Tidak Ribet, Ini 4 Syarat Membuat BPJS Kesehatan

Tidak sulit untuk melengkapi berkas yang menjadi syarat membuat BPJS Kesehatan
Daftarkan diri Anda dan keluarga ke BPJS Kesehatan

Sekalipun BPJS Kesehatan sudah berjalan bertahun-tahun, tidak pernah ada kata terlambat untuk mendaftarkan diri menjadi peserta jaminan kesehatan milik pemerintah ini. Lalu, bagaimana cara membuat BPJS? Apa saja syarat membuat BPJS yang harus Anda siapkan?

Hingga Agustus 2019, sudah terdapat lebih dari 221 juta orang yang menjadi peserta BPJS dan lebih dari 27 ribu fasilitas kesehatan yang terdaftar dapat melayani para peserta BPJS. Dengan menjadi anggota BPJS, Anda dapat merasakan berbagai manfaat kepesertaan, termasuk fasilitas rawat jalan dan rawat inap sesuai kelas yang Anda pilih.

Saat ini, pendaftaran peserta BPJS bisa dilakukan dengan mendatangi langsung kantor BPJS. Namun bagi Anda yang ingin lebih praktis, BPJS juga menyediakan platform pendaftaran lewat situs BPJS maupun aplikasi JKN yang bisa diunduh melalui app store maupun play store pada telepon pintar.

Siapkan syarat membuat BPJS Kesehatan sebelum mendaftar

Tidak sedikit calon peserta BPJS yang mengeluh harus sering bolak-balik ke kantor BPJS hanya untuk melengkapin persyaratan administrasi. Untuk menghindari hal ini, pastikan Anda sudah menyiapkan dan melengkapi berkas-berkas sebagai syarat membuat BPJS Kesehatan ini terlebih dahulu, yaitu:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi KTP/Paspor, masing-masing 1 lembar
  • Fotokopi buku tabungan salah satu peserta yang namanya tertera di dalam Kartu Keluarga
  • Pasfoto calon peserta BPJS dengan ukuran 3 x 4, masing-masing sebanyak 1 lembar.

Meski hanya fotokopi berkas di atas yang akan disetor ke BPJS Kesehatan, Anda tetap harus membawa KK, KTP/Paspor, serta buku tabungan yang asli saat datang ke kantor BPJS. Anda juga sebaiknya sudah memutuskan atau setidaknya memiliki gambaran mengenai kelas BPJS Kesehatan yang akan Anda pilih mengingat Anda juga akan diminta untuk langsung membayar iuran bulan pertama pada saat pendaftaran.

Terdapat tiga kelas BPJS kesehatan yang bisa Anda pilih, yakni:

  • Kelas III dengan iuran sebesar Rp25.500,- per orang per bulan
  • Kelas II dengan iuran sebesar Rp51.000,- per orang per bulan
  • Kelas I dengan iuran sebesar Rp80.000,- per orang per bulan.

Iuran di atas sewaktu-waktu dapat meningkat, sehubungan dengan isu yang ramai dibahas pada akhir Agustus silam. Setelah persyaratan di atas lengkap, Anda tinggal memilih cara membuat BPJS Kesehatan yang dikehendaki, baik secara online maupun offline (datang langsung ke kantor BPJS). Untuk pendaftar online, Anda hanya perlu mencatat nomor KTP, KK, dan buku tabungan serta memiliki foto dalam format digital.

Cara membuat BPJS dengan langsung datang ke kantor BPJS Kesehatan

Berikut langkah yang bisa Anda ikuti sebagai cara membuat BPJS:

  • Isilah formulir Daftar Isian Peserta (DIP) dengan melampirkan syarat membuat BPJS Kesehatan yang telah Anda siapkan di rumah. Pastikan data Anda sudah tertulis dengan benar agar tidak terjadi kendala pada saat pendaftaran maupun saat Anda hendak menggunakan fasilitas dari BPJS Kesehatan.

  • Setelah mendaftar, calon peserta BPJS Kesehatan akan mendapat nomor virtual account (VA) bank tertentu yang digunakan untuk membayar iuran BPJS sesuai kelas yang Anda pilih. Saat ini, bank yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, antara lain BRI, Mandiri, dan BNI.

  • Usai membayar melalui bank, simpan bukti pembayaran tersebut.

  • Kembalilah ke kantor BPJS Kesehatan, kemudian serahkan bukti pembayaran Anda dan tunggu hingga kartu kepesertaan Anda selesai dicetak.

Cara membuat BPJS online

Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk mengantre di kantor BPJS Kesehatan, Anda bisa masuk ke situs BPJS atau mengunduh aplikasi ‘Mobile JKN’ di ponsel. Namun, pastikan Anda terlebih dahulu memiliki nomor ponsel dan alamat e-mail yang valid dan aktif.

Jika sudah, berikut cara membuat BPJS yang bisa Anda ikuti:

  • Buka aplikasi lewat telepon pintar atau situs BPJS Kesehatan dari telepon pintar maupun laptop.

  • Isi data yang telah disediakan dengan benar, termasuk data diri, alamat, pilihan kelas, serta fasilitas kesehatan tingkat I yang Anda inginkan, dan lain-lain.

  • Simpan data Anda, kemudian tunggu e-mail yang berisi notifikasi nomor registrasi dan virtual account (VA), kemudian cetak lembar tersebut.

  • Lakukan pembayaran melalui VA, teller bank, maupun ATM, kemudian simpan bukti pembayaran tersebut.

  • Anda kembali akan mendapat e-mail yang memberi tahu bahwa kepesertaan BPJS Anda sudah aktif. Anda juga akan mendapat e-ID Card BPJS yang bisa Anda cetak sendiri.

  • Jika Anda ingin mencetak kartu BPJS tersebut di kantor BPJS, bawa semua data sebelumnya (formulir, VA, dan bukti pembayaran) langsung ke counter pencetakan kartu BPJS.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau kendala dalam membuat BPJS, Anda bisa menghubungi BPJS Care Center 24 jam di nomor 1-500-400. Setelah kartu kepesertaan Anda aktif, jangan lupa untuk membayar iurannya rutin setiap bulan.

BPJS Kesehatan. https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/pages/detail/2014/20
Diakses pada 25 September 2019

BPJS Kesehatan. https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/home
Diakses pada 25 September 2019

BPJS Kesehatan. https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/pages/detail/2014/13
Diakses pada 25 September 2019

Cermati. https://www.cermati.com/artikel/amp/cara-daftar-bpjs-kesehatan-seperti-apa-prosesnya
Diakses pada 25 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed