Tidak Hanya Kram Otot, Ini Beragam Penyebab Nyeri Otot Paha Anda

Penyebab nyeri otot paha umumnya dikarenakan kram otot atau keseleo yang tidak berbahaya, tetapi terkadang penyebab nyeri otot paha bisa dikarenakan suatu kondisi medis yang serius
Penyebab nyeri otot paha biasanya adalah karena kram otot

Nyeri otot dapat terjadi di berbagai daerah tubuh. Tidak hanya di punggung atau bahu, nyeri otot bisa muncul di bagian paha. Penyebab nyeri otot paha dapat berupa hal ringan seperti kram, cedera, hingga penyakit serius.

Penyebab nyeri otot paha ringan umumnya bisa diatasi di rumah. Tapi untuk cedera yang parah atau penyakit yang serius, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk segera diberikan penanganan yang tepat.

Apa saja penyebab nyeri otot paha?

Nyeri otot paha tentunya menimbulkan ketidaknyamanan saat Anda sedang beraktivitas dan mengganggu keseharian Anda. Kondisi-kondisi di bawah ini bisa menjadi penyebab nyeri otot paha yang Anda alami:

1. Keseleo

Keseleo adalah salah satu penyebab nyeri otot paha yang paling umum terjadi. Tertariknya otot dapat diakibatkan oleh cedera saat olahraga, dan menimbulkan rasa sakit yang intens.

2. Kram otot

Selain keseleo, penyebab nyeri otot paha yang cukup umum lainnya adalah kram otot. Kram ini timbul karena otot terlalu banyak dipakai, dehidrasi atau tegang sehingga menyebabkan rasa sakit yang tajam.

Kram otot biasanya dapat hilang sendirinya. Tapi konsultasikanlah dengan dokter jika Anda sering mengalaminya.

Stenosis tulang belakang dapat menjadi penyebab nyeri otot paha

3. Stenosis tulang belakang 

Stenosis tulang belakang atau stenosis spinal adalah penyempitan ruang kosong di antara ruas-ruas tulang sehingga hal ini memberikan tekanan pada saraf di ruas tulang belakang.

Tekanan pada saraf tersebut dapat menjadi penyebab nyeri otot paha dan sensasi kebas, lemas, atau geli yang dirasakan di paha. Pada kasus tertentu, Anda juga bisa mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan tubuh.

4. Neuropati perifer

Penyebab nyeri otot paha yang dialami bisa saja akibat kerusakan saraf, yang menghambat proses berjalannya sinyal dari otak ke anggota tubuh. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati perifer.

Bila mengalami neuropati perifer, Anda akan merasakan sensasi geli dan menggelitik, tertusuk-tusuk, lemas, kebas dan terkadang nyeri. Pemicu umum dari neuropati perifer adalah komplikasi penyakit diabetes.

5. Varises

Saat pembuluh darah yang mengalami varises bekerja terlalu keras untuk mengalirkan darah ke jantung, pembuluh varises akan membesar dan berwarna ungu kebiruan. Hal tersebut dapat membuat paha terasa kram, berat, panas, atau berdenyut-denyut.

6. Ketidakseimbangan elektrolit

Penyebab nyeri otot terkadang bisa dipicu oleh ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Elektrolit merupakan mineral-mineral yang dibutuhkan untuk mendukung kinerja otot. Kalsium, sodium, dan potasium adalah segelintir contohnya.

Anda bisa kehilangan elektrolit melalui keringat. Saat terlalu banyak elektrolit yang hilang, paha bisa terasa lemas, kebas, atau kram.

Anda dapat mengatasi ketidakseimbangan elektrolit dengan mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung mineral-mineral yang telah disebutkan di atas.

Penyakit arteri perifer menghambat suplai darah di paha

7. Penyakit arteri perifer 

Penyebab nyeri otot paha yang satu ini disebabkan oleh paha yang tidak mendapatkan suplai darah yang cukup. Hal ini terjadi karena pembuluh arteri menyempit dan membatasi asupan darah ke paha.

Paha Anda akan terasa kebas, kram, atau lemah saat berjalan. Terkadang, Anda juga dapat merasa dingin atau mengalami perubahan warna pada kulit paha.

Umumnya, penyakit arteri perifer dapat diatasi dengan menerapkan pola hidup sehat. Tetapi pada kasus yang parah, Anda mungkin membutuhkan obat bahkan operasi.

8. Deep vein thrombosis (DVT)

Deep vein thrombosis atau trombosis vena dalam dapat menjadi penyebab nyeri otot paha karena adanya penyumbatan darah di pembuluh darah paha.

Terkadang, gangguan ini tidak memperlihatkan gejala yang jelas. Jika adapun, gejala DVT bisa berupa rasa sakit, sensasi hangat, pembengkakan, serta munculnya warna kemerahan di paha.

Penyebab nyeri otot paha ini tidak boleh disepelekan. Pasalnya, DVT bisa bertambah parah dan berujung pada emboli paru (kondisi saat sumbatan darah pecah dan masuk ke organ paru-paru).

Meralgia paresthetica menimbulkan sensasi kebas pada paha

9. Meralgia paresthetica 

Salah satu masalah saraf yang menjadi penyebab nyeri otot paha ini diiringi dengan sensasi menggelitik, panas, atau kebas. Meralgia paresthetica terjadi apabila terdapat penekanan pada saraf yang merasakan sensasi di kulit bagian paha.

10. Sciatica

Sciatica merupakan kondisi medis lain yang menjadi penyebab nyeri otot paha. Penyakit ini terjadi ketika terdapat saraf yang terjepit di tulang belakang bagian bawah.

Anda bisa merasakan gejala sciatica berupa kram hingga rasa sakit yang tajam. Pada kasus serius, Anda mungkin memerlukan penanganan dengan jalan operasi.

Penyebab nyeri otot paha bisa beragam, sehingga penanganannya juga tergantung pada pemicu nyeri otot paha. Untuk memastikan penyebabnya, Anda membutuhkan pemeriksaan dari dokter.

Kapan Anda harus berkonsultasi ke dokter?

Penyebab nyeri otot paha biasanya bukanlah kondisi medis yang serius. Namun beberapa gejala yang mengiringinya dapat menjadi sinyal bahwa Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa gejala penyerta nyeri otot paha yang memerlukan perhatian medis meliputi:

  • Pembuluh varises yang menimbulkan ketidaknyamanan.
  • Nyeri otot yang makin parah dan berlangsung selama berhari-hari.
  • Kesulitan saat berjalan.
  • Tidak mampu berjalan atau tidak bisa menaruh beban pada paha.
  • Pembengkakan di kedua paha.
  • Kulit paha berwarna merah dan terasa hangat saat disentuh.
  • Ada luka yang dalam di paha.
  • Paha berwarna pucat dan terasa dingin ketika disentuh.
  • Cedera paha yang terjadi bersamaan dengan adanya suara menggeretak atau ‘pop’.
  • Kesulitan bernapas.

Segera konsultasikan ke dokter jika gejala-gejala di atas mengiringi nyeri otot paha yang Anda rasakan. Gejala-gejala ini dapat mengindikasikan adanya suatu kondisi medis serius yang menjadi penyebab nyeri otot paha yang Anda alami.

Healthline. https://www.healthline.com/health/leg-pain#treatment
Diakses pada 18 Oktober 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/meralgia-paresthetica/symptoms-causes/syc-20355635
Diakses pada 18 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/ss/slideshow-leg-pain-causes
Diakses pada 18 Oktober 2019

Banner Telemed