Cemas Berlebihan Sebelum Ujian? Bisa Jadi Test Anxiety, Begini Cara Mengatasinya


Test anxiety adalah kondisi ketika seseorang merasa stres dan cemas berlebihan sebelum menjalani ujian. Cara mengatasinya dapat dengan mencari teknik belajar yang lebih efisien, melakukan relaksasi sebelum ujian, hingga berkonsultasi dengan psikolog ataupun psikiater.

0,0
Test anxiety adalah kondisi ketika seseorang merasa stres dan cemas berlebihan sebelum menjalani ujianTest anxiety dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kinerja Anda selama mengerjakan ujian
Ujian seringkali memicu rasa gugup pada orang-orang yang hendak menjalaninya. Perasaan gugup ini dapat berdampak positif terhadap orang yang mengalaminya karena bisa membantu mereka untuk memberikan yang terbaik saat ujian.Namun, bagi beberapa orang, rasa gugup sebelum ujian dapat memicu stres dan kecemasan berlebihan. Akibatnya, kinerja orang yang mengalami kondisi tersebut akan terganggu selama mengerjakan ujian. Apabila Anda mengalami hal serupa, kondisi ini dikenal dengan istilah test anxiety.

Apa itu test anxiety?

Test anxiety adalah kondisi yang membuat seseorang merasakan stres dan kecemasan ekstrem sebelum menjalani ujian. Stres maupun kecemasan yang dirasakan kemudian mengganggu kinerja penderitanya.Beberapa contoh test anxiety yang sering terjadi, antara lain:
  • Seorang pekerja mengalami kecemasan ekstrem saat hendak melakukan presentasi pertamanya di perusahaan. Kondisi tersebut kemudian membuatnya diam membeku dan lupa akan informasi yang hendak disampaikan ke rekan kerja maupun atasan.
  • Seorang atlet mengalami stres dan kecemasan yang berlebihan sebelum pertandingan. Akibatnya, ia gagal menampilkan performa terbaiknya dan melewatkan hal-hal mudah yang bisa membuatnya menjadi pemenang.
  • Seorang pemain biola merasakan kecemasan ekstrem sebelum konser. Kecemasan yang dirasakan membuat konser menjadi kacau karena ia memainkan kunci dengan nada tidak tepat.

Tanda-tanda mengalami test anxiety

Ketika mengalami test anxiety, beberapa gejala mungkin akan dirasakan oleh penderitanya. Gejala yang dirasakan dapat memengaruhi kondisi fisik, emosi, dan kemampuan psikologis mereka.Berikut ini sejumlah gejala yang dirasakan oleh penderita test anxiety sebelum ujian:
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Mudah marah
  • Merasa tertekan
  • Kepala kliyengan 
  • Meragukan diri sendiri
  • Merasakan keputusasaan
  • Meningkatnya detak jantung
  • Ketakutan secara berlebihan
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Lupa dengan apa yang selama ini sudah dipelajari dengan baik
  • Merasa bimbang dan kesulitan untuk memilih di antara dua jawaban berbeda
Perlu diingat, gejala yang dirasakan oleh masing-masing penderitanya mungkin akan berbeda satu sama lain. Untuk mengetahui kondisi yang mendasarinya, berkonsultasilah dengan dokter jika merasakan gejala-gejala di atas.

Penyebab test anxiety yang umum terjadi

Test anxiety dapat dipicu oleh berbagai macam faktor. Sejumlah faktor yang dapat berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini, meliputi:
  • Ketidaksiapan

Salah satu faktor yang paling sering berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini dalam diri seseorang adalah ketidaksiapan mereka untuk menghadapi ujian. Saat Anda tidak belajar dengan baik, situasi tersebut bisa menambah kecemasan sebelum ujian.
  • Takut gagal

Takut akan kegagalan dapat memicu kecemasan ekstrem sebelum mengerjakan ujian. Rasa takut ini berpotensi memberi pengaruh buruk terhadap performa dan kinerja saat mengerjakan ujian. Akibatnya, Anda tidak dapat memberikan yang terbaik ketika mengerjakan tes.
  • Riwayat buruk ujian sebelumnya

Beberapa orang mengalami kondisi ini karena mereka mempunyai riwayat buruk dengan tes serupa. Riwayat buruk di masa lalu bisa memicu kecemasan karena takut gagal seperti ujian-ujian sebelumnya.

Bagaimana cara mengatasi test anxiety?

Test anxiety dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kinerja Anda selama mengerjakan ujian. Oleh sebab itu, penting bagi penderitanya untuk memahami bagaimana cara mengatasi kondisi ini dengan benar.Berikut ini sejumlah tips untuk mengatasi test anxiety:
  • Pelajari cara belajar yang efisien, bisa dengan mengikuti bimbel atau mencari tahu tips mengerjakan soal tertentu di internet. Dengan begitu, Anda akan jadi lebih siap untuk menghadapi ujian.
  • Menerapkan teknik relaksasi seperti teknik pernapasan dalam dan membayangkan hal-hal positif sebelum ujian. Cara ini berguna untuk meredakan stres dan kecemasan Anda sebelum ujian.
  • Makan dan minum sebelum ujian karena saat perut kosong, otak tidak akan bekerja secara maksimal. Anda sebaiknya menghindari konsumsi kafein karena berpotensi meningkatkan kecemasan.
  • Beristirahat dengan cukup sebelum ujian. Kurang istirahat bisa memengaruhi kinerja Anda dalam mengerjakan soal. Anda mungkin akan mengantuk dan kesulitan untuk berkonsentrasi selama ujian jika kurang tidur.
Apabila test anxiety yang dirasakan tak kunjung hilang dan terus memberi dampak buruk bagi kinerja Anda, segera berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental. Ahli kesehatan mental bisa membantu mengidentifikasi sekaligus membantu Anda mengatasi perasaan, pikiran, maupun perilaku yang menjadi penyebab atau memperburuk kecemasan. 

Catatan dari SehatQ

Test anxiety merupakan kondisi yang membuat seseorang merasakan stres dan kecemasan ekstrem sebelum menjalani ujian. Cara mengatasinya bisa dengan mencari teknik belajar yang lebih efisien, menerapkan teknik relaksasi sebelum ujian, hingga berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
gangguan kecemasan
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-test-anxiety-2795368
Diakses pada 18 Juli 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/test-anxiety
Diakses pada 18 Juli 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/generalized-anxiety-disorder/expert-answers/test-anxiety/faq-20058195
Diakses pada 18 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait