Rasanya Mirip Seperti Kelapa, Mari Kenali Tiger Nuts dan Manfaatnya


Tiger nuts adalah makanan yang dijadikan makanan dan obat oleh masyarakat Mesir. Sebenarnya ini bukan kacang, namun organ tanaman yang membesar seperti umbi akar. Rasanya manis, mirip seperti kelapa.

0,0
15 Jul 2021|Azelia Trifiana
Sebenarnya tiger nut bukanlah kacangSebenarnya tiger nut bukanlah kacang
Di Mesir, salah satu tanaman yang pertama kali ditanam dan digunakan baik sebagai makanan maupun obat adalah tiger nuts. Sebenarnya ini bukan kacang, namun organ tanaman yang membesar seperti umbi akar. Rasanya manis, mirip seperti kelapa.Jika dilihat sekilas, yang paling membedakan tiger nuts atau chufa ini adalah bentuknya. Penampakan luarnya berkerut mirip kacang tanah namun teksturnya kenyal.

Kandungan nutrisi tiger nuts

Makanan yang disebut juga dengan earth almond ini memiliki banyak nutrisi. Ada tiga jenis tiger nuts yaitu yang berwarna hitam, cokelat, dan kuning.Secara umum, 28 gram atau satu ons tiger nuts mengandung nutrisi berikut:
  • Kalori: 103-121
  • Serat: 2-7 gram
  • Karbohidrat: 9 gram
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: 7-9 gram
  • Vitamin E: 278% kebutuhan harian
  • Zat besi: 13-40% kebutuhan harian
  • Fosfor: 9-11% kebutuhan harian
  • Vitamin C: 2-8% kebutuhan harian
  • Magnesium: 7% kebutuhan harian
  • Zinc: 5-7% kebutuhan harian
  • Potasium: 3-5% kebutuhan harian
  • Kalsium: 1% kebutuhan harian
  • Asam amino arginin
Kayanya nutrisi di atas membuat tiger nuts layak menjadi pilihan camilan sehat. Di pasaran, ada banyak olahan dan bentuk tiger nuts mulai dari bubuk, susu, kacang-kacangan, dan lainnya. Dengan demikian, mengonsumsinya pun mudah cukup dimasukkan dalam yogurt atau jadi topping salad.

Manfaat tiger nuts untuk kesehatan

Lebih jauh lagi, apa saja manfaat tiger nuts untuk kesehatan?

1. Sumber antioksidan

Salah satu keunggulan tiger nuts adalah merupakan sumber antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari penuaan dan penyakit seperti kanker dan jantung. Namun mengingat makanan ini juga mengandung antinutrients, ada baiknya memanggangnya terlebih dahulu sehingga lebih mudah terserap tubuh.Tak hanya itu, cara mengolah semacam ini juga akan meningkatkan kandungan antioksidan di dalamnya.

2. Potensi melancarkan pencernaan

Tiger nuts mengandung serat tidak larut air yang membantu mempercepat proses cerna dan mencegah konstipasi. Selain itu, di dalamnya juga terdapat resistant starch, jenis serat yang disukai bakteri baik dalam pencernaan. Ini juga membantu melancarkan pencernaan.Lebih jauh lagi, makanan seukuran kacang garbanzo ini juga mengandung enzim katalase, lipase, dan amilase. Semuanya membantu mencerna makanan serta mengatasi kembung dan diare.

3.Potensi turunkan kadar gula darah

Ingin kadar gula darah terkendali? Tiger nuts bisa jadi pilihan camilan sehat karena seratnya menjaga kadar gula darah terjaga. Di dalamnya juga terdapat asam amino arginin yang bisa meningkatkan produksi dan sensitivitas insulin, seperti yang ditemukan peneliti dari Jepang. Keduanya penting dalam mengendalikan kadar gula darah.Ekstrak tiger nuts juga dapat menghambat enzim yang mencerna karbohidrat di pencernaan. Hasilnya, semakin sedikit gula yang terserap di pencernaan. Cara kerja ini serupa dengan bagaimana obat diabetes berdampak.

4. Mampu melawan patogen

Mengonsumsi chufa juga bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dalam studi pada tahun 2009 lalu, ekstrak tiger nuts diuji coba melawan beberapa jenis bakteri. Terbukti, ekstrak ini efektif melawan bakteri E. coli, Staphylococcus, dan juga Salmonella.Bukan hanya itu, para peneliti juga menemukan bahwa ekstrak tiger nuts cukup efektif dalam menyembuhkan infeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotik. Namun, masih perlu penelitian lebih jauh lagi untuk menyimpulkannya.

5. Potensi mengatasi masalah seksual

Ada sejarah bahwa tiger nuts merupakan aphrosidiac yang dapat meningkatkan libido. Selain itu, laki-laki di Nigeria telah menggunakan ekstraknya untuk mengatasi disfungsi ereksi hingga meningkatkan jumlah sperma.Lebih jauh lagi, penelitian pada tahun 2013 terhadap tikus laboratorium menunjukkan produksi sperma dan berat testis tetap stabil setelah mengalami keracunan logam berat. Tikus yang mengonsumsi selama 30 hari merasakan peningkatan level testosteron dan aktivitas seksual.Namun, belum ada studi terkait dampak tiger nuts pada manusia. Jadi, perlu ada elaborasi lebih jauh sebelum menarik kesimpulan.

6. Potensi baik untuk jantung

Kandungan lemak tunggal tak jenuh dalam tiger nuts mirip seperti minyak zaitun. Ketika seseorang mengonsumsi cukup nutrisi ini, kadar kolesterol HDL akan naik dan kolesterol LDL pun turun. Artinya, risiko mengalami serangan jantung, stroke, hingga kematian pun menurun.Tak hanya itu, kandungan asam lemak arginin dalam tiger nuts juga baik untuk kesehatan jantung. Alasannya, tubuh bisa memanfaatkannya untuk membuat nitrogen oksida yang melebarkan pembuluh darah. Dengan demikian, tekanan darah pun bisa menurun.Tak berhenti sampai di situ. Sebuah ulasan yang dimuat dalam Jurnal Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety menemukan khasiat lain tiger nuts yang dapat melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi kemungkinan terjadinya penggumpalan darah. Kedua hal tersebut sangat berperan dalam menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Catatan dari SehatQ

Meski ada banyak kandungan nutrisi dari tiger nuts, ingat bahwa tingginya serat di dalamnya bisa menimbulkan efek kurang nyaman di perut. Contohnya seperti kembung. Oleh sebab itu, bagi yang baru pertama kali mencoba sebaiknya mulai dengan porsi kecil terlebih dahulu. Barulah kemudian ditambah secara bertahap.Ada banyak cara mengonsumsi tiger nuts. Aman dimakan dalam kondisi mentah, matang, atau menjadi olahan masakan bebas olahan susu atau baked goods.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar camilan sehat dan manfaatnya untuk pencernaan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan diethidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/tiger-nuts
Diakses pada 3 Juli 2021
Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/pdf/10.1111/j.1541-4337.2012.00190.x
Diakses pada 3 Juli 2021
International Journal of Drug Development & Research. https://www.researchgate.net/publication/287543618_Protective_effect_of_Chufa_Tubers_Cyperus_esculentus_on_induction_of_sperm_abnormalities_In_mice_treated_with_lead_acetate
Diakses pada 3 Juli 2021
Biochemical and Biophysical Research Communications. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26348775/
Diakses pada 3 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait