logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Mengenal Thumb Sucking atau Kebiasaan Mengisap Jempol pada Orang Dewasa

open-summary

Kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa biasanya dilakukan sebagai bentuk respons terhadap stres, kecemasan, maupun trauma. Thumb sucking dapat menyebabkan maloklusi, infeksi, hingga perubahan bentuk ibu jari.


close-summary

7 Agt 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa biasanya dilakukan sebagai bentuk respons terhadap stres

Meski bisa memberi kenyamanan tersendiri, kebiasaan thumb sucking ini harus segera dihentikan

Table of Content

  • Apa penyebab thumb sucking pada orang dewasa?
  • Dampak buruk thumb sucking pada orang dewasa
  • Bagaimana cara menghentikan kebiasaan thumb sucking pada orang dewasa?
  • Catatan dari SehatQ

Thumb sucking atau mengisap jempol merupakan salah satu kebiasaan yang mungkin pernah dilakukan oleh hampir semua anak. Kebiasaan ini biasanya akan hilang dengan sendirinya ketika anak mulai tumbuh dewasa.

Advertisement

Namun, ada beberapa orang yang ternyata mempertahankan kebiasaan thumb sucking hingga dewasa. Orang dewasa dengan kebiasaan ini merasa bahwa mengisap jempol dapat membantu untuk meredakan emosi, stres, dan kecemasan mereka.

Meski bisa memberi kenyamanan tersendiri bagi beberapa orang, kebiasaan ini harus segera dihentikan. Jika diteruskan, thumb sucking dapat berdampak buruk bagi kesehatan mulut dan gigi penderitanya.

Apa penyebab thumb sucking pada orang dewasa?

Ada beragam faktor yang bisa menjadi penyebab munculnya kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa. Kebiasaan ini dapat muncul sebagai gejala masalah kesehatan mental tertentu, hingga dilakukan sebagai pereda stres dan kecemasan.

Berikut beberapa penyebab thumb sucking pada orang dewasa:

1. Meredakan stres dan kecemasan

Pada orang dewasa, kebiasaan mengisap jempol biasanya dilakukan sebagai bentuk respons terhadap stres dan kecemasan. Dengan thumb sucking, mereka merasa tenang dan emosinya menjadi lebih terkontrol.

2. Respons terhadap trauma

Kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa juga dapat muncul sebagai bentuk respons terhadap trauma psikologis. Saat teringat akan trauma, penderitanya akan melakukan thumb sucking untuk menenangkan pikiran dan perasaan mereka.

3. Menderita masalah kesehatan mental tertentu

Mengisap jempol pada orang dewasa bisa muncul sebagai gejala trikotilomania. Trikotilomania adalah masalah kesehatan mental yang membuat penderitanya merasakan dorongan yang tak tertahankan untuk melakukan tindakan seperti mencabut kulit kepala, alis, bulu badan, hingga thumb sucking.

4. Menghilangkan kebosanan

Beberapa orang dewasa mengisap jempol mereka untuk menghilangkan kebosanan. Respon ini bisa muncul secara sengaja maupun tidak disengaja ketika mereka merasakan situasi yang membosankan.

Dampak buruk thumb sucking pada orang dewasa

Kebiasaan thumb sucking pada orang dewasa harus segera dihentikan. Jika dibiarkan begitu saja, kebiasaan ini berpotensi memberi dampak buruk bagi kesehatan mulut dan gigi. Berikut beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi akibat terlalu sering mengisap jempol:

  • Maloklusi

Kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa dapat menyebabkan maloklusi. Maloklusi adalah kondisi ketika gigi tampak berantakan karena tak tersusun dengan benar. Selain itu, thumb sucking juga bisa mengubah bentuk rahang dan menyebabkan crossbite (posisi gigi bagian atas berada di luar gigi bawah). Proses maloklusi sebenarnya terjadi sejak masa kanak-kanak. Namun, apabila kebiasaan ini berlanjut pada masa dewasa, maka dapat memperburuk terjadinya maloklusi.

  • Perubahan pada langit-langit mulut

Thumb sucking dapat menyebabkan langit-langit mulut menjadi lebih cekung. Tak hanya itu, kebiasaan ini juga membuat langit-langit mulut menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan atau sensasi tertentu.

  • Infeksi mulut

Mengisap jempol tanpa mencucinya terlebih dahulu sama dengan memasukkan kotoran dan bakteri ke dalam mulut. Hal tersebut berpotensi menyebabkan infeksi pada gigi maupun gusi.

  • Perubahan pada bentuk ibu jari

Mengisap jempol terlalu sering dapat mengakibatkan perubahan bentuk pada ibu jari. Dalam jangka panjang, ibu jari Anda mungkin akan menjadi lebih tipis atau memanjang jika kebiasaan ini tidak dihilangkan.

Bagaimana cara menghentikan kebiasaan thumb sucking pada orang dewasa?

Cara menghentikan kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa bergantung pada apa yang menjadi penyebabnya. Jika thumb sucking terjadi ketika bosan, Anda dapat mengalihkannya dengan melakukan kegiatan lain.

Sementara itu, apabila kebiasaan ini muncul sebagai respons terhadap stres dan kecemasan, menerapkan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, yoga, atau meditasi dapat membantu mengatasinya. Jika masih belum dapat dihilangkan, menjalani terapi perilaku kognitif juga bisa dijadikan pilihan.

Baca Juga

  • Merasakan Gejala Mirip Virus Corona? Bisa Jadi Gejala Psikosomatik
  • Anxiety Disorder atau Panic Attack, Beda Pemicu dan Gejalanya
  • Mudah dan Sederhana, Terapkan Cara Ini untuk Memperoleh Ketenangan Batin

Catatan dari SehatQ

Kebiasaan mengisap jempol pada orang dewasa biasanya dilakukan sebagai bentuk respons terhadap stres, kecemasan, maupun trauma. Dengan melakukan tindakan ini, mereka merasa tenang dan emosinya lebih terkontrol.

Meski memberi efek menenangkan, kebiasaan ini harus dihentikan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan mulut dan gigi. Beberapa kondisi yang berpotensi terjadi akibat thumb sucking meliputi maloklusi, infeksi, hingga perubahan bentuk ibu jari.

Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

stresgangguan kecemasan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved