logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Hidup Sehat

9 Manfaat Gula Batu dan Risikonya bagi Kesehatan

open-summary

Manfaat gula batu untuk kesehatan sangat banyak. Bukan hanya manis, gula batu baik untuk otak dan dapat meningkatkan kondisi penglihatan. Namun, konsumsinya perlu dibatasi karena dapat menimbulkan efek samping.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

27 Sep 2023

Ada beberapa manfaat gula batu yang dipercaya masyarakat

Gula batu dipercaya memiliki beberapa manfaat

Table of Content

  • Kandungan nutrisi gula batu
  • Manfaat gula batu
  • Benarkah gula batu lebih sehat dari gula pasir?
  • Pesan dari SehatQ

Gula batu terbuat dari air tebu yang dikristalisasi tanpa pemurnian. Jenis gula ini diklaim kaya akan vitamin, mineral, dan asam amino.

Advertisement

Gula batu jenis Belgian yang biasanya berwarna lebih kecokelatan, juga memiliki kandungan mineral, seperti magnesium, mangan, kalium, dan fosfor. Tak ayal, manfaat gula batu untuk kesehatan sangat banyak.

Kandungan nutrisi gula batu

Pada dasarnya, gula batu dan gula pasir berasal dari bahan yang sama, yakni sukrosa. Dalam 100 gram, gula batu mengandung karbohidrat sebanyak 99.5 gram. Sedangkan 4 gram gula batu mengandung 25 kkal energi.

Selain itu, gula batu juga merupakan bahan pemanis yang tidak mengandung protein, lemak, maupun serat. Mengingat kandungannya tersebut, gula batu disarankan untuk tidak dikonsumsi berlebihan.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, batas asupan gula yang aman untuk kesehatan adalah 50 gram per hari atau setara dengan empat sendok makan setiap harinya.

Namun, akan lebih disarankan jika membatasi konsumsinya hingga menjadi 25 gram per hari.

Baca juga: Beda Bentuk Beda Fungsi, Kenali Jenis Gula dan Kegunaannya

Manfaat gula batu

Gula batu bukan hanya bermanfaat dalam membuat makanan dan minuman terasa lebih manis. Berikut adalah manfaat gula batu lainnya bagi kesehatan yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya.

1. Menyegarkan napas

Bau mulut dapat terjadi akibat bakteri yang menumpuk di gusi akibat jika Anda tidak memerhatikan kebersihan mulut secara rutin.

Gula batu dipercaya dapat mengatasi masalah ini dan menjaga kesegaran napas saat Anda mengonsumsinya setelah makan.

2. Meredakan batuk

Batuk dapat diakibatkan kuman yang menyerang tenggorokan atau ketika Anda pilek. Manfaat gula batu untuk batuk diklaim dapat mengatasi masalah batuk ini dengan lebih cepat.

Caranya pun mudah dilakukan, Anda hanya perlu mengisap potongan gula batu di dalam mulut secara perlahan ketika mengalami batuk.

3. Mengatasi sakit tenggorokan

Tidak hanya itu, gula batu dipercaya mampu mengatasi sakit tenggorokan. Meski demikian, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan efektivitas penggunaan gula batu dalam mengatasi masalah tenggorokan.

4. Meningkatkan hemoglobin

Kadar hemoglobin rendah dapat menyebabkan anemia, kulit pucat, pusing, dan kelelahan. Gula batu diklaim bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.

5. Mengatasi masalah pencernaan

Campuran gula batu dan biji fennel dianggap bermanfaat untuk meredakan gangguan pencernaan.

Caranya adalah dengan mengonsumsi gula batu dan biji fennel setelah makan sehingga proses pencernaan dapat berjalan lebih lancar.

6. Menghentikan mimisan

Gula batu dipercaya efektif dalam menghentikan mimisan. Saat hidung mengalami mimisan, konsumsi sepotong gula batu dengan air untuk menghentikannya.

7. Baik untuk otak

Gula batu diklaim dapat membantu meningkatkan daya ingat dan meredakan kelelahan mental. Campurkan gula batu ke dalam segelas susu hangat dan minum sebelum tidur untuk merasakan manfaat ini.

8. Bermanfaat untuk ibu menyusui

Gula batu dipercaya berguna bagi ibu menyusui karena dapat bekerja sebagai antidepresan dan meningkatkan produksi ASI.

9. Meningkatkan kondisi penglihatan

Gula batu juga diklaim bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Untuk mendapatkan manfaatnya, gula batu dapat dilarutkan ke dalam air dan diminum setelah makan.

Meski sejumlah manfaat di atas terlihat menggiurkan, sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan kebenaran manfaat tersebut pada manusia. Meski demikian, Anda tetap dapat mencobanya di rumah untuk menggantikan gula pasir yang biasa dipakai.

Baca juga: Bahaya Gula Tersembunyi Ini Harus Diwaspadai

Benarkah gula batu lebih sehat dari gula pasir?

Walaupun gula batu banyak digunakan dalam pengobatan tradisional, bukan berarti gula ini jauh lebih sehat dari gula pasir.

Gula batu merupakan bentuk padat dari gula pasir sehingga jumlah kalori gula batu lebih besar dari gula pasir dalam takaran yang sama.

Selain itu, baik gula pasir maupun gula batu memiliki indeks glikemik yang sama, yaitu 65 dan masuk ke indeks glikemik kategori sedang. Indeks glikemik merupakan acuan seberapa cepat makanan yang kita konsumsi dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh.

Oleh karena itu, mengonsumsi gula batu harus dibatasi karena gula ini juga memiliki risiko kesehatan yang sama seperti gula pasir.

Efek samping gula batu jika dikonsumsi berlebihan adalah dapat menyebabkan diabetes, kerusakan gigi, hingga kegemukan atau obesitas.

Pesan dari SehatQ

Pilihlah gula batu organik dengan warna agak abu atau kekuningan karena tergolong lebih sehat jika dibandingkan dengan gula batu berwarna putih atau bening. 

Meski demikian, baiknya tetap memilih pemanis yang cenderung lebih sehat seperti sorbitol atau stevia. Keduanya lebih rendah kalori dan karbohidrat daripada gula alami.

Advertisement

makanan sehat

Ditulis oleh Nenti Resna

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved