Tinggi Fundus Uteri, Gambaran Perkembangan Janin dalam Kandungan


Mengukur tinggi fundus uteri perlu dilakukan sebagai perkiraan perkembangan jabang bayi di dalam janin. Kekurangan dan kelebihan tinggi fundus uteri, bisa menandakan adanya gangguan tertentu pada kehamilan Anda.

0,0
14 Jan 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Tinggi fundus uteri dapat menjadi salah satu tolok ukur perkembangan janinTinggi fundus uteri bisa menggambarkan perkembangan janin sejak memasuki trimester kedua
Tinggi fundus uteri adalah salah satu indikator pada proses kehamilan yang diukur saat kontrol kehamilan oleh dokter atau bidan.Pengukuran ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkiraan ukuran tubuh bayi, kecepatan perkembangan janin, serta posisi janin di dalam rahim saat memasuki trimester kedua kehamilan.

Mengenal tinggi fundus uteri

Tinggi fundus uteri adalah jarak yang diukur dari tulang panggul menuju perut ibu hamil bagian atas
Tinggi fundus uteri adalah jarak yang diukur dari tulang panggul menuju perut ibu hamil bagian atas
Saat ingin mengetahui tinggi fundus normal, Anda perlu mengetahui pengertian tinggi fundus uteri. Lantas, apa yang dimaksud tinggi fundus?Fundus uteri adalah puncak tertinggi dari rahim.Sementara itu, tinggi fundus uteri adalah jarak antara tulang kemaluan atau tulang panggul menuju perut ibu hamil bagian teratas.Pada kondisi normal, ukuran tinggi fundus biasanya akan sesuai dengan usia kehamilan dan walaupun berbeda, umumnya tidak akan terlalu jauh.Sebagai contoh, pada usia kehamilan 20 minggu, tinggi fundus yang normal berkisar antara 17-23 cm.

Tinggi fundus normal sesuai usia kehamilan

Tinggi fundus normal pada ibu hamil adalah sesuai dengan usia kehamilan.Misalnya, bila Anda memasuki usia kehamilan 22-28 minggu, maka tinggi fundus normal sesuai kehamilan adalah 24-25 cm.Sementara, bila Anda hamil 30 minggu, maka tinggi fundus yang normal adalah 29,5 cm.Saat hamil 34 minggu, maka tinggi fundus uteri sesuai kehamilan sebesar 31 cm.Intinya, peningkatan ideal dari tinggi fundus ini akan tercapai bila berat badan ibu hamil bertambah 0,5 kg per minggu.Bila kurang, Anda berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.Sementara, bila berat badan Anda bertambah lebih dari 0,5 minggu, Anda dikhawatirkan mengidap diabetes gestasional, air ketuban terlalu banyak, hingga bayi lahir terlalu besar (makrosomia).

Cara mengukur tinggi fundus uteri

Pengukuran tinggi fundus uteri hanya bisa dilakukan dengan tepat oleh bidan dan dokter kandungan
Pengukuran tinggi fundus uteri hanya bisa dilakukan dengan tepat oleh bidan dan dokter kandungan
Untuk mengetahui tinggi pada fundus uteri, dokter atau bidan akan mengukur jarak antara tulang pubis yang berada sedikit di atas tumbuhnya rambut kemaluan, ke bagian atas dari rahim.Pengukuran dilakukan menggunakan tali meteran dan dicatat dalam satuan sentimeter. Cara mengukur tinggi fundus uteri adalah sebagai berikut:
  • Dokter atau bidan menjelaskan secara rinci tahapan pemeriksaan yang akan dilakukan dan meminta persetujuan Anda.
  • Anda akan ditempatkan di tempat tidur pemeriksa dengan posisi setengah bersandar.
  • Setelah itu, dokter atau bidan akan memastikan bahwa perut Anda sedang dalam keadaan rileks dan tidak sedang kontraksi.
  • Dokter atau bidan akan meraba area perut dan sekitarnya, untuk menentukan titik pengukuran yang tepat.
  • Lalu, dengan menggunakan meteran yang fleksibel, dokter atau bidan akan mengukur jarak antara rahim bagian atas hingga ke atas tulang pubis.
  • Meteran harus diletakkan hingga menyentuh kulit.
  • Pengukuran hanya dilakukan satu kali untuk menghindari bias.
  • Setelah itu, dokter atau bidan akan mencatat hasil pengukuran di rekam medis.

Apa artinya jika tinggi fundus uteri terlalu kecil?

Tinggi fundus uteri terlalu kecil menggambarkan janin yang berukuran kecil
Tinggi fundus uteri terlalu kecil menggambarkan janin yang berukuran kecil
Tinggi fungsi uteri dikatakan terlalu kecil apabila ukurannya setidaknya 3 cm lebih kecil dari ukuran normal.Misalnya, usia kandungan Anda adalah 20 minggu, tapi tinggi pada fundus uteri Anda adalah 15 cm.Saat fundus uteri terlalu pendek, dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk memastikan usia kandungan Anda.Bisa jadi, usia kandungan yang selama ini diprediksi, ternyata lebih muda dari yang sebenarnya.Pemeriksaan USG juga akan dilakukan agar dokter dapat memeriksa kemungkinan adanya pertumbuhan janin terhambat atau intrauterine growth restriction, maupun cairan amniotik (air ketuban) yang terlalu sedikit.Selain itu, beberapa kondisi di bawah ini juga bisa menjadi alasan pendeknya jarak fundus uteri:
  • Postur tubuh kecil
  • Otot perut yang kencang
  • Posisi bayi sudah turun ke arah pelvis
  • Bayi sehat dan tidak mengalami gangguan apapun, tapi berukuran kecil
Apabila melihat ada gangguan yang menyebabkan ukuran fundus uteri kecil, maka dokter akan meminta Anda untuk datang tiga minggu setelah pemeriksaan awal, untuk melihat perkembangannya.Selanjutnya Anda juga akan disarankan untuk lebih sering kontrol.

Apa artinya jika tinggi fundus uteri terlalu besar?

Tinggi fundus uteri terlalu besar bisa jadi menandakan bayi sungsang
Tinggi fundus uteri terlalu besar bisa jadi menandakan bayi sungsang
Tinggi fundus dikatakan terlalu besar apabila panjangya lebih dari 3 cm, jika dibandingkan dengan ukuran yang seharusnya.Misalnya pada usia kehamilan 20 minggu, tinggi pada fundus uteri Anda adalah 25 cm. Beberapa hal yang bisa menyebabkan tinggi fundus menjadi berlebihan adalah:
  • Usia kandungan sudah melewati hari perkiraan lahir (HPL)
  • Otot perut yang lebih kendur dari wanita kebanyakan, misalnya karena proses kehamilan sebelumnya
  • Ibu punya berat badan berlebih atau obesitas
  • Cairan ketuban terlalu banyak
  • Bayi sungsang
  • Panggul yang kecil
  • Anda hamil anak kembar
  • Bayi makrosomia
  • Bayi sehat, hanya saja memang berukuran sedikit lebih besar

Hasil pengukuran tinggi fundus uteri tidak selalu akurat

Hasil pengukuran tinggi fundus bukanlah satu-satunya patokan untuk mengetahui perkembangan janin. Sebab, pada kondisi-kondisi tertentu, hasil pemeriksaan ini bisa menjadi tidak akurat.  Beberapa hal yang berpotensi memengaruhi keakuratan tinggi fundus, antara lain:
  • Kondisi ibu hamil yang obesitas sehingga menurut riset dari Scientific Reports, hal ini menimbulkan risiko makrosomia
  • Memiliki riwayat menderita fibroid
  • Mengandung anak kembar dua atau lebih
  • Menderita diabetes gestasional serta hipertensi dalam kehamilan
  • Mengalami intrauterine growth restriction atau makrosomia di kehamilan sebelumnya.

Catatan dari SehatQ

Selain pengukuran tinggi fundus uteri, dokter juga dapat merekomendasikan jenis pemeriksaan lain untuk mengetahui perkembangan bayi.Jangan mencoba mengukur sendiri di rumah, karena ada banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan titik ukur selama proses pengukuran.Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait tinggi fundus normal sesuai usia kehamilan, Anda bisa tanyakan dengan dokter kandungan terdekat Anda.Selain itu, Anda juga bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
perkembangan janinposisi janingawat janinintrauterine growth restriction
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/fundal-height/faq-20057962
Diakses pada 14 Januari 2020
Perinatal Institute. https://www.perinatal.org.uk/FetalGrowth/FundalHeight.aspx
Diakses pada 14 Januari 2020
Baby Centre. https://www.babycenter.com/0_measuring-large-or-small-for-gestational-age_1453305.bc
Diakses pada 14 Januari 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/measuring-size-of-fetus
Diakses pada 14 Januari 2020
Scientific Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5624932/
Diakses pada 23 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait