Tetap Tenang, 5 Kunci Menolong Orang yang Terkena Serangan Panik


Serangan panik dapat menyerang orang terdekat kita. Cara memberikan pertolongan adalah tetap tenang dan berikan bantuan untuk menenangkan dirinya. Serangan panik dapat berlangsung 5-10 menit.

0,0
22 Feb 2021|Azelia Trifiana
Ketika seseorang mengalami serangan panik, Anda harus tetap tenang agar bisa menolongnyaKetika seseorang mengalami serangan panik, Anda harus tetap tenang agar bisa menolongnya
Serangan panik atau panic attack adalah kondisi yang terjadi begitu cepat namun intens. Orang yang mengalaminya akan merasakan ketakutan luar biasa. Jika Anda melihat seseorang dalam kondisi ini, tetap tenang dan ingatkan mereka bahwa mereka dalam kondisi aman.Meski demikian, ketika mereka tidak lagi dalam kondisi panik atau meminta Anda pergi, coba mundur beberapa langkah dan beri ruang untuk sendiri. Anda bisa memantau dari jarak yang cukup aman tanpa terkesan mengganggu.

Ciri orang mengalami serangan panik

Serangan panik akan muncul ketika ada terasa ada ancaman di depan mata. Ciri-ciri orang yang sedang panic attack adalah:
  • Merasakan takut yang intens
  • Merasa akan ada hal tragis terjadi
  • Keringat berlebihan
  • Menggigil
  • Tubuh gemetar
  • Detak jantung sangat cepat
  • Sulit bernapas
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
Hal yang membedakan serangan panik dengan reaksi takut lain adalah tidak ada ancaman yang benar-benar nyata. Artinya, tubuh menganggap ada hal berbahaya, padahal nihil.Pemicu terjadinya panic attack terkadang sulit diidentifikasi. Itu sebabnya, seseorang yang pernah mengalaminya tentu khawatir akan kembali merasakan ini terutama ketika berada di area publik.Serangan kepanikan biasanya terasa sangat tidak nyaman dan menyebabkan sters cukup signifikan.

Cara menolong orang yang terkena serangan panik

Apabila Anda melihat seseorang berada dalam kondisi seperti ciri di atas, beberapa langkah yang bisa diambil adalah:

1. Tetap tenang

Cara terbaik dan pertama yang bisa dilakukan adalah tetap tenang. Umumnya, serangan panik hanya berlangsung antara 5-10 menit. Namun, bagi orang yang mengalaminya tentu tidak sesederhana itu. Mereka bisa saja merasa begitu ketakutan dan seperti akan mati.Jadi, cobalah untuk tetap tenang. Rasa takut atau khawatir pasti ada, namun jangan tunjukkan dengen jelas. Jika mereka berkenan, cobalah terus berbicara dengan intonasi yang tenang.Ucapkan kalimat-kalimat yang meyakinkan bahwa Anda tak akan meninggalkan mereka, serangan ini tak berlangsung lama, serta tekankan bahwa mereka dalam kondisi aman.

2. Tawarkan bantuan

Setiap orang dengan panic attack punya cara masing-masing untuk menghadapinya. Jika Anda tahu ada orang terdekat yang berada dalam kondisi ini, tawarkan sebelum serangan terjadi sebagai langkah antisipasi.Alasannya karena ketika panic attack terjadi, mereka bisa jadi merasa kesulitan menyampaikan apa yang dibutuhkan. Respons stres fight-or-flight dapat berdampak pada kemampuan untuk berpikir dan bertindak secara logis.Oleh sebab itu, pihak penolong perlu bersikap netral. Apabila komunikasi berlangsung singkat atau tidak jelas, jangan menganggapnya terlalu serius.

3. Kenali tanda peringatan

seorang pria memegang jantung
Penderita serangan panik bisa merasakan jantungnya berdebar kencang
Apabila belum pernah, coba kenali apa saja tanda-tanda awal seseorang terkena serangan panik. Biasanya, hal yang muncul adalah:Meski demikian, tidak semua orang memiliki gejala panic attack yang sama. Jadi, ada baiknya mengambil langkah antisipasi dengan bertanya bagaimana tanda-tanda yang pernah mereka alami.Semakin awal hal ini terdeteksi, semakin cepat pula Anda bisa mengambil langkah untuk memindahkan mereka ke lokasi yang lebih sepi. Selain itu, bisa juga ke tempat yang membuat mereka merasa lebih nyaman.

4. Bantu grounding

Coba terapkan teknik grounding untuk meredakan masalah kecemasan berlebih seperti ini. Teknik ini bisa membantu seseorang fokus pada apa yang sedang terjadi, bukan pada ketakutan akan serangan ini. Umumnya, grounding efektif diaplikasikan setelah intensitas serangan sudah sedikit mereda.Beberapa teknik untuk melakukannya bisa dengan:
  • Jika mereka berkenan, berikan sentuhan fisik seperti memegang tangan
  • Memberi tekstur objek untuk disentuh
  • Mengajak mereka untuk bergerak atau melakukan peregangan
  • Mengajak mereka mengulang kalimat yang menenangkan
  • Berbicara dengan tenang dan perlahan tentang aktivitas atau tempat yang familiar

5. Validasi perasaan

Menyepelekan atau bahkan menganggap remeh serangan yang baru mereka alami adalah hal terakhir yang ingin didengar. Sebaliknya, validasi perasaan yang mereka alami termasuk stres. Berikan respons yang sarat empati dan tawarkan bantuan ketika serangan mulai mereda.

Orang yang mengalami panic attack sangat rentan merasakan kekecewaaan sekaligus kelelahan. Mereka tidak bisa memegang kendali atas apa yang terjadi. Bahkan, serangan ini dapat muncul tiba-tiba saat sedang terlelap.Jadi, maklumi apabila orang itu merasa sangat malu atas reaksi intens yang mereka lakukan. Namun, selalu tekankan bahwa Anda bisa menjadi orang yang dipercaya dan akan menemani melaluinya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar kapan serangan panik harus mendapatkan pertolongan medis seperti dada terasa sesak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
panikgangguan mentalgangguan panik
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-help-someone-having-a-panic-attack
Diakses pada 8 Februari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/how-to-help-someone-who-is-having-a-panic-attack
Diakses pada 8 Februari 2021
Mind. https://www.mind.org.uk/information-support/types-of-mental-health-problems/anxiety-and-panic-attacks/for-friends-family/
Diakses pada 8 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait