Tingkatkan Gairah Bercinta dengan 5 Posisi Hubungan Intim Ini

Posisi hubungan intim ini diyakini bisa meningkatkan gairah berhubungan intim.
Jangan salah, terdapat beberapa posisi hubungan intim yang bisa meningkatkan gairah seksual.

Meningkatkan gairah bercinta mungkin terdengar simple. Namun ternyata, untuk mencapai kepuasan maksimal saat melakukan hubungan intim dengan pasangan membutuhkan ilmu dan trik yang tepat. Mengetahui posisi hubungan intim yang tepat pun, menjadi salah satu kunci untuk merasakan kepuasan, ketika berhubungan seksual.

Terutama untuk para wanita dengan hypoactive sexual desire disorder (HSDD). Mereka yang memiliki kondisi HSDD ini kehilangan gairah untuk melakukan apapun yang berhubungan dengan seks. Jangankan untuk berhubungan intim dengan pasangannya, berfantasi seksual saja enggan. 

Untuk Anda yang merasa memiliki HSDD, ada baiknya mengetahui posisi hubungan intim yang mampu mengembalikan gairah bercinta. Berikut ini 5 posisi hubungan intim yang mampu meningkatkan gairah bercinta dengan pasangan.

Posisi hubungan intim misionaris

Posisi ini mengharuskan wanita berada di bawah pasangannya. Posisi ini juga bisa dimodifikasi, dengan mengangkat kedua kaki ke atas, sehingga pasangan bisa dengan leluasa melakukan penetrasi sambil memegang kaki Anda. Jadi, gerakannya bisa semakin intens.

Selain itu, posisi hubungan intim misionaris membuat Anda dan pasangan bisa saling menatap mata, yang membuat hubungan seksual semakin intim. Apalagi kalau dibumbui dengan ucapan-ucapan yang bisa meningkatkan gairah bercinta Anda semakin meningkat. 

Posisi hubungan intim fusion

Posisi ini dinamakan fusion karena melibatkan gerakan posisi hubungan intim lainnya, yang disebut crab. Dalam posisi ini, Anda jadi yang di atas. Biarkan sang pasangan duduk dengan nyaman, sehingga kamu bisa duduk di atas pasangan Anda. 

Dalam posisi fusion, Anda sebagai wanita dituntut untuk lebih aktif melakukan gerakan ke atas dan bawah. Sehingga, penetrasi dari pasangan Anda bisa meningkatkan kepuasan maksimal saat berhubungan intim.

Posisi ini dianggap bisa menguntungkan kedua belah pihak. Pasalnya, menurut Emily Morse, Ph. D., pembawa acara Sex with Emily dan terapis asal Amerika Serikat, posisi hubungan intim ini membuat gerakan Anda dan pasangan lebih fleksibel, dan mudah mencapai spot yang terasa sangat nikmat.

Posisi hubungan intim cowgirl

Posisi ini mengharuskan pasangan merebahkan pasangan dan membuat Anda bisa duduk di atasnya. Menurut seorang terapis dan penulis buku “Classic Sex Positions Reinvented: Your Favorit Sex Positions – 100 Wild and Erotic Ways”, Moushumi Ghose, posisi hubungan intim cowgirl bisa meningkatkan gairah bercinta wanita. Sebab dalam posisi ini, kenikmatan wanita lebih dikedepankan.

Ketika melakukan penetrasi, Anda bisa mengatur ritme hingga kedalamannya. Artinya, Anda juga bertanggung jawab atas kepuasaan bersama pasangan, dengan posisi hubungan intim ini.

Posisi hubungan intim victory

Posisi hubungan intim ini memberikan “win-win solution” kepada Anda dan pasangan. Bayangkan saja, posisi hubungan seksual ini membuat penetrasi menjadi lebih dalam dan intens. Tidak hanya meningkatkan gairah bercinta, orgasme pun lebih mudah didapatkan oleh Anda dan pasangan, melalui posisi victory. 

Untuk bercinta dengan posisi victory, rebahkan tubuh dan biarkan pasangan “membuka” kaki Anda sehingga membentuk huruf V. Dengan lutut menyentuh dasar, pasangan bisa mempercepat penetrasi, dengan menjadikan kaki Anda sebagai pegangan kuat.

Posisi hubungan intim cowboy

Kalau tadi ada cowgirl, selanjutnya ada cowboy, yaitu posisi hubungan intim yang dianggap bisa membuat wanita merasakan orgasme begitu hebat. Posisi pria berada di atas tubuh wanita yang meluruskan kakinya, membuat orgasme lebih mudah digapai.

Begitu pula dengan pasangan Anda, yang bisa melakukan penetrasi dengan lebih maksimal karena merasakan “sempitnya” ruang masuk penis saat penetrasi.

Dengan begitu, para wanita dengan HSDD, diharapkan bisa lebih mudah meningkatkan gairah bercinta yang maksimal, dengan posisi hubungan intim cowboy. Namun ingat, posisi hubungan intim ini dianggap bisa lebih cepat mengundang rasa klimaks!

Apa saja gejala dari HSDD?

Sebagai deteksi dini, ada baiknya untuk mengenali sejumlah gejala HSDD. Misalnya,  kehilangan gairah berhubungan seksual, termasuk enggan masturbasi, hingga tidak lagi berfantasi seksual. 

Kondisi-kondisi berikut ini pun bisa memicu penurunan gairah saksual:

  • Konsumsi obat antidepresan
  • Kanker
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Gaya hidup tidak sehat (konsumsi alkohol dan rokok)
  • Keletihan akibat bekerja terlalu keras di luar rumah
  • Rendahnya rasa percaya diri
  • Stres
  • Depresi
  • Trauma akibat kejadian di masa lalu

Jika masih belum meningkatkan gairah bercinta dengan kelima posisi hubungan intim ini, ada baiknya Anda berkunjung ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika mengalami HSDD, jangan pernah menyerah untuk meraih gairah bercinta yang maksimal. Pasalnya, HSDD bisa disembuhkan. Selain itu, jangan lupa untuk senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan.

Bustle. https://www.bustle.com/p/the-best-sex-positions-for-connecting-with-your-partner-according-to-nearly-500-women-9883703   

Diakses pada 13 September 2019

Style Caster. https://stylecaster.com/new-sex-positions/#slide-9 

Diakses pada 13 September 2019

Oprah Magazine. https://www.oprahmag.com/life/relationships-love/a28556117/intimate-sex-positions/ 

Diakses pada 13 September 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sex-drive-in-women/symptoms-causes/syc-20374554 

Diakses pada 13 September 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed