Berbagai Faktor Risiko Kanker Payudara


Kanker payudara masih menjadi penyakit menakutkan bagi wanita. Beberapa faktor penyebab kanker payudara, antara lain genetik, radiasi, menstruasi dini, menopause, mengonsumsi alkohol, dan jarang berolahraga.

(0)
13 Jun 2019|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Wanita di atas 50 tahun berisiko terkena kanker payudaraFaktor genetik menjadi salah satu penyebab kanker payudara.
Kanker payudara merupakan tumor ganas dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang di luar kendali. Akibatnya, tumor ini menyebar di antara jaringan maupun organ sekitar payudara, serta bagian tubuh lainnya.Bagi wanita, kanker payudara kerap menjadi momok penyakit yang paling menakutkan. Sebagai salah satu jenis kanker yang paling umum dengan statistik risiko kanker payudara yaitu satu di antara sembilan wanita. Anda mungkin bertanya-tanya, bagaimana dengan Anda atau orang tercinta? Yuk, pahami berbagai hal mengenai kanker payudara dan risikonya.

Statistik kanker payudara

Banyak wanita yang salah berasumsi, dengan menganggap bahwa risiko payudara berarti satu berbanding sembilan. Padahal realitanya, ini berarti sekitar 11 persen wanita atau 11 di antara 100 orang, memiliki potensi terkena kanker payudara sepanjang hidupnya.Jika seorang wanita hidup hingga usia 90 tahun, maka ini berarti satu dari sembilan wanita akan berpotensi mengidap kanker payudara semasa hidupnya. Sebanyak lima persen dari wanita yang berusia muda, juga berpotensi terdiagnosis kanker payudara pada usia dibawah 40 tahun.

Faktor penyebab kanker payudara berdasarkan risiko

Kanker payudara berisiko tinggi

1. Genetik

Dunia sempat dikejutkan oleh keputusan mastektomi, sebagai langkah preventif yang diambil oleh artis Angelina Jolie. Namun langkah ini dinilai cukup bijaksana, karena terdeteksinya 2 gen kanker (BRCA-1 dan BRCA-2) yang menyebabkan seseorang rentan terhadap risiko kanker payudara, hingga 40-85 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki gen tersebut.Ini berarti bahwa faktor genetik berpengaruh banyak pada risiko kanker payudara golongan tinggi, termasuk untuk wanita muda atau di bawah usia menopause. Jika  memiliki sejarah kanker payudara di keluarga dan mempunyai akses terhadap tes genetik ini, Anda disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut untuk screening tersebut.

2. Keluarga dengan riwayat kanker payudara

Masih seputar sejarah keluarga, risiko kanker payudara meningkat hingga dua kali, jika keluarga kandung (ibu, anak, kakak adik) memiliki kanker payudara. Sejarah dari pihak Ayah juga berpengaruh. Jadi, Anda disarankan untuk  sejarah keluarga untuk mengidentifikasi risiko kanker payudara kategori tinggi.

3. Paparan padiasi

Beberapa penyakit yang diidap waktu muda dan mengharuskan Anda menjalani radiasi di bagian dada, leher dan ketiak, bisa menjadi pemicu risiko kanker payudara kategori tinggi.

Kanker payudara berisiko sedang

Anda termasuk memiliki risiko kanker payudara kategori sedang, jika mengalami beberapa faktor kanker payudara ini. 

1. Riwayat penyakit pribadi

  • Memiliki sejarah kanker dinding rahim
  • Biopsi jaringan payudara menunjukkan sel abnormal
  • Tingkat kepadatan tulang yang tinggi
  • Tingkat kepadatan jaringan payudara yang tinggi

2. Faktor hormon

  • Melahirkan pertama kali di atas usia 30 tahun
  • Tidak memiliki anak sama sekali
  • Menstruasi dini (di bawah usia 12 tahun)
  • Menopause terlambat (di atas usia 55 tahun)
  • Rutin mengonsumsi pil KB atau menjalani terapi hormon

3. Gaya hidup

  • Konsumsi alkohol (meningkatkan kadar estrogen)
  • Obesitas
  • Gaya hidup yang tidak aktif atau jarang berolahraga

4. Faktor eksternal

  • Tinggal di lingkungan yang rentan polutan biologis
  • Defisiensi vitamin D yang didapat dari paparan sinar matahari
  • Terpapar zat kimia yang tinggi dari makanan dan minuman, termasuk kosmetik dan produk kecantikan
  • Sering begadang, terpapar asap rokok, dan mengonsumsi daging mentah
Meski demikian, tidak semua perempuan yang memiliki faktor risiko kanker payudara, pasti akan terkena kanker payudara. Pada beberapa kasus, kemunculan penyakit ini terjadi tanpa ada faktor risiko apapun, selain sebagai seorang perempuan.

Kanker payudara berisiko rendah

Beberapa kondisi dengan risiko kanker payudara kategori rendah antara lain:
  • Wanita yang berusia di bawah 55 tahun
  • Wanita tanpa riwayat keluarga atau genetik kanker dalam keluarga
  • Tidak terpapar radiasi di bagian dada dan wajah sebelum usia 30 tahun
  • Tidak pernah didiagnosis kelainan pada payudara
  • Menjalani gaya hidup yang sehat dan menjaga berat badan ideal
Kendati demikian, perlu diperhatikan bahwa potensi kanker payudara tidak hanya berpatokan pada persyaratan di atas. Karena faktanya, seorang wanita tetap memiliki risiko kanker payudara tanpa adanya gejala tertentu sebelumnya.Untuk mencegah risiko kanker payudara, hal paling bijaksana adalah  melakukan pencegahan dengan cara menjalani gaya hidup yang sehat, menjaga berat badan, mengurangi konsumsi alkohol atau paparan kimia yang berbahaya, hingga rutin melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri).
faktor risiko kanker payudara
gejala kankerkanker payudarainfografis
Rethink Breast Cancer. https://rethinkbreastcancer.com/tag/breast-cancer-risk/
Diakses pada Januari 2019
Canadian Cancer Society.
http://www.cancer.ca/en/cancer-information/cancer-type/breast/statistics/?region=bc
Diakses pada Januari 2019
Kementerian Kesehatan RI. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/InfoDatin%20Bulan%20Peduli%20Kanker%20Payudara_2016.pdf
Diakses pada 25 Februari 2019
Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-cancer/symptoms-causes/syc-20352470
Diakses pada 15 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait