Tidak Hanya Kehamilan, Ini Penyebab Kaki Bengkak yang Lain

Penyakit jantung, ginjal, dan hati bisa jadi penyebab kaki bengkak
Penyebab kaki bengkak bisa beragam, mulai dari cedera hingga penyakit jantung

Sepatu jadi terlalu sempit untuk dipakai hanya salah satu dari kerugian memiliki kaki bengkak. Sebab, ada hal lain yang lebih perlu diperhatikan, seperti penyebab kaki bengkak itu sendiri.

Penyebab kaki bengkak ada beragam. Ada yang ringan, namun bisa juga jadi penanda penyakit yang cukup serius. Biasa terjadi pada ibu hamil, kaki bengkak ternyata juga dapat menandakan adanya gangguan hati hingga jantung.

Berbagai penyebab kaki bengkak

Ada berbagai penyebab kaki bengkak yang perlu Anda ketahui, mulai dari kondisi yang ringan hingga berat.

Cedera saat olahraga bisa menyebabkan kaki bengkak

1. Cedera

Cedera adalah salah satu penyebab kaki bengkak yang paling umum. Pembengkakan, biasanya terjadi saat ada tulang yang patah atau jaringan yang sobek.

Saat cedera terjadi, darah di tubuh akan mengalir ke area tersebut untuk membantu perbaikan jaringan. Akibatnya, darah berkumpul di area tersebut dan menyebabkan pembengkakan.

2. Edema

Edema terjadi ketika tubuh menyimpan terlalu banyak cairan. Hal ini membuat pembengkakan bisa muncul di kaki, tangan, maupun wajah.

Edema umumnya terjadi saat Anda berada di posisi duduk atau berdiri yang terlalu lama. Kondisi ini tidak berbahaya. Namun pada kasus tertentu, edema juga bisa menjadi penanda kuranganya protein di tubuh, gagal ginjal, atau penyakit hati.

3. Gaya hidup tidak sehat

Menjalani gaya hidup tidak sehat, seperti kurang aktif bergerak, memiliki berat badan berlebih, mengonsumsi terlalu banyak garam, serta kebiasaan menggunakan sepatu yang ukurannya tidak pas dengan kaki, bisa menjadi penyebab kaki bengkak, yang perlu Anda perhatikan.

4. Efek samping obat

Salah satu jenis efek samping yang bisa terjadi dari penggunaan obat tertentu adalah penumpukan cairan, terutama di tubuh bagian bawah, seperti kaki. Obat yang memiliki efek samping tersebut antara lain:

  • Hormon seperti estrogen dan testosteron
  • Steroid
  • Antidepresan
  • Obat diabetes
  • Obat darah tinggi, seperti penghambat kanal kalsium
Kaki bengkak saat hamil adalah hal yang wajar terjadi

5. Kehamilan

Kaki bengkak pada wanita hamil adalah hal yang wajar terjadi. Sebab, saat hamil, tubuh memang menyimpan lebih banyak cairan. Kondisi ini tidak berbahaya, bagi ibu maupun bayi, tapi tentu tetap menyebabkan rasa tidak nyaman.

6. Preeklampsia

Jika kaki bengkak pada ibu hamil, juga disertai dengan pusing, mual, sesak napas, dan sakit perut, maka waspadalah akan kondisi preeklampsia.

Preeklampsia baru akan muncul saat usia kandungan mencapai 20 minggu. Kondisi ini muncul akibat tekanan darah ibu hamil yang tinggi. Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang serius dan harus segera mendapat penanganan dokter.

7. Infeksi

Infeksi bisa menjadi salah satu penyebab kaki bengkak. Penderita diabetes berisiko lebih besar mengalami infeksi di area kaki, sehingga perlu lebih waspada apabila ada tanda-tanda infeksi, seperti luka dan bisul yang timbul di kaki.

8. Gumpalan darah

Darah yang menggumpal bisa menyumbat pembuluh darah, sehingga aliran darah dari dan menuju jantung menjadi terganggu. Salah satu dampak dari kondisi ini, berupa pembengkakan di kaki.

Tak disangka, kaki bengkak juga tanda gagal jantung

9. Penyakit jantung

Penyakit jantung seperti gagal jantung, bisa menyebabkan kaki bengkak. Penyakit ini membuat jantung menjadi tidak dapat memompa darah dengan baik. Akibatnya, darah di kaki tidak dapat dipompa dengan baik ke jantung.

Jika kaki Anda bengkak di malam hari, hal ini bisa menjadi pertanda adanya gagal jantung sebelah kanan. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan garam dan cairan di tubuh, termasuk kaki.

10. Penyakit hati

Saat hati tidak dapat bekerja dengan baik, maka kelebihan cairan bisa menumpuk di kaki, dan menyebabkan pembengkakan. Gangguan di hati bisa terjadi karena faktor gentik, kebiasaan mengonsumsi alkohol, infeksi virus, dan obesitas.

Waspadai penyakit ginjal sebagai penyebab kaki bengkak

11. Penyakit ginjal

Gangguan pada ginjal membuat garam di darah menjadi menumpuk. Hal ini bisa menyebabkan tubuh menahan air dan kemudian menyebabkan pembengkakan di kaki.

12. Kebiasaan minum alkohol

Alkohol bisa mengganggu penyerapan air di tubuh, sehingga cairan akan menumpuk di jaringan, dan menyebabkan kaki bengkak.

Jika kaki Anda sering bengkak setelah minum alkohol, maka mungkin ada penyakit yang melatarbelakanginya, seperti gangguan hati, ginjal, atau jantung.

13. Cuaca panas

Di cuaca yang panas, kaki bengkak bisa terjadi, karena pembuluh darah di tubuh akan melebar untuk menurunkan suhu tubuh.

Proses ini dapat memicu terjadinya kebocoran cairan ke jaringan di sekitarnya, termasuk di kaki, sehingga menyebabkan pembengkakan.

Cara menyembuhkan kaki bengkak

Jaga berat badan ideal, untuk meredakan kaki bengkak yang dialami

Cara menyembuhkan kaki bengkak dapat berbeda satu sama lain, tergantung dari penyebabnya. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membantu mengurangi pembengkakan secara umum, yaitu:

  • Meninggikan posisi kaki ketika berbaring. Posisikan kaki hingga berada di atas jantung. Agar semakin nyaman, Anda bisa menaruh bantal sebagai tumpuan lutut.

  • Lebih aktif bergerak. Jika kaki bengkak tidak disebabkan oleh cedera, maka Anda disarankan untuk mulai lebih aktif bergerak, dengan melakukan pemanasan ringan, dan menggerakkan kaki.

  • Perhatikan makanan. Kurangi konsumsi garam agar cairan yang menumpuk di kaki bisa berangsur-angsur berkurang.

  • Gunakan celana yang lebih longgar. Hindari menggunakan celana yang terlalu ketat, untuk mecegah terganggunya aliran darah maupun cairan lainnya, dari dan ke area kaki.

  • Jaga berat badan ideal. Konsumsi makanan yang lebih sehat dan berolahraga secara teratur.
  • Berikan tekanan ke kaki. Gunakan stoking atau kaus kaki kompresi khusus untuk meredam pembengkakan.

  • Jangan duduk atau berdiri terlalu lama. Berdiri atau bergeraklah setidaknya satu kali, setiap satu jam.

  • Kompres dengan es. Suhu dingin dari es akan mempersempit pembuluh darah di kaki, sehingga cairan tidak lagi menumpuk di area tersebut. Kompres es juga akan membantu meredakan nyeri.

  • Minum obat. Obat golongan diuretik dapat membantu meredakan kaki bengkak dengan memicu pegeluaran cairan berlebih melalui urine. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Jika cara di atas tidak juga membantu meredakan kaki bengkak, segera periksakan kondisi Anda ke dokter. Beberapa kondisi di bawah ini, juga membuat kaki bengkak yang Anda alami, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

  • Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau ginjal.
  • Anda sedang menderita penyakit hati.
  • Area kaki yang bengkak berwarna merah dan terasa panas jika disentuh.
  • Suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya.
  • Anda sedang hamil dan pembengkakan terjadi secara tiba-tiba serta parah.
  • Kaki bengkak disertai dengan nyeri dada dan sesak napas.
  • Pusing dan linglung.
  • Kepala terasa ringan, seperti hendak pingsan.
  • Sulit bernapas.

Cegah kaki bengkak dengan cara ini

Rutin berolahraga bisa cegah kaki bengkak

Untuk mencegah kaki bengkak, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

  • Rutin berolahraga, untuk melancarkan sirkulasi cairan di tubuh.
  • Konsumi makanan bergizi, kurangi konsumsi garam.
  • Jika harus berdiri atau duduk dalam jangka waktu lama, selingi dengan bergerak sesekali.
  • Jika berat badan Anda berlebih, lakukan cara untuk mendapatkan berat badan ideal.
  • Konsultasikan ke dokter mengenai obat-obatan yang diresepkan untuk Anda, tanyakan apabila ada obat yang bisa menyebabkan penumpukan cairan.
  • Hindari merokok, minum alkohol berlebihan, serta kebiasaan lain yang bisa memicu pembengkakan di kaki.

Mendalami penyebab kaki bengkak, berguna untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Meski umumnya tidak berbahaya, Anda sebaiknya tidak meremehkan kondisi ini. Segera lakukan pengobatan, sebelum kondisi bertambah parah.

Healthline. https://www.healthline.com/health/foot-leg-and-ankle-swelling
Diakses pada 8 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/swollen-feet
Diakses pada 8 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323265.php
Diakses pada 8 Oktober 2019

WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/ss/slideshow-swollen-feet
Diakses pada 8 Oktober 2019

Medicinet. https://www.medicinenet.com/swollen_ankles_and_swollen_feet/article.htm
Diakses pada 8 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed