan peliharaan akan membuat hari Anda terpola dengan baik. Ada rutinitas yang membuat hidup lebih bermakna. Anda akan merasa dibutuhkan oleh makhluk hidup lain.

6. Membuat jadwal

Memiliki jadwal teratur akan membuat hidup Anda lebih tertata dan sarat tujuan. Ketika seseorang menjalani hidupnya dengan cukup sibuk, maka ini juga menjadi pengalihan dari perasaan yang tidak diinginkan.Hanya saja, perhatikan agar jangan membuat jadwal terlalu padat. Jika tidak, ini bisa membuat Anda mengabaikan kesehatan baik fisik maupun mental.

7. Membuat sudut yang nyaman

Dari seluruh area hunian Anda, buat satu sudut nyaman yang menjadi tempat Anda me-time. Mengingat Anda tinggal sendiri, sah-sah saja untuk membuat sudut sesuka hati sesuai selera. Buat senyaman mungkin, sudut yang menjadi tempat Anda beristirahat setelah beraktivitas seharian.Tak hanya itu, apabila Anda bekerja dari rumah maka buatlah ruang produktif untuk bekerja dengan sirkulasi udara dan pencahayaan sesuai. Dengan demikian, ini bisa meningkatkan mood dan motivasi untuk bekerja.

8. Rancang pola makan

Hidup sendiri terkadang bisa membuat seseorang merasa terlalu bebas dan mengabaikan apa yang dimakannya. Oleh sebab itu, ada baiknya merancang secara mingguan menu makanan sehingga tidak rentan terjebak mengonsumsi camilan kurang sehat.Intinya adalah menerapkan self-care sehingga kebutuhan baik fisik maupun mental tidak terabaikan. Atur pola tidur, berolahraga, hingga meditasi sehingga hidup tetap tertata dan tidak sembarangan.

Catatan dari SehatQ

Terkadang proses transisi dari hidup bersama orang lain menjadi hidup sendiri terasa tidak mudah. Ini wajar. Terlebih bagi orang yang selalu mengandalkan interaksi dengan orang lain.Ketika rasa kesepian muncul, ingatlah bahwa Anda tidak benar-benar sendiri. Semua support system bisa dihubungi hanya dengan menggerakkan jempol saja.Tak perlu ragu menyampaikan kepada orang terdekat saat merasa jenuh, sedih, atau sedang sakit. Tak kalah penting, hidup seorang diri bisa menjadi momen refleksi dan semakin mengenali diri Anda sendiri.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang perbedaan gejala kesepian yang mengarah ke depresi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalgangguan kecemasanpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-live-alone
Diakses pada 16 April 2021
PLOS One. https://journals.plos.org/plosone/article/authors?id=10.1371/journal.pone.0215182
Diakses pada 16 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health-news/mental-disorders-more-common-in-people-who-live-alone
Diakses pada 16 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait