Tidak Pakai Celana Dalam Saat Tidur Bukan Jorok, Justru Baik!

Bila celana dalam terlalu ketat, maka organ intim rentan mengalami iritasi
Celana dalam yang lembap justru dapat memicu tumbuhnya jamur

Setelah seharian bekerja dengan pakaian formal, tak ada yang lebih melegakan ketimbang mandi, berganti baju tidur, bahkan bila perlu tidak pakai celana dalam!

Bukan hanya soal lebih santai saja, tidak pakai celana dalam saat tidur rupanya menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan.

Istilah beken dalam bahasa Inggris untuk tidak pakai celana dalam saat tidur adalah “going commando”. Terdengar asing atau bahkan aneh? Mungkin Anda perlu menjajalnya sesekali karena baik untuk kesehatan organ reproduksi.

Manfaat tidak pakai celana dalam saat tidur

Hal utama yang paling menonjol dari tidak pakai celana dalam saat tidur adalah organ reproduksi – baik itu penis maupun vulva dan vagina – akan lebih bebas bernapas. Tak hanya itu, ini sederet manfaat lainnya:

1. Menghindari infeksi jamur

Musuh besar organ reproduksi adalah infeksi jamur. Biasanya, infeksi jamur terjadi karena beberapa faktor. Mulai dari area celana dalam yang lembap, terlalu banyak konsumsi gula dan alkohol, serta perubahan temperatur.

Terlebih, pakaian dalam yang bahannya tidak mengandung katun justru membuat kulit susah bernapas. Kondisi ini dapat menimbulkan kelembapan yang menjadi tempat berkembang biaknya jamur.

2. Mencegah iritasi

Kadang iritasi di area penis atau vagina bisa terjadi apabila pakaian dalam terlalu ketat. Tidak pakai celana dalam saat tidur dapat mencegah iritasi yang mungkin terjadi.

3. Mengurangi kemungkinan alami keputihan

Bagi wanita, kadang cairan dari vagina seperti keputihan bisa terasa mengganggu. Sebenarnya, keputihan bisa terjadi apabila pH vagina tidak seimbang atau mengenakan pakaian dalam dari bahan yang tidak mengizinkan kulit bernapas. Itu sebabnya, tidak pakai celana dalam saat tidur bisa menekan risiko mengalami keputihan.

4. Mencegah aroma tak sedap dari organ reproduksi

Pada saat-saat tertentu, organ reproduksi bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Tidak pakai celana dalam saat tidur bisa mencegah aroma tak sedap dari organ reproduksi Anda.

5. Membangkitkan gairah seksual

Di luar sisi kesehatan, tidak pakai celana dalam saat tidur juga bisa membangkitkan gairah seksual antara Anda dan pasangan. Bagian organ intim yang merupakan titik rangsang menjadi semakin sensitif karena terjadi kontak kulit langsung.

6. Organ reproduksi bisa “bernapas”

Keputusan untuk tidak pakai celana dalam juga membuat organ reproduksi bisa bernapas. Selama Anda beraktivitas di luar, penis dan vagina “terbungkus” pakaian dalam. Tidak ada salahnya membiarkan organ reproduksi bernapas dengan tidak pakai celana dalam saat tidur.

7. Selamat tinggal bakteri jahat

Bakteri jahat bisa bermigrasi bahkan dari pakaian dalam Anda sendiri. Itulah mengapa terkadang Anda tidak direkomendasikan mengenakan thong karena bakteri dari anus bisa bermigrasi ke area vagina. Akan lebih baik meninggalkan risiko terinfeksi bakteri jahat dengan tidak pakai celana dalam saat tidur.

8. Vagina tidak terpapar substansi kimia

Tanpa disadari, celana dalam juga mengandung endapan substansi kimia dari deterjen atau pelembut pakaian setelah dicuci. Vulva dan sperma mengalami kontak langsung dengan substansi tersebut. Terkadang ini dapat mengakibatkan iritasi jika kulit terlalu sensitif.

9. Tidur lebih berkualitas

Menurut National Sleep Foundation, temperatur tubuh juga memegang peran dalam menentukan seberapa cepatnya seseorang terlelap. Kaitannya adalah dengan ritme biologis tubuh. Tidak pakai celana dalam saat tidur membantu menurunkan temperatur sehingga Anda bisa terlelap lebih cepat.

10. Meredakan stres dan kecemasan

Rupanya, tidak pakai celana dalam saat tidur juga bisa mengurangi stres dan kecemasan. Kualitas tidur yang lebih baik akan membuat tingkat stres berkurang. Jangan sepelekan hal ini karena stres juga bisa menjadi kian parah menjadi depresi.

11. Meningkatkan produksi sperma

Terutama bagi pria, tidak pakai celana dalam saat tidur ternyata berkaitan dengan peningkatan produksi sperma. Untuk bisa memproduksi sperma secara efisien, testis harus berada di suhu sekitar 34,4 derajat Celsius, lebih dingin ketimbang suhu tubuh.

Memakai celana dalam yang terlalu ketat justru rentan menekan testis dan membuat temperatur di area tersebut terlalu panas. Konsekuensinya, testis bisa mengalami hipertemia dan produksi sperma menurun.

Baik bagi pria maupun wanita, tidak pakai celana dalam saat tidur membawa banyak manfaat bagi tubuh. Baik untuk kesehatan, kehidupan seksual, sampai aspek psikologis.

Tak hanya itu, Anda akan merasa lebih nyaman dan rileks saat tidur. Tapi ingat, pastikan area tempat tidur seperti sprei, guling, dan selimut benar-benar bersih dari kotoran dan serangga.

Bustle. https://www.bustle.com/p/5-gross-things-about-going-commando-that-are-actually-benefiting-your-health-11500521
Diakses 8 Oktober 2019

Bustle. https://www.bustle.com/p/11-health-benefits-of-not-wearing-underwear-according-to-experts-3567510
Diakses 8 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/benefits-of-sleeping-naked#lower-diabetes-risk
Diakses 8 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/going-commando-men#benefits
Diakses 8 Oktober 2019

National Sleep Foundation. https://www.sleep.org/articles/does-your-body-temperature-change-while-you-sleep/
Diakses 8 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed