Tetap Aman dan Nyaman, Ini Gaya Bercinta Saat Hamil Tua

(0)
Salah satu gaya bercinta saat hamil tua yang nyaman dilakukan adalah spooningTak selalu harus penetrasi, bercinta saat hamil tua bisa dilakukan dengan bermesraan sambil berbaring saja
Memasuki trimester ketiga kehamilan, Anda mungkin khawatir jika seks dapat membahayakan bayi dalam kandungan. Ditambah lagi ukuran perut ibu yang semakin membesar tentu menyulitkan untuk bisa berhubungan intim. Oleh sebab itu, Anda perlu memahami, gaya bercinta saat hamil tua agar tetap aman dan nyaman.Pada trimester tiga, ibu hamil menjadi cepat lelah dan pasangan perlu memahami hal ini. Belum lagi perasaan kurang seksi dan kurang menarik. Untuk itu, suami sebaiknya menambah rasa percaya diri ibu hamil dengan memberinya pujian dan perhatian. Untuk mengatasi rasa cepat lelah dan perubahan ukuran perut, Anda bisa memilih gaya bercinta saat hamil tua yang nyaman.

5 Gaya bercinta saat hamil tua

Bila tidak ada kondisi medis khusus yang berkaitan dengan kehamilan, sebenarnya bercinta saat hamil boleh-boleh saja dilakukan. Berikut ini gaya bercinta saat hamil tua yang bisa Anda coba agar tetap aman dan nyaman:

1. Reverse cowgirl

Pada posisi ini, suami berbaring atau duduk dengan istri yang duduk mengangkang di atas tubuh suami dalam posisi membelakangi. Pastikan suami untuk terus memberi stimulasi klitoris istri. Bila ukuran perut menjadi tantangan tersendiri, ibu hamil dapat bersandar ke belakang dan menopang tubuh menggunakan lengan. Posisi ini dapat mencegah perut bumil tertekan terutama bila Anda menjadi semakin sensitif dengan sentuhan. 

2. Spooning sex

Spooning sex aman dilakukan pada trimester berapa pun saat hamil
Spooning atau berpelukan nyaman dilakukan pada usia kehamilan berapa pun
Posisi ini sebenarnya cocok untuk usia kehamilan berapa pun. Namun saat hamil tua, gaya bercinta seperti ini akan membantu mengurangi tekanan pada perut. Spooning sex merupakan posisi yang nyaman karena dapat dilakukan sembari keduanya berbaring. 

3. Seks di bathtub

Ibu hamil mungkin akan menikmati seks di bathtub di mana ia bisa mengapung sambil mendapatkan stimulasi yang menyenangkan. Mengapung di air dapat membantu perut melawan gravitasi. Gaya bercinta saat hamil tua ini akan membuat bumil tak lagi terganggu dengan ukuran perut yang semakin membesar. Berbeda dengan berenang, di bathtub mungkin Anda tidak akan sepenuhnya mengapung sehingga Anda membutuhkan pasangan untuk membantu Anda. Minta suami untuk berbaring di bawah Anda dan biarkan tangannya memberikan stimulasi pada area sensitif Anda. Posisi ini cukup nyaman dilakukan terutama ketika menginjak trimester tiga saat libido ibu hamil mungkin saja menurun. Anda tak harus selalu mencapai orgasme ketika bercinta dengan posisi ini, tetapi Anda dan pasangan bisa makin intim.

4. Oral sex

Memberi atau mendapatkan seks oral boleh saja dilakukan ketika hamil. Tidak ada masalah jika ibu hamil tanpa sengaja menelan air mani ketika memberikan oral pada suami. Begitu juga ketika suami memberikan seks oral pada istri yang sedang hamil, tidak akan berpengaruh pada kondisi janin dalam kandungan. Seks oral menjadi alternatif menyenangkan jika Anda ingin bermesraan dengan pasangan tetapi tidak siap dengan penetrasi. 

5. Side-by-side alias berbaring miring

Mirip dengan spooning sex, namun posisi side-by-side mengharuskan Anda berhadapan dengan pasangan. Bagi ibu hamil, posisi berbaring miring akan lebih nyaman dilakukan karena Anda dapat menopang perut dengan bantal.Posisi menyamping ini memudahkan pasangan untuk melakukan stimulasi menggunakan jari-jari maupun dengan sex toys. Gaya bercinta saat hamil tua ini sangat cocok dilakukan pada trimester ketiga kehamilan karena Anda dapat berbaring menyamping tanpa memberi tekanan pada perut. 

Bercinta saat hamil tua

Bercinta saat hamil tua tetap aman dilakukan
Bercinta saat hamil tua tidak menyebabkan kontraksi
Ada banyak hal yang mungkin menjadi pertanyaan Anda ketika ingin bercinta saat hamil tua. Kami mencoba merangkumnya dalam pertanyaan-pertanyaan berikut:
  • Mengapa payudara saya mengeluarkan ASI ketika berhubungan seks?

Sebenarnya bukan ASI yang menetes ketika Anda bercinta saat hamil tua. Itu adalah kolostrum yang biasanya mulai diproduksi ketika ibu hamil memasuki trimester tiga. Stimulasi seks kadang-kadang membuat payudara mengeluarkan kolostrum.
  • Berbahayakah jika keluar darah ketika berhubungan seks?

Jangan panik dulu. Bagian serviks biasanya melunak dan membengkak selama hamil. Tak jarang, Anda akan menemukan sedikit bercak darah ketika bercinta saat hamil tua, terutama setelah penetrasi mendalam. Bercak darah ini umumnya tidak berbahaya. Namun jika Anda khawatir, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. 
  • Benarkah bercinta saat hamil tua dapat menyebabkan kontraksi?

Studi tentang prematuritas menunjukkan tidak adanya kaitan antara risiko kelahiran prematur dengan frekuensi berhubungan seksual sekali seminggu selama masa kehamilan. Sampai saat ini belum ditemukan penelitian ilmiah yang membuktikan kaitan langsung antara air mani dan hormon oksitosin saat orgasme yang akan memicu persalinan lebih awal. Beberapa dokter mungkin memang menyarankan ibu hamil yang telah melewati HPL untuk bercinta dengan suami agar mempercepat persalinan. Hal ini tidak ada salahnya untuk dicoba. Setidaknya dengan bercinta, pikiran Anda dapat teralih sejenak dari kekhawatiran menunggu kontraksi. Bila Anda mengalami perdarahan, rasa nyeri, sesak napas, atau gejala fisik lain setelah bercinta, segera hubungi dokter kandungan Anda. Tak peduli trimester berapa Anda saat ini, Anda boleh saja berhubungan seks asalkan dokter mengizinkan dan tidak ada masalah pada kandungan Anda. 
menjaga kehamilantrimestertips sekshubungan seksual
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sex-and-relationships/pregnancy-sex-through-the-trimesters/
Diakses pada 24 Agustus 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sex-and-relationships/best-sex-positions-during-pregnancy/
Diakses pada 24 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnant-sex-positions
Diakses pada 24 Agustus 2020
American Journal of Obstetrics & Gynecology. https://www.ajog.org/article/0002-9378(93)90484-Z/pdf
Diakses pada 26 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/pregnant-sex
Diakses pada 24 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait